
Matahari mulai menampakkan cahayanya membangunkan banyak orang di bumi tapi tidak dengan gadis ini ia masih asik bergelut di bawah selimutnya. Ibunya sudah coba membangunkan tapi hasilnya nihil sampai akhirnya ayahnya datang dan
"aduh sakit ih ayah mah" ayahnya menarik kuping anak itu dan anak itu tampak kesal
"Sakit sakit makanya bangun " omel sang ayah sembari geleng geleng kepala.
"iya iya ini Ama bangun kok" ucap gadis itu bangun lalu berjalan sempoyongan ke kamar mandi.
Setelah 15 menit lamanya gadis itu keluar dari kamar mandinya.
Gadis itu sudah bersiap siap lalu ia menggambil sepedanya dan mengayuhnya sampai sekolahnya.
Ia berjalan menyusuri koridor koridor tiba tiba saja ada yang memanggilnya
"MA!!" Panggil seorang cowok. Gadis itu menoleh lalu menaikkan alis "Kenapa?" Tanya Ama
"Bawa buku Kamus B.inggris ga? " tanyanya
"Bawa, Kenapa?" Jawab Ama
"Pinjam ya.. Ama baik deh " puji si cowok
"Maaf ya Setyo , Ama itu butuh.Maaf banget. pinjem sama yang lain aja ya?" Ujar Ama sedikit kikuk
"Yah Ama , ga ada yang punya lagi. Kalo nanti gw dihukum gimana? "Tanya cowok yang bernama Setyo itu
"Ya itukan urusan lo,maaf ya set gw buru buru belum piket " ujar Ama lalu mendapat anggukan
"Yah.. yaudah deh. makasih ya Ma" Ujar Setyo
"Iya , selow aja kali. Gw duluan " ucap Ama seraya pergi berlalu
Sesampainya Ama di kelas ia langsung masuk dan memberi salam
"Assalamu'alaikum " ujar Ama
"Waalaikumsalam" ujar sekelas
Ama melanjutkan perjalanannya tadi dan mendudukkan bokongnya pada bangku lalu dia menoleh ke kanan lalu ke belakang
" Shell,si Ririn belum dateng ya?" Tanya Ama
"Lah mana gw Tau teh Ama " ujar Shella cuek
"Yaudah si, kan gw cuma nanya" ujar Ama
"Terus si Mady Kemana tuh?" tanya Ama
Suasana hening diantara mereka berdua sedangkan kelas sedang ramai ramainya.
pluk!
Tiba tiba saja Ama tersentak saat seseorang menyentuh tangannya spontan dia langsung menoleh pada orang itu lalu orang itu tersenyum Misterius
"Ma, lu sama Setyo pacaran ya? " tanya Abimanyu
"Dih , apaan sih bim, Ga jelas banget. Lagian teh Ama juga ga pacaran kali " ujar Shella sewot
"Et , biasa dong. Kan gw cuma nanya" ujar Abimanyu tanpak takut lalu dia merapatkan kedua tangannya menjadi 1
"Maafin aku yak?" Ujar Abimanyu sambil tersenyum dengan terpaksa
"ga deh. Amit Amit gw mah" ujar Shella
"Yaudh terserah lu " ucap Abimanyu seraya pergi
"Dih, Baper mulu NAJONG dah" ujar Shella
"Udah Woii" ujar Ama
"Iya iya , tapi teh emang bener Tau si Setyo itu kayak kegeeran gitu deh. kayak ngerasa cakep gitu ih " ujar Shella
"Ya udh si biarin aja " ujar Ama cuek
"Ya ga bisa biarin aja dong teh" ujar Shella kesal
"Terus lu mau kayak gimana Ceu?" Ujar Ama sama kesalnya
"Gimana kek" ucapnya jutek, ama mendelik
"Lah ,lu kenapa sih? PMS? Ga nyelo banget perasaan dari tadi" ujar Ama
"Bodo amat ah elah" ujarnya
"Yaudhlah serah lu " ujar Ama kesal
"Yaaudh" ujarnya
"UDH Woii udh " tiba tiba saja Ririn dan Mady datang dan duduk di tempat masing-masing . Sedangkan Ama sedang berdecak kesal dan Shella tak perduli.
......................