ASTROPHILIA

ASTROPHILIA



Hari ini seperti hari hari biasanya banyak guru yang belum datang . Banyak siswa-siswi yang masih menunggu guru yang belum datang dan Banyak yang bermain hanphone selagi menunggu guru .


Panggilan pada KM 97 harap ke meja piket sekarang


Pare sang ketua kelas langsung berjalan ke meja piket . Tak berselang lama pare kembali dengan wajah senang. Dia berjalan sambil melompat lompat , ia masuk ke kelas lalu memberi pengumuman bahwa hari ini BU Vina tidak bisa masuk karena sakit dan juga mereka freeclass selama seharian penuh .


setelah berminggu-minggu tidak freeclass hari ini kelas 97 sangat senang akan hal tersebut.


Tidak dengan seorang perempuan yang tampak bosan bahkan letih.


Tiba tiba saja temennya datang


"Ma, gw ganti hape baru lagi " ujar tino sambil menaik turunkan alisnya


"Lu kok kayak gak betah  gitu ya punya hape. Dikit dikit beli dikit dikit beli. Pusing gw mah." ujar ama kesal sambil memutar bola matanya


"makanya nabung !" ujar tino sombong


"sok-sokan sia"


"kira kira nanti hape gw udah nyampe belom ya?" ucap tino


"bodo amat!! Udh sono pergi! Pergi gak?! Apa harus gw pukul dulu?! Gw lagi cape nih." ujar ama sembari melepas sepatu dan mengambil ancang ancang


"Et.iya iya ma" ujar tino lalu berlari


Pelajaran demi pelajaran mereka lewati dengan freeclass sampai akhirnya ada pemberitahuan


Masuk jam ketujuh.


Ama sedang membaca sembari menyenderkan badannya ke ririn. Sedangkan ririn ia sedang memakai earphone sambil menonton BTS sembari bernyanyi teriak teriak.


Awalnya Ama memang diam dan malas menegur tapi lama kelamaan ririn teriak sambil menari nari, membuat ama di sampingnya jengah


"Rin." panggil ama


"Rin"


"Oy Rin"


" Ririn " teriak Ama Karna kesal ama memukul ririn. Ririn menoleh dan memberikan tatapan berang pada ama .


"Apa?!" tanya ririn tapi tidak di jawab oleh ama


"Ma"


" Ama " ama seolah menulikan pendengarannya .


" Ma, Ama?! " teriak ririn ama menoleh dan menaikan satu alisnya . Sebenarnya ama memang tidakbisa menaikkan alisnya tapi mukanya membuat banyak orang merasa kesal


"Apa?" jawab ama ketus


"Harusnya gw yang nanya" ujar ririn kesal


"Trus?! " ucap ama ketus


"lu ngapain tadi mukul gw?!" tanya ririn


"Makanya kalo orang ngomong dengerin " ujar ama kesal


"ya lu juga jangan mukul"


"Dih. "


"dih. Makanya kalo orang manggil jawab "


"ya kan gw ga denger"


"Makanya dengerin "


" Ya----" ucapan ririn terpotong karna keributan di belakang mereka


" MARNI" Teriak babay


" SINI" ucap babay


" kok lu nyolot si. Itukan nama bapak gw " ucap abimanyu


" ya udh si. Sini"


" wah, ngajak gelud ni anak "


" sini lah."


" SINI GA LU?!" teriak abimanyu


" eh-eh jangan bertengkar mending berantem aja." ujar bayu


" Apaan si ?! G jelas" ujar ama ketus


" Iya . Huuuuuu " teriak kelas serempak


" eh, eh bu rosa dateng " ujar anu yang baru masuk


" lah katanya freeclass gmn su?! " ujar babay kesal


"et, nyelo. Gw juga ga tau ya, Udh pada duduk sana" ujar pare


Mendengar hal itu Ama dan Ririn yang awalnya bertengkar akhirnya diam dan duduk rapih sama halnya dengan teman temannya yang grasak grusuk.


Datang lah Bu Rosa guru terkiller yang paling di segani di kelas. Saat bu Rosa datang seketika kelas hening


Pelajaran demi pelajaran pkn berlangsung dengan damai sampai akhirnya


"Selamat siang bu " teriak anak sekelas.


"Selamat siang" jawab bu rossa tegas sembari menenteng tasnya dan buku bukunya


Seketika kelas ricuh dikarenakan banyak anak yang tidak sabar ingin pulang sampai dorong dorongan sebagian anak yang kabur padahal mereka piket. Melihat hal itu Tino langsung berteriak


"eh, yang piket jangan kabur ya." Seru Tino tapi tidak di hiraukan.


" lu jagain ya.. " ujar tino sambil menolehkan kepala pada Ama yang sedang mencari buku piket


"Dih. Apaan si " sunggut ama kesal. Dia mendongkak dan menatap tidak terima


"gw udh kemaren " ujarnya


"kemaren kemaren palalu " kesal ama


" Ya udh ya gw pulang " ujar Tino dan pergi melarikan diri .


Ama bangkit dari kursinya lalu menghentak hentakan kakinya kesal .


"bodo. Gw doain mudah mudahan lo gak jomblo lagi. " gerutu ama dengan muka sebal


"sabar ya ma " ucap abimanyu tiba tiba mengejutkan ama


" Astagfirullah , Ngagetin aja " ucap ama sembari terkekeh


" ma mana? " tanya abimanyu


" Mana apanya? " ucap ama bingung


" Tanda tangan " ucap abimanyu


" oh.. Iya ini " ucap ama selagi memberi buku piket


" nih. Udh ya ma " ujar Abimanyu dan Hidayat


" gw pulang duluan ya Maa " ucap abimanyu dan hidayat


Ama bangkit lalu keluar dan menuju pintu kelasnya ; menutupnya. Ama mengambil sepedah dan pulang ke rumahnya.