
Di sebuah ruangan dengan nuansa penuh kemewahan nan klasik, di depan cermin besar yang indah seorang pria paruh baya berdiri di hadapannya, matanya merah bagai berlian ruby, berkilat penuh amarah di dalam ruangan yang hanya bercahaya remang-remang.
'Buk..Prang!'
Pecahan-pecahan kecil yang tajam terjatuh ke lantai dengan di iringi cairan merah yang indah, tangan sang pria paruh baya juga terkena banyak cairan merah dan pecahan-pecahan kecil yang berkilau, pecahan kaca. "Bajingan..! Bangsat..!" Ia menatap dirinya sendiri di sebagain pantulan kaca yang masih utuh. Mata merah yang bagaikan berlian, berkilau. Sebuah ambisi penuh nafsu dan keserakahan terlihat jelas di dalam iris matanya, iblis dalam wujud manusia, Tirani..!
"Anak dari bajingan itu akan berulang tahun?! Dia bahkan tidak mengundang diriku?! Aku adalah Sang Kaisar Dunia, tapi bisa-bisanya dia…" Alisnya bertaut, ekspresi wajahnya kesal, sedikit urat-urat di wajahnya terlihat. Dia benar-benar kesal dan marah.
"Dia pikir, siapa dirinya?! Hanya seorang Grand Duke yang mempunyai dua benua terluas…"
"Yang mulia Kaisar…!"
Entah dari arah mana, seorang pria tua muncul. Pria tua dengan jas hitam dan semua kemewahan lain yang menempel di sekujur tubuhnya, hentakan sepatu mewah menggema di ruangan, pria tua mendekati seseorang yang di sebut-sebut sebagai 'Penguasa The Emperor'
"Dari analis dan semua fakta yang ada, Grand Duke memang bisa menjadi lebih berkuasa dari anda. Walaupun dia hanya memiliki dua benua, tetapi anda tak dapat meremehkan hal tersebut Yang Mulia…!
Satu wilayah yang dipimpin oleh Grand Duke adalah sebuah benua yang bahkan bisa setara luasnya dengan lima benua yang ada di bawah kekuasaan para raja, bayangkan, seberapa banyak kekuatan militer yang tersembunyi di dalamnya, jika mungkin ia ingin, dia pasti bisa Menggulingkan The Emperor hanya dalam beberapa hari..!"
Pria tua yang datang secara tiba-tiba, sesosok yang namanya belum di ketahui, ia datang bukan untuk memperbaiki suasana tegang antara The Emperor dan Grand Duchy, tapi untuk menambah kerusakan dan retakan…!
Di tempat lain, Grand Duchy. Suasana kota utama telah menjadi malam, semua orang tertidur di kediaman yang mereka punya masing-masing. Para pengemis tertidur di mana-mana, tidak ada rumah untuk di huni. Di kegelapan malam, sesosok hitam tengah berlalu-lalang dengan leluasa, ia seakan tengah mencari sesuatu.
'Shusss..Bruk!'
Sebuah tabrakan tanpa sengaja membuat salah satu dari mereka jatuh, anak perempuan dengan rambut biru muda yang cantik, ia terjatuh, tudung yang menutupi kepalanya juga. Sosok itu menyeringai, ia mendapatkan mangsa..!
"Kau akan menjadi konflik pertama yang aku buat..!"
Malam berganti menjadi pagi hari yang cerah, sangat cerah sehingga membuat mata tak sanggup terbuka..!
"Tuan muda, bagaimana bisa Anda bermalas-malasan disini, sedangkan besok malam adalah hari ulang tahun anda yang bersejarah?! Oh Tuhan, saya tidak mengerti apa isi pikiran anda..!"
Seorang remaja laki-laki dengan rambut merah, ia malas untuk bangun dari tempat tidurnya yang nyaman. Mata birunya yang bagaikan langit cerah di siang hari, ia membuka matanya dan bersuara dengan malas "Aku bangun, jadi berhenti untuk membuka mulutmu..!"
Pelayanan wanita dengan rambut kecoklatan itu menghela napasnya dengan lelah, demi apa? Dan salah apa ia sehingga hari ini mendapatkan tugas untuk membantu menyusun jadwal orang paling dingin dan keras kepala di dunia? Sudahlah, ini takdir!
"Hari ini anda ada latihan berpedang, waktu istirahat dan liburan anda telah habis, begitu kata Tuan Arrow. Anda juga akan mendapatkan pelajaran sejarah tambahan, Grand Duke berpesan seperti itu karena beliau ingin anda mengetahui semuat nama para tamu yang ada di hari ulang tahun anda, dan sarapan di taman pada siang hari bersama Grand Duke. Selesai, anda bisa mulai dengan membersihkan diri dan sarapan..!"
Marcel terdiam, ia masih duduk nyaman di atas tempat tidur tanpa anda niat untuk bangun. Ia menatap manik mata kecoklatan milik sang pelayan, itu cukup membuat pelayan tersebut salah tingkah "Siapa namamu?" Tanya Marcel sembari mulai membuka satu persatu kancing bajunya.
"Nama saya Dit–"
Pelayan wanita terdiam, ekspresi wajahnya kesal dan akhirnya ia memberanikan diri untuk memprotes "Ibu saya membuat nama ini selama tiga hari tiga malam, Dita, nama saya Dita, bukan Cerewet..!"
Marcel tidak peduli, ia bahkan langsung meninggalkan pelayan wanita yang sedang marah-marah dan masuk kedalam kamar mandi. Terserah..!
Beberapa menit berlalu, ia telah selesai dengan semuanya. Membersihkan diri, memakai baju dan sarapan, semuanya selesai, dia hanya perlu pergi ke Area latihan sekarang. Cukup lama untuk sampai ke Area latihan, itu cukup jauh, Mansion Grand Duke adalah salah satu rumah bangsawan paling besar nan luas yang tercatat dalam sejarah, orang bodoh dan tidak ada kerjaan mana yang ingin menghitung luas suatu rumah yang bukan miliknya?! Sejarah itu aneh dan karena itu Marcel membencinya.
Sepanjang perjalanan menuju Area latihan, banyak para pelayan yang menunduk ketika ia lewat. Padahal mereka sesama manusia.
"Tuan muda, kita telah sampai di Area latihan, apa saya perlu mengumumkan kedatangan anda?"
"Untuk apa?"
"Ya, para bangsawan suka melihat orang yang lebih rendah dari mereka menunduk dan menjadi anjing penjilat, bagi mereka itu menyenangkan.." Mata berwarna kecoklatan milik Dita meredup, ia menunduk seakan mengingat masa lalu yang suram.
"Karena itu aku banci sejarah..!"
"Apa?!"
"Sejarah itu menyenangkan jika itu bagus, namun menyedihkan untuk di ingat jika itu kenangan yang buruk..!"
Dita terdiam, ia hanya bisa melihat punggung Tuan Mudanya dari kejauhan, mungkin ia yang masih berpikiran dangkal dan mengangap jika semua bangsawan itu penuh akan keserakahan, mungkin ada juga yang tidak? Mungkin…
"Apa kau dengar, rumor jika ada perdagangan manusia di wilayang Grand Duke? Katanya, salah seorang Tuan Putri dari Kerajaan Elf telah di culik, dan karena itu ada di wilayah Grand Duke mereka menyalahkan kita. Apakah akan terjadi perang antara Elf dan Dragon?"
"Tau darimana kau jika keturunan Azerentra adalah Dragon? Bukankah tidak ada catatan sejarah tentang bagaimana keluarga Azerentra di bentuk? Jangan asal bicara, jika tidak mau kepalamu terpisah dari tubuh..!"
"Kau benar, mulut ini memang pandai membuat gosip, dasar lidah tak bertulang…!"
Bisik-bisik terdengar di semua penjuru Area latihan, kesatria juga seorang manusia, tapi tidak ada yang tau jika mereka sebenarnya cukup pandai untuk bergosip. Gosip juga talenta untuk mencari informasi, iyakan?
"Apa, masalah yang tengah kalian bicarakan?"
"Oh Tuan Muda? Apa anda tidak tau tentang perdagangan manusia yang tengah heboh baru-baru ini? Juga rumor yang mengatakan jika salah satu Tuan Putri dari Kerajaan Elf yang hilang di wilayah Grand Duke?"
"........."
".........."
"TUAN MUDA?!"