
Pelajaran Pertama adalah Pelajaran Bahasa Indonesia, pelajaran ini mempunyai 3 jam pelajaran, terlalu banyak bukan?
dipelajaran ini biasanya banyak murid yang akan mengantuk dan tidak memperhatikan karena bosan.
"Ayo siapkan " ujar bu vina
" Gua apa lu? " Tanya ririn sembari menoleh ke belakang
" lu aja " jawab pare
" Duduk siap. Sebelum mulai pelajaran mari kita berdoa menurut kepercayaannya masing masing. Berdoa mulai .
Selesai! . Memberi salam " teriak Ririn
" Assalamualaikum warohmatullohi wabarakatuh " ujar class IX.7
" Waalaikumsalam warohmatullohi wabarakatuh " jawab bu vina
"Ayo , kemarin sampe hal brp ? Oh. Iya Menanggapi pujian. Sekarang coba kalian puji teman kalian " ucap bu Vina
Tampak seorang siswa mengangkat tangan. Ama menoleh dan mendapati Abimanyu yang mengangkat tangan . Abimanyu menoleh ke teman sebangkunya
" Hidayat Ganteng banget " ujar Abimanyu
" Hidayat jawabnya apa?"tanya bu vina
" Makasih " ujar hidayat
Banyak sekali yang mengangkat tangan dan mencoba untuk mendapatkan bintang .
Beberapa kali kelas riuh karna itu . Di saat itu juga Ama sedang menalikan tali sepatunya yang terlepas .
" Bu saya bu . Ibu " ujar babay sambil menggerakan tangannya
" iya apa babay ? " ujar BU Vina
" Claudia Rahma Anindya cantik seperti namanya " ucapan itu membuat Tangan Ama reflek terhenti dan menoleh. Ama mengerjapkan matanya bingung . Ucapan babay Membuat seisi kelas tertawa
" Ma, jangan baper " ujar ririn yang memang di hiasi oleh tawa
" Apaan sih?! " ujar ama bingung
" Ama bilang apa ? " tanya BU Vina
" Makasih babay " ujar Ama
" Ama sekarang muji siapa?" tanya bu vina
Tiba tiba kelas yang tadinya riuh mendadak sepi . Ama menelan salivanya untuk menetralisir perasaan gugupnya. Berbeda dengan tadi jika kelas ramai sekarang menjadi sunyi
Ama menghembuskan nafas
" Wibowo Pinter deh." ujar ama sedikit risih
"Makasih " jawabnya sedikit tak iklas
...●♪●...
Pelajaran demi pelajaran akhirnya usai . Tibalah di mana semuanya bisa bernafas lega dan pulang ke rumah masing masing
Berbeda dengan banyak orang kali ini Ama dan Tino harus menjaga kelas sekaligus membicarakan tentang mendekorasi kelas untuk perayaan 17 agustus . Di sana ada empat orang yang tak lain tak bukan adalah Pare si ketua kelas, Ririn si wakil ketua, Tino dan Ama yang merupakan Seksi kebersihan.
" eh, gw pulang ya ?" ujar pare santai
" gw udh di jemput elah.. Tuh tuh bapak gw nyamperin " ucap pare sembari menunjuk . Tino mengalihkan pandangannya dan mengernyit bingung
" Mana?" Tino melihat ke lapangan dan Pare sudah lari dengan tasnya
"eh. Eh woi.. Sini Gak lu " ujar Tino kesal
"udah si biarin aja " ujar Ama cuek
" eh, tapi kita mau dekor kek gmn?? " tanya ririn tiba tiba
Setelah berunding berbagai argumen 3 org Terniat itupun akhirnya mengambil sapu & peralatan lainnya . Setelah menyelesaikan kegiatan bersih bersih mereka,Mereka memutuskan untuk Mencari Makanan
" eh, mau makan gak?" ujar ririn
" Beli aja yang bisa di makan bertiga " ujar Tino santai
" yaudah" ujar ama lalu pergi bersama ririn .
...●♪●...
Setelah beberapa menit mereka kembali dgn menenteng ketoprak. Tino memakannya dengan lahap . Tapi tidak untuk ama & ririn. Mereka mengobrol tentang idol idol K-pop.
Hening beberapa saat . Tiba tiba saja Ama bangun dari posisinya yang tertidur di kaki ririn .
Ama mengendus-endus dan menatap ririn
" lu kentut ya?" tanya ama selidik
" gak . Siapa yang kentut " kata ririn lalu ama bebaring lagi
setelah bertanya pada ririn , Tino datang dan duduk bersandar sambil memainkan hp.
Hening
Tut.. Prett.. Tut..
Ama dan ririn sontak menoleh dan membulatkan mata lalu ama dan ririn bangkit menjauh.
" ih. Tino jorok najong" ujar Ama kesal
" gw ga tahan sumpah " ujar Tino dengan Wajah Watados nya
" jorok ih.. " ucap Ama dan Ririn bersama . Ama mengambil tasnya dan Ririn lalu bersiap pergi
" ish.Udh lah gw mau pulang dah tino .. Beresin ya byee.. " ujar ama menarik ririn
" iya , sabar aje yee.. " ucap Ririn lalu berlari bersama Ama
" HAHAHAHHA " Tertawa Mereka
" woi , ma .. WOI SINI Gak LU " Teriak Tino lalu melempar palu yang hampir mengenai keduanya, untung saja Ama menarik kepala ririn agar menunduk . alhasil palu itu tidak mengenai Ama maupun ririn
" ish. Kayak PSYCOPATS . Kabur yuk.. " ajak ama
" Ayuk"
Mereka tak merasa waktu terasa begitu indah . Tapi tidakkkah mereka menyadari hal itu akan
Menjadi kenangan yang terindah
...●♪●...