
*Flashback....
At kantin
Terlihat 5 orang siswa dan siswi sedang menikmati makan siang mereka di meja pojokan. Seringkali terdengar canda tawa dari mereka. Tapi, di tengah kesibukan makan dan canda tawa, salah satu dari antara mereka menggebrak meja...
'Brakk'
Semua orang terlonjak kaget dan beralih menatap orang yang menggebrak meja tadi sambil menatapnya bingung.
Sang pelaku hanya nyengir kuda sambil berkata maaf dan menyuruh semuanya untuk kembali ke kegiatan mereka masing-masing.
"Kawan-kawan bagaimana akhir pekan ini kita pergi ke pantai, kita sudah lama sekali tidak jalan-jalan bersama" kata seorang siswi yang menggebrak meja tadi sambil berdiri dan menghadap teman-temannya dengan tatapan memohon.
"Setuju!!!" jawab teman-temannya serempak sedikit berteriak setelah beberapa saat berpikir.
Semua orang yang ada di kantin itu menatap mereka dengan tatapan aneh karena sejak tadi kelompok tersebut berteriak tidak jelas. Tapi, yang dianggap aneh malah masa bodoh dan terus melanjutkan perbincangan mereka.
"Kebetulan akhir pekan ini aku tidak ada acara apapun..." tambah salah satu orang diantara mereka dan yang lain pun mengangguk tanda mereka setuju dengan apa yang dikatakan orang tadi.
"Oke. Kalau semuanya setuju, akhir pekan kita akan ke pantai bersama. Nanti kalian berkumpul di rumahku saja, kita pergi naik mobilku" kata seorang siswi yang tadi mengajak teman-temannya ke pantai.
"Umm aku akan membawa daging dan yang lainnya, nanti kita akan pesta barbeque di pantai bagaimana?" kata seorang siswa kepda yang lainnya.
"Ide yang bagus, aku akan bawa beberapa minuman juga snack untuk kita makan bersama" tambah seorang siswi yang lain.
~∆∆∆~
Akhir pekan kemudian...
"Apakah semua sudah siap?" tanya seorang perempuan.
"Semua orang sudah berkumpul, makanan sudah, alat panggangan sudah, pakaian ganti sudah, payung sudah, kotak P3K sudah,pelampung sudah, dan mobil juga sudah...Oke semuanya sudah siap, jadi kita semua siap untuk berangkat" kata seorang laki-laki yang mengecek semua yang mereka butuhkan saat di pantai.
Jangan heran, laki-laki itu memang orangnya sangat teliti dan semua harus dia cek agar tidak ada yang ketinggalan bahkan sengaja dia bawa jika nanti ada yang tiba-tiba sakit atau terluka saat mereka di pantai nantinya.
Teman-temannya sudah tidak heran lagi dengan sifat dari teman mereka yang satu ini, mereka sudah biasa dengan hal yang dia lakukan tersebut bahkan mereka merasa sangat senang dengan sifatnya itu karena mereka merasa terbantu berkat temannya itu.
"Oke, jika sudah siap ayo kita berangkat..." kata seorang dari mereka.
Setelah semua barang-barang yang mereka perlukan sudah ada di dalam mobil, mereka segera berangkat menuju ke pantai.
Tapi, sebelum itu sang gadis pemilik rumah berpamitan kepada kedua orang tuanya.
"Ma, Pa aku sama teman-teman berangkat dulu yah" kata gadis itu.
"Dan ingat jangan pulang larut malam" tambah ayahnya dan dibalas anggukan oleh perempuan itu.
Setelah berpamitan dengan kedua orang tuanya, akhirnya perempuan itu dan teman-temannya bergegas ke pantai mengingat sekarang sudah hampir siang.
Skip di Pantai
Kini sekumpulan remaja itu telah sampai di tempat tujuan mereka....pantai. Setelan mobil berhenti seketika tiga orang perempuan itu langsung berlarian menuju pinggir pantai untuk sekedar menikmati sapuan ombak atau berselfie ria bersama.
Sementara, kedua laki-laki yang ditinggal tadi mengeluarkan makanan dan alat panggangan ke sebuah tenda di tepi pantai.
Setelah puas bermain air dan berselfie ria, ketiga perempuan itu menghampiri kedua laki-laki itu untuk membantu mereka memanggang daging dan beberapa sayuran.
"Sini aku bantu memotong sayurannya" kata perempuan pertama sambil mengambil pisau untuk dipakai memotong sayuran.
"Aku bantu mengeluarkan snack dan minumannya" kata perempuan yang kedua menghampiri laki-laki yang sedang mengambil tas yang berisi snack dan box yang berisi minuman dingin.
"Dan aku akan bantu memanggang saja" kata perempuan terakhir yang menghampiri laki-laki yang tengah menyiapkan panggangan.
Setelah selesai memotong sayuran, perempuan itu mengajak yang lainnya untuk berenang yang kebetulan cuacanya tidak terlalu panas dan itu sangat cocok untuk berenang di laut.
"Hei, mari kira berenang kebetulan cuacanya sangat pas untuk berenang" ajak perempuan itu.
"Ayo" jawab dua orang yang telah selesai menata snack dan minuman di atas meja dan yang dua orang yang sedang memanggang berkata "umm kalian bertiga saja, kami di sini akan memanggang. Nanti setelah selesai kami akan bergabung dengan kalian " "oke, baiklah...ayo kita berenang" kata perempuan yang mengajak untuk berenang itu dan dibalas anggukan oleh dua orang lainnya dan sisanya melanjutkan pekerjaan memanggang daging dan beberapa sayuran.
Saat sedang berenang tiba-tiba seorang perempuan merasa kakinya keram dan sudah tidak bisa menggerakan kakinya.
Di saat itulah arus air membawanya lebih jauh ke tengah laut.
Ia segera berteriak minta tolong kepada teman-temannya.
Mendengar ada yang minta tolong sontak teman-temannya segera menolong perempuan itu.
Tapi, karena sudah terlalu jauh mereka sudah tidak dapat menolong perempuan itu dan akhirnya perempuan itu tenggelam.
Seseorang POV
Aku merasakan kakiku keram saat tengah berenang dan saat itu juga arus air laut membawaku lebih ke tengah laut. Aku pun berteriak minta tolong kepada teman-temanku. Tapi, mereka sudah tidak bisa menjangkau ku lagi. Aku sudah tidak bisa bernafas lagi, lama kelamaan badanku semakin lemah dan semuanya menggelap.
POV END*
*Buat yang cetak miring adalah alur mundurnya atau flashback kejadian sebelumnya