
Zahra pun hanya diam dan menatap mobilnya
hah, gila ko bisa hancur kayak gini sih, ckckck
parah parah
"hahaha , sumpah ko bisa si ? , tapi Lo gak papa kan ? ada yang luka gak ? " ucap Azahra
semua yang melihat ekspresi Azahra pun hanya melongo dan merasa bingung
" gak papa si Ra , tapi mobil lo... " jawab Arga yang terpotong Azahra " gak papa mobil mah , yang penting Lo baik baik aja , mobil bisa di beli lagi kalau Lo , mau beli di mana kalau sampe kenapa kenapa " ucap Azahra
"sorry ya Ra " ucap Arga yang merasa bersalah
"udahlah ga , gak usah di pikirin , Azahra kan bilang gak papa jadi tenang aja " ucap Delon
"Lo si gampang ngomong , gw yang ngerasain Del " jawab Arga
"udah tenang aja " balas Delon
dari kejauhan seseorang bertepuk tangan , dan semakin lama semakin mendekat
"wah wah wah mobil siapa ini , model baru ya , hahaha , duh... rongsokan ko di bawa bawa ke sini sih merusak pemandangan saja " ucap orang itu yang tak lain adalah Sarah , seperti biasa Azahra tidak memperdulikan ucapan Sarah
" ohh.. mungkin orang tuanya bangkrut kali ya, jadi buat benerin mobil aja gak sanggup , oh ya , ini ada sedikit uang siapa tahu aja bisa bantu " ucap Sifanya " ok semuanya, bagi yang punya sedikit uang lebih tolong ya kasih bantuan sama teman kita yang namanya Azzahra buat benerin mobilnya yang udah kayak sampah ini, kalau bisa yang banyak Ya siapa tahu aja buat makan juga susah terima kasih" sambung Sifanya yang sedikit berteriak dengan nada mengejek
" cukup " teriak Delon " mau kalian apa si , selama ini gw selalu diem aja setiap kalian bertingkah , tapi ini udah keterlaluan , kalian udah menjatuhkan harga diri Azahra dan gu..." sambung Delon yang terhenti karena ucapan seorang wanita paruh baya yang baru datang bersama beberapa pria berpakaian layaknya bodyguard
" wah wah wah ... anak orang kaya mana ini yang berani beraninya menghina anak saya " ucap wanita itu yang tidak lain Alita mamah Azahra
" mamah .. mamah kok di sini sih , ada apa ?" tanya Azahra yang melihat mamahnya tiba tiba ada di sini
" huh drama , udah miskin penuh drama lagi , kebanyakan gaya " ucap Sarah yang masih sombong
" kamu itu anak siapa si , tidak tahu tata Krama , tidak sopan " ucap Alita
"heh , ok Tante denger baik baik ya , nama saya Sarah , saya putri tunggal dari pengusaha ternama , pak Faris " ucap Sarah bangga
"hehhh ternya cuman orang yang hobinya mengaku ngaku ya , ya sudah kalau seperti itu gak penting lagi , saya lebih baik pergi dari sini " ucap Alita
" kenapa ? takut ? , ya wajar si , siapa jugakan yang mau berurusan dengan keluarga saya " timpal Sarah
"hebat ya kamu , hanya mengaku-ngaku saja bisa sombong seperti ini, sedangkan Putri pak Faris yang aslinya saja tidak pernah menunjukkan jati dirinya" ucap Alita yang makin geram dengan tingkah Sarah
"maksud tante apa ngomong kayak gitu, Tante nuduh saya mengaku-ngaku sebagai putrinya pak Faris, memang tante tahu siapa Putri aslinya pak Faris?tante jangan ngomong sembarangan ya , saya bisa saja bilang pada papa saya untuk menghancurkan keluarga tante dan menjebloskan tante ke dalam penjara"ucap Sarah
"hahaha..., tentu saja saya tahu, bagaimanapun juga anaknya pak Faris itu adalah anak saya, jadi saya tidak mungkin tidak mengenali putri saya , karena Putri saya hanya cuma satu dan itu Azzahra Aziskia putri, bukan Sarah , paham kamu "jawab Alita penuh penekanan
"Mak... maksudnya apa ya? "tanya Sarah gugup
"kamu Sarah , kalau ingin mengaku-ngaku jadi seseorang, seharusnya kamu mengenali orang-orang terdekatnya, kamu tahu siapa saya? saya adalah istri sah dari pak Faris papah kandung dari Azzahra Aziskia Putri pewaris sah dari pak Faris, apa kamu sudah paham "timpal Alita "satu hal yang perlu kamu tahu, saya tidak akan pernah tinggal diam jika ada orang yang menyakiti putri saya, kamu beruntung karena saya yang tahu bukan papanya, kalau saja sampai papahnya yang tahu kamu dan keluarga kamu akan selesai "sambung Alita , yang langsung melangkah pergi meninggalkan mereka karena Azahra dalam keadaan baik baik saja
"cari tahu mengenai keluarga Sarah sedetail-detailnya, saya ingin sore ini semuanya harus selesai" ucap Alita pada anak buahnya
mendengar perkataan Alita, Sarah pun langsung terjatuh karena dia tak sanggup membayangkan apa yang akan terjadi kepada keluarganya, mungkin saja usaha yang didirikan keluarganya selama ini bisa hancur bahkan mungkin keluarganya akan musnah.
tidak, semua ini salah semua ini nggak bener, dia pasti bohong dia bukan istrinya pak Faris dan Azzahra pun pasti bukan anak dari pak Faris, dia bohong iya pasti bohong. Tapi jika semua yang dikatakannya itu benar apa yang akan terjadi padaku dan keluargaku
" harus bagaimana sekarang ?" ucap Sarah