
setelah mendapat kabar Delon pun langsung pergi ke rumah sakit , sesampainya di sana Delon langsung melihat keadaan Azahra yang sangat parah , setelah Delon menyetujui untuk di lakukan operasi pada Azahra , operasi pun langsung di jalankan .
" Delon ..." teriak seorang pria paruh baya yang tak lain adalah Hans papahnya Delon
" di mana Azahra ? lalu bagaimana keadaannya sekarang Delon ?" tanya Alita pada menantunya
" Azahra masih di dalam mah , Azahra tengah operasi " jawab Delon dengan suara yang menahan tangis
" sudah lah nak , menangislah jika memang tidak kuat " ucap Hans yang merangkul anaknya , walau bagaimana pun Hans mengerti perasaan anak semata wayangnya itu yang tengah merasakan kesedihan yang mendalam , Delon pun akhirnya menangis sejadi jadinya .
setelah cukup lama Delon dan keluarnya menunggu , akhirnya dokter pun keluar dari ruang operasi
" dok , dokter bagaimana keadaan anak saya sekarang ?" tanya Faris pada dokter yang baru keluar dari ruang operasi , yang membuat semua orang yang menunggu langsung berdiri dan mendekat pada sang dokter , terkecuali Delon yang sudah pergi setelah menangis di pelukan ayahnya
" operasinya berhasil , hanya saja saat ini nona Azahra masih dalam keadaan koma " jawab sang dokter
setelah operasi selesai dan sudah beres semua Azahra pun di pindahkan ke ruangan VVIP di rumah sakit itu.
di lain tempat Delon tengah bertemu dengan Alex yang sedang mencari tahu penyebab terjadinya kecelakaan yang di alami oleh Azahra
" bagaimana hasilnya ?" tanya Delon pada Alex
" sedang di cari tahu , tapi sudah bisa di perkirakan mob yang di gunakan Azahra mengalami rem blong " jawab Alex yang tengah melihat pekerjaan anak buahnya yang tengah mengecek mobil Azahra " selain itu sepertinya sebelum kecelakaan itu terjadi ada yang menabrak mobil Azahra berkali kali " sambung Alex
" tidak mungkin mobil Azahra mengalami rem blong , Azahra selalu merawat mobilnya dengan baik , dan selalu mengeceknya jadi tidak mungkin remnya bisa tiba tiba blong " ucap Delon
" maaf bos , sepertinya ada yang sengaja mengotakatik mobilnya , dan memutuskan kabel remnya " ucap salah satu anak buah Alex yang tengah mengecek mobil Azahra
Teerrrttt Teerrtt
" hallo mah " ucap Delon saat Farah menelponnya
" Delon , operasi Azahra sudah selesai dan berhasil , tapi Azahra masih koma Delon , kamu segera kembali ya sayang " ucap Farah dari sebrang telpon
" baik kalau begitu , tunggu sebentar di sana mah , Delon akan kembali secepatnya" jawab Delon yang kemudian langsung mematikan sambungan telepon nya
" gw akan balik lagi nanti , Lo cari tahu lagi sampai ketemu hasilnya , dan harus dapat dalang dari kejadian ini " ucap Delon pada Alex , dan Alex hanya mengangguk
Delon membutuhkan waktu sekitar tiga puluh menit untuk sampai di rumah sakit , saat Delon sampai Delon langsung masuk kedalam ruang rawat Azahra , Delon melihat Azahra yang berbaring tak berdaya bangkarnya dengan beberapa alat yang menempel di tubuhnya , Delon berjalan mendekati Azahra dan duduk di samping bangkar Azahra , Delon menggenggam tangan Azahra dan menciumnya .
"Azahra sayang , lekaslah pulih , jika kamu pulih nanti aku akan membawa mu keliling dunia , aku akan menuruti semua ke Mayan mu , kita hidup bahagia bersama "ucap Delon " kamu tahu aku selalu mengharapkan suatu saat kamu akan mengandung anak ku dan melahirkannya ke dunia , kita merawat bersama , menjaganya , menyayanginya sepenuh hati kita " sambung Delon
di sisi lain Mira tengah menghabiskan malamnya di sebuah club dia terlihat bahagia dan terus tertawa bersama dengan teman temannya
" hahaha akhirnya gw bisa nyingkirin tuh orang , dan sebentar lagi apa yang miliki akan menjadi milik gw , termasuk Delon , hahahha " ucap Mira yang tertawa bahagia bersama dengan teman temannya
" tapi Mir , bagaimana dengan cewek yang Lo bilang waktu itu ?" tanya salah satu teman Mera yang bernama sisi
"yang mana ?" tanya Mira tak mengerti
" itu loh yang katanya bermesraan dengan Delon di club waktu itu " ucap sisi
" oh... kalau masalah cewek itu si gw juga belum tahu siapa dia sebenarnya , tapi gw rasa dia gak akan muncul lagi " jawab Mira
" hmm kalau gitu bagus dong " ucap sisi" mari kita bersulang untuk keberhasilan Mira , chiiirrss" sambung sisi
tang teng tang
mereka pun bersulang atas keberhasilan Mira menyingkirkan Azahra , namun saat mereka tengah menengguk minuman mereka sisi melihat ada beberapa lelaki di belakang Mira , dan salah satu di antara mereka ada lelaki yang sangat tampan dan menawan
" Lo kenapa si ?" tanya Mira saat melihat sisi tak berkedip
karna tidak mendapat jawaban dari sisi , Mira pun menengok ke arah yang di tatap sisi , saat Mira menengok ke arah belakang Mira pun langsung bangkit saat melihat beberapa orang lelaki di belakangnya dan terdapat Alex di antara mereka
" Al ... Alex , Lo ..Lo ngapain di sini ?" tanya Mira dengan terbata bata dan mundur beberapa langkah untuk menjauh dari Alex
" kenapa ? kaget ya ? hehehe Lo tahu gw di sini mau apa ?" tanya Alex dan Mira hanya menggelengkan kepalanya
Alex berjalan mendekat pada Mira dengan terus tersenyum miris
" gw kesini mau bawa Lo ke kantor polisi " ucap Alex santai
" kan ... kantor polisi ?" ucap Mira yang masih terbata bata " mau apa bawa aku ke kantor polisi ? memang apa salahku ?" sambung Mira dengan terus berpura pura tidak tahu , namun sayang Mira tidak akan lepas dari Alex , Alex langsung memegang tangan Mira dan menariknya pergi dari club
Mira terus memberontak agar bisa lepas dari Alex , tapi sayang usahanya sia sia , Alex membawa Mira kesuatu tempat , yang entah di mana itu .
Alex mengambil hp yang berada di kantung sakunya dan langsung menghubungi seseorang untuk menyuruhnya segera datang ketempat Alex dan Mira sekarang .
" Alex .... lepasin gw sekarang !! " teriak Mira yang kini tengah di ikat di kursi , namun Alex tidak menggubris , Alex terus berbicara pada orang yang dia telpon saat ini .
' Alex lagi telpon sama siapa si ? dan apa coba maksudnya dia bawa gw kesini dan ngiket gw segala , atau jangan jangan dia benar benar ada hubungan dengan Delon atau pun Azahra ?jangan jangan gw udah ketahuan lagi ' batin Mira yang saat ini tengah panik karena sudah tidak dapat melarikan diri .