
kelas sedang ramai ramainya, Suara riuh dari kelas itu tidak mengalahkan suara riuh dari luar.
Ama dan temannya sedang duduk di depan kelasnya lalu tiba tiba
" Eh, mata empat .. Woi. Kira..
Akira! " panggil seseorang dari atas , Ama dan temannya : Akira langsung mendongkak. Ama mengernyit bingung lalu Ama menoleh dan mendongkak lagi
"Eh, lu siapa sih manggil manggil Akira gitu. Kalo Akira mata empat terus lu apa?!" ujar Ama kesal sambil menunjuk pada lelaki yang ada dilantai atas
"Dih, lu siapa sih. Orang gw manggil Akira juga" ucapnya kesal
"Serah gw dong. Emang lu siapa manggil manggil Akira kayak gitu?!" ujar Ama tak mau kalah
"Kir,dia itu siapa sih? Kok NYOLOT?!" Tanyanya kesal
"Dih, situ yang siapa?! Berani beraninya manggil Akira kayak gitu" ujar perempuan itu -Ama, tak ingin berdebat dengan lelaki itu lalu ia membalikan badannya dan melangkah kembali kelas
" Eh, kira dia itu namanya siapa sih?" Tanya orang itu,
" Siapa kek, Kepo amat. " terdengar suara Ama dari kelas,Akira menoleh kedalam kelas lalu tertawa kecil.
mengerti temannya tak ingin diberitahu namanya akira kemudian ia berfikir sejenak dan akira mendongkak lagi,
"Oh, Namanya Siti " ujar Akira santai
"Oh siti toh, yowes " ujarnya lalu mengangguk anggukan kepalanya,
"Udah ya Setyo ,gw mau masuk ke kelas dulu. Nanti Siti marah, byee" ujar Akira seraya terkekeh.
"OK, makasih ya Akira " ujar laki Laki yang di panggil Akira dengan sebutan Setyo
lagi dan lagi, Flashback itu membuat ama langung menggelengkan kepalanya. Beberapa menit yang lalu akira menceritakan bagaimana bisa setyo memanggilnya seperti itu.
" ish, apaan si .. Ngapain cba ngeliatin mulu.. " ujar ama kesal
"sp yang liatin ma? " ujar kiran ; temannya akira yang kini sebangku dengan ama.
" liat aja kedepan " ujar ama kesal tanpa menolehkan kepala ke arah kiran
Kiran pun menoleh dan dia langsung bertatapan dengan pemilik mata yang sedari tadi memperhatikannya tak berapa lama kiran fokus dengan bukunya lagi sembari menoleh
"Dia suka kali sama kamu Ma" ujar kiran sembari terkekeh
"ish. Najong ga ah.. Untuk kamu aja kiran" ujar Ama seraya terkekeh kecil
" ga ah.. Aku kenal dia dari sd ma dia suka sama kamu kali.." ujar kiran santai
" gak ih, Aku ga suka " ujar Ama kesal,
kesal karna diperhatikan terus menerus ama pun akhirnya men dongkak dan menatap kesal pada seseorang yang tertangkap basah memperhatikan nya dari tadi.
"ngapain si lu nengok belakang mulu " ujar ama kesal sambil menatap dengan tajam,
berbeda dengan ama yang tampak sebal lelaki itu malah tampak kesenangan saat tau perempuan itu menyadari kalau ia memperhatikan nya dari tadi
"serah gw dong .. Org gw lagi ngeliat jam " ujar setyo- yang tak lain seseorang yang memperhatikan nya dari tadi- sambil tersenyum
" jam? Emg muka Gw jam apa? " batin ama kesal
tak ingin berdebat untuk hal-hal yang menurut ama sia-sia, ia pun mengusir setyo.
"udh kan liatnya sana" ujar Ama mengusir
tanpa bantahan Setyo pun berbalik dan menghadap ke depan lagi