
Faris menuruni anak tangga dan menghampiri Azahra beserta teman temannya yang berada di ruang tamu .
" wah ... ada tamu rupanya , ayo duduk duduk !! untuk apa kalian berdiri , jangan sungkan sungkan kalau ada di sini " ucap Faris yang langsung duduk di dekat Azahra dan langsung memeluk putri kecilnya .
" terima kasih om "ucap mereka bergantian dan langsung kembali duduk
dan mereka pun akhirnya menghabiskan waktu bersama, membahas semua tentang Azahra tentang sekolah dan yang lain-lain.
" oh ya sayang kata mamah mobil kamu rusak ya " ucap Faris pada Azahra dengan terus mengelus rambut Azahra , Azahra pun hanya mengangguk
"eh ... maaf om , sebenernya saya yang sudah merusak mobil Azahra , tapi saya akan bertanggung jawab kok , tapi maaf sayang tidak mampu untuk menggantinya secara langsung , saya akan menyicilnya " ucap Arga yang merasa bersalah
" ohh... gak papa kamu tenang aja , mobil Azahra masih banyak , motor juga masih ada , tapi sebagai anak muda om bangga sama kamu Arga karena kamu sudah berani mengakui kesalahan kamu dan mau bertanggung jawab " jawab Faris dengan terus tersenyum
" terima kasih om " ucap Arga
" permisi tuan " ucap seorang pria yang datang dari samping kanan Faris
" iya ada apa ?" tanya Faris yang masih memeluk dan mengelus rambut Azahra
"semuanya yang tuan mau berjalan lancar " jawab pria itu
"lalu di mana nyonya mu ?" tanya Faris
" nyonya dalam perjalanan " ucap pria iya yang masih menunduk hormat pada Faris
" ohhh , tolong kamu beritahu juru masak untuk membuat makanan yang spesial untuk makan malam " ucap Faris
"baik tuan " pria itu pun langsung pergi meninggalkan ruang tamu di mana mereka berkumpul
"ihhh ... papah .. kapan coba aku nakal , aku juga nyebelin ko , itu si papahnya aja " ucap Azahra yang tak terima dengan ucapan Faris
" ok ok papah salah , maaf ya sayang , ya sudah lebih baik kalian semua pergi istirahat pasti kalian capekan pulang sekolah langsung kesini "ucap Faris dan mereka pun hanya tersenyum " Bi... bibi ... kamar yang suruh saya siapkan untuk istirahat mereka apa sudah siap ?" tanya Faris pada pengurus rumahnya
" sudah tuan , semuanya sudah siap " jawab bibi
" ya sudah antarkan mereka ke kamar mereka " ucap Faris yang bangkit dari duduknya " om masih ada kerjaan jadi kalian istirahat dulu saja ya , kamu juga sayang istirahat ya pasti kamu sangat capekan ? Delon bawa Azahra ke kamar kalian juga istirahat , papah ada sedikit urusan jadi papah harus pergi dulu ya " ucap Faris yang kemudian pergi meninggalkan mereka
akhirnya mereka pun beristirahat di rumah Azahra , Azahra dan Delon pun beristirahat di kamar Azahra , Azahra yang memang sudah sangat lelah langsung tertidur dalam pelukan Delon .
sedangkan Faris pergi bersama Alita yang baru sampai di rumah .
setelah beberapa menit mereka pun sampai di sebuah perusahaan milik mereka , Faris dan Alita berjalan memasuki perusahaan itu dan langsung menaiki lif untuk menuju lantai paling atas , sesampainya di lantai paling atas. Faris dan Alita pun langsung masuk kedalam salah satu ruangan yang paling pojok .Faris pun duduk di tempat dudukny dan Alita pun duduk di samping Faris
"bawa dia kemari " ucap Faris dengan nada yang sangat dingin dan berbeda dari yang sebelumnya
Brrruuugg
" tuan , tuan maaf tuan saya tidak tahu jika anak saya melukai anak tuan , saya berjanji akan menghukumnya " ucap pria paruh baya , dia adalah orang tua Sarah
" heh , bukan kah pernah saya peringati untuk menjaga dan mendidik anakmu dengan benar , agar tidak menimbulkan masalah " ucap Faris
" iya tuan , tapi saya tidak tahu jika anak yang bernama Azahra itu adalah anak tuan Faris , saya mohon ampuni saya tuan " kembali pria itu memohon ampun pada Faris
" baik saya akan mengampuni kamu dan anak mu dengan syarat , kamu bawa semua anggota keluarga dari negara ini " ucap Faris yang membuat pria itu tertegun "dan satu lagi , karena anakmu telah merendahkan anak saya , saya akan mengakuisisi semua perusahaan dan semua aset keluarga kalian "ucap Faris yang kemudian pergi dari ruangan itu bersama Alita