
Selasa adalah Hari yang paling menyebalkan menurut para murid. kenapa demikian?
karena di hari itulah semua pelajaran yang ada di hari ini masing masing durasinya adalah 3 jam.
Dan lebih parahnya lagi, 3 jam pertama adalah matkul Matematika. Matkul yang hampir semua murid membencinya, dikarenakan terlalu sulit.
Dan Guru Matematika yang dikenal dengan sifat mengajarnya yang killer namun baik, mungkin bisa memberi nilai tambah untuk pelajaran satu ini.
"Eh,pare hari ini bu Daisy masuk ga?" tanya babay
"kayanya sih gak soalnya katanya lagi sakit gigi " ujar pare
"Alhamdulillah" Teriak abimanyu & Hidayat dari arah belakang sambil mengangkat kedua tangan lebar lebar
" Eh ga ada tugas kan?? " tanya babay
"AAMIIN" ujar beberapa orang serentak
" udah kan? udah sana pergi " usir pare
Semua kembali ke aktivitas mereka masing masing.
Ama kembali ke aktifitas nya yaitu baca membaca novel sembari menyenderkan badannya ke Ririn.
Ama yang sedang larut dalam Novelnya dan Ririn yang sibuk dengan Group K-pop Favoritenya, tiba -tiba dikejutkan oleh suara gendang dicky cs
'Kamu adalah bukti . Dari cantiknya paras dan hati..'
DUG TAK DUG
Hoa hoe..
Ama dan ririn sama sama menoleh kebelakang dan memfokuskan diri mereka,tiba tiba Ama tersentak ia merasa ada yang menyentuh tangannya. Ama menolehkan kepalanya lagi ke depan dan melihat teman barunya : Pina
" Judulnya apa?" tanya pina sambil menunjuk buku novel yang sedang Ama baca
" oh.. " ama menutup buku dan membalik bukunya "Pangeran kelas " ucap Ama
"oh.. Gitu ya.. " jeda sejenak " Aku Nanti Minjem ya .. " ucap pina
"iya" ama kembali membaca bukunya dan teringat bagaimana ia dan Pina bisa bertemu
Awal semester awal yang paling menyenangkan. Hari ini adalah tahun pelajaran baru bagi Ama ia masuk ke kelas 97 dan mencari tempat duduk yang kosong lalu dia duduk dan menaruh tasnya.Dia mengeluarkan hapenya lalu dia tiba tiba di panggil oleh seseorang
" Ay, Ama .. " teriak seseorang yang Ama kenal sejak SD : Ira
Ama mendongkak dan melihat ira
" knp ra?" ujar ama kembali melihat handphonenya
" Ma, ada anak baru kenalan yu " ujar ira
" ayuk" Ama bangkit dan pergi bersama Ira ke anak baru itu
"eh pina kenalin ini Ama " ucap ira memperkenalkan
" pina pindahan bogor " ucap pina tersenyum . Mereka saling menjabat tangan
" Aku Ama " ucap Ama
" oh gt, salam kenal ya.. " ucap pina
" iya " ujar Ama
Bel istirahat berbunyi Ama , Ira dan Pina pergi ke kantin . Ama kembali ke kelas dan mencari tempat duduk
" Ama di sini aja " ucap ira yang baru saja melihat ama datang
" iya. Bentar " ujar Ama
Mereka mengobrol bersama sampai akhirnya terhenti karena salamnya Abimanyu dan Hidayat
" Waalaikumsalam" balas kami serentak
Ama melihat ada tiga laki laki di depan pintu dan salah satu diantara mereka melihat ama, Ama lansung membuang muka dan mengobrol lagi .
Beberapa hari setelah kejadian hari itu segerombolan laki laki itu sering datang kadang diantara mereka terang terangan melihat ama
" ma,itu kok dia ngeliatin kamu mulu sih? " tanya pina risih.
" iya udah ngeliatinnya gitu banget lagi " tambah ira
Amapun menceritakan dan beberapa kali mereka tertawa
" Yaampun ma , ampe gitu amat " ucap pina sembari terkekeh
" udah ah .. Gak ush di bahas." ucap ama Malas
" Eh, tapi lucu ya ma .. Nanti aku bikin cerita Judulnya Aku Dikejar kejar . Whahahaha " ucap pina sambil tertawa terbahak bahak
" Jangan gitu pin, mendingan Cintaku Di kejar kejar " ujar ira lalu tertawa bersama
Ama langsung memasang wajah masam. Dan membuang muka
" Udah ah.. Gak usah di bahas. Aku balik ya " ucap ama sembari kembali ke tempatnya
♥♪♥
Bel pulang sekolah berbunyi banyak anak yang pulang dan masih banyak juga yang tinggal .
" Assalamualaikum warohmatullohi wabarakatuh " ucap kelas serentak
" eh yang piket jangan kabur " Teriak seorang lelaki
"ya elah, pada kabur ma" ucap Tino
"Yaudh nyapulah" ucap ama
"lu jagain ya.." ucap Tino ingin melangkahkan kaki
" eh.. " ama menarik tasnya Tino.
" Piket dlu " ucap ama
" Besok aja ya.. Besok ma.. "
" Gak . SEKARANG " ucap ama sarkastik
" iya iya " ucap Tino pasrah
Tino mengangkat bangku dan menyapu luar kelas sedangkan Ama ia menyapu dalam kelas
" pel gak ni? " tanya Tino
" terserah " ucap ama
" ya udah ambil pel , nanti gw yang ngepel " ucap Tino
Gadis itu melangkahkan kakinya mengambil pel , Soklin , ember.dia menaruh ember di bawah keran lalu setelah itu mengangkatnya ke kelas.lalu memberikannya ke Tino.
Tino mulai mengepel sedangkan Ama sedang tanda tangan . Selesai mengepel Tino meminta pulpennya dan Tino menandatangani piket itu
" udh tuh " ucap Tino
" Yaudh "ujar Ama
" Gw pulang ya ma , Bye. " ucap Tino
" yoo. Hati hati Tino. Bye."
Ama Menutup pintu dan melangkahkan kakinya keluar kelas dan berjalan menuju parkiran dan menggambil sepedahnya dan pulang.