About Claire

About Claire
Keluarga Baru



Sepasang suami istri sedang jalan-jalan di tepi pantai menikmati angin laut yang begitu sejuk.


Di tengah perjalanan tiba-tiba sang istri melihat ada sosok anak perempuan yang terdampar di tepi Pantai.


Sontak pasangan suami istri itu segera mendekati orang itu dan memeriksa apakah anak perempuan itu masih hidup atau tidak.


"Apa anak perempuan ini masih hidup?" tanya sang istri kepada suaminya.


"Umm tidak, dia belum mati ayo kita segera membawanya ke rumah sakit" jawab sang suami kepada istrinya dan di balas anggukan oleh istrinya. Mereka pun segera membawa anak perempuan itu ke rumah sakit terdekat.


∆∆∆


Di sebuah kamar di rumah sakit terlihat seorang anak perempuan tengah terbaring di tempat tidurnya.


Sudah dua hari sejak pasangan suami istri itu menemukan dirinya terdampar di tepi pantai dan membawanya ke rumah sakit.


Jari-jarinya mulai bergerak dan matanya yang semula terpejam kini mulai terbuka.


Hal itu mengakibatkan seorang wanita paruh baya yang baru masuk ke ruangan itu sontak kaget dan segera berlari ke samping ranjang itu.


"Kamu sudah sadar nak..." kata wanita paruh baya itu kepada anak perempuan itu sambil mengelus surainya lembut.


"Kamu siapa?...dimana aku?...dan aku ini siapa?...akhhh kepalaku sakit..." kata anak perempuan itu dan tiba-tiba kepalanya sakit dan sontak memegangi kepalanya karena sakit.


Mendengar hal itu wanita paruh baya tadi langsung memanggil dokter untuk segera memeriksa anak perempuan tadi.


Setelah selesai memeriksa anak perempuan itu dokter pergi keluar, memanggil ibu itu dan berkata kepada wanita paruh baya tersebut


"kondisinya sudah mulai membaik tapi sayangnya dia kehilangan ingatannya jadi ibu harus bersabar yah.... ini resep obat untuk ditebus dan diberikan kepadanya dan besok dia sudah boleh pulang...maaf saya harus segera pergi untuk memeriksa pasien yang lain" dan wanita itu pun hanya mengangguk seraya mengucapkan terima kasih kepada sang dokter dan masuk kembali ke kamar anak perempuan tadi.


Tapi, sebelum ia masuk suaminya memanggilnya dan mengajak sang istri untuk masuk bersama-sama menemui anak yang di tolong mereka itu.


"Kenalkan namaku Arthur Jeager dan ini istriku Emilia Welberd. Saat kami tengah berjalan-jalan di tepi pantai tiba-tiba istriku melihatmu di tepi pantai tampaknya kamu terdampar pada waktu itu. Jadi, kami menolongmu dan membawamu ke rumah sakit ini. Kata dokter kamu mengalami amnesia" jawab panjang lebar Arthur.


"Yang dikatakan suamiku memang memang benar......maukah kamu menjadi anak kami? Aku tidak mempunyai seorang anak dan sejak melihatmu rasanya aku ingin sekali mengangkatmu sebagai anak kami" tambah Emilia dengan wajahnya yang kelihatan memohon kepada anak perempuan itu.


Anak perempuan itu pun sontak kaget, bagaimana orang yang baru dikenalnya langsung mengatakan ingin mengangkatnya sebagai anak. Namun, setelah melihat kebaikan pasangan suami istri itu yang menyelamatkan hidupnya, ia berpikir sebentar dan mengangguk sambil tersenyum dan berkata...


"baiklah, aku mau menjadi anak angkat kalian"


"Terima kasih karena sudah mau menjadi anak angkat kami, kami berjanji akan menyayangi dan merawatmu sepenuh hati kami sebagaimana kami menyayangi dan merawat anak kami sendiri"kata Emilia sambil menangis dan memeluk anak perempuan.


Dan Emilia teringat akan satu hal dia lupa memberi nama pada anak tersebut.


Setelah berpelukan, dia memikirkan nama yang cocok kepada anaknya itu dan tak lama kemudian sudut bibirnya terangkat menandakan Emilia telah mandapatkan nama yang bagus dan cocok bagi anaknya itu.


"Oh ya namamu sekarang adalah Claire Adelia Jeager atau Lia dan kamu boleh memanggil kami ayah dan ibu" kata Emilia dengan senyum yang terus mengembang di wajahnya.


Tak lupa sang suami juga ikut tersenyum sambil membayangkan hal-hal yang akan dia dan istrinya lakukan bersama dengan anak mereka.


"Itu nama yang bagus ibu, ayah terima kasih aku sayang kalian" kata Lia sambil memeluk kedua orang tua barunya itu dan di sambut hangat oleh keduanya.


Ketika berpelukan Emilia dan Arthur tak sadar mereka telah menangis karena mereka memiliki anak sekarang meskipun bukan anak kandung mereka tetapi mereka sangat senang dan akan menyayangi anak mereka ini dengan setulus hati.


Tangis bahagia mereka berdua bertambah kala mendengar ada yang memanggil mereka Ayah dan Ibu.


Itu adalah pertama kalinya bagi mereka ada yang memanggil dengan sebutan Ayah dan Ibu.


Flashback End


*Buat yang cetak miring adalah alur mundurnya atau flashback kejadian sebelumnya