180° Loves

180° Loves
6° Tawuran ???



"Selamat pagi bu." ucap seluruh murid.


"Selamat pagi anak - anak." sahut megatron dengan nada malas.


"Anak - anak untuk mengikuti kegiatan go green nasional sekolah kita akan mengadakan acara dan para siswa nya akan diberikan uang Rp 5.000 per orang." Ucap Megatron yang diiringi suara gemuruh daripara murid.


"Gile, go green macam apa ini." ucap Ayura yang bingung dengan keadaan sekolah nya saat ini, mungkinkah sekolah ini mendapatkan rezeki yang melimpah. "Aku mau ikut buk." ucap Christian kepada megatron, yang sedang sibuk untuk mendiamkan para murid.


"Aih, masih percaya aja kalian sama basa basi kayak gitu. Palingan nanti kita disuruh ngelakuin sesuatu." ucap Yuvin yang sudah bosan dengan basa basi guru.


"Untuk mendapatkan uang tersebut kalian harus mengumpulkan sampah yang ada di sekolah kemudian dimasukkan ke dalam botol. Satu botolnya akan dihargai Rp 5.000." lanjut megatron yang tadi sempat terpotong.


"Tuh kan pasti disuruh ngelakuin sesuatu." ucap Yuvin dengan pedenya. "Udah sih mayan juga kok Rp 5.000 bisa untuk beli roti CAE di kantin." ucap Ayura dengan penuh perhitungan.


Tet...tet...tet...


Waktu yang ditunggu - tunggu pun datang. Apa lagi kalau bukan, waktunya pulang.


"Gile, itu bel atau apa sih ? Bisa budeg kuping aku, kalau denger suara bel itu terus." rengek Ayura yang sudah lelah mendengar suara bel yang begitu keras.


"Ini lagi Christian, kamu ngapain sih bawa - bawa toak. Nyolong dari mana kamu?" sahut Yuvin.


"Ini toak punya temen aku, dia titipin toak ini sama aku. Katanya kalau dibawa pulang kerumah, dia bisa kena marah sama ibunya. Jadi dia minta bantuanku, untuk nyimpen barang ini, dalam beberapa hari." ucap Christian yang dibalas dengan kata Ooooo.... dari teman - temannya.


Brem...Brem...Brem...


"Gile, suara motor sapa tuh ? Gede amat dah, bisa tambah budeg nih kuping aku." ucap Ayura sambil menutup telinganya. "Katanya sih SMK sebelah mau ngajakin tawuran, aku kira gak jadi. Tapi ternyata mereka masih nekat aja." sahut Yuvin sambil melirik Ayura.


"Kedepan yok, aku mau lihat siapa yang berani nantangin sekolah kita." Ajak Yuvin pada teman - temannya.


Setelah mereka sampai di gerbang sekolah, mereka melihat ketua geng SMK sebelah yang bernama Yugo sedang beradu mulut dengan Taruna anak 11 IPA III. "Sebetulnya ini ada masalah apa sih ?" tanya Ayura yang penasaran.


"Semua ini gara - gara kemarin Yugo ngajakin Taruna anak kelas sebelah balepan motor. Abis itu Taruna menang dan Yugo kalah. Jadi Yugo mau balas dendam sama Taruna." perjelas Oliv yang tiba - tiba datang dari belakang.


"Serem banget sih." ucap Ayura yang sudah gemetar ketakuatan, dan dilihat oleh Christian dan Yuvin.


Melihat Ayura yang ketakutan, Christian langsung memikirkan cara untuk mencairkan suasana. Ia pun akhirnya mendapatkan ide yang lumayan bagus, dan patut untuk dicoba.


"Ngiung..." suara toak yang baru dibunyikan, membuat semua orang menghadap ke arah mereka.


"Tes tes, satu dua tiga." dalam sekejap suasana hening pun terasa ditempat tersebut.


Deg... Deg... Deg...


"Huft...." hembusan nafas keluar dari mulut Christian. Sekarang Christian sedang mengumpulkan seluruh keberaniannya dan memutuskan urat malu nya.


"Woi, kalian yang disana." ucap Christian sambil menunjuk ke arah Taruna dan Yugo.


Mendengar hal tersebut, Taruna dan Yugo hanya bisa kebingungan dan saling menunjuk.


"Woi, lo ngomong sama siapa sih ?" tanya Taruna sambil mengeluarkan suara yang cukup keras.


"Sama kalian lah, Taruna dan Yugo..." tiba - tiba saja omongan Christian terputus. Ia merasa tak sanggup untuk melakukan rencananya kali ini.


"Woi, kok lo diem. Bisu ya." ejek Taruna. Saat mendengar ejekan tersebut, Christian langsung memutar kepalanya, kearah Ayura dan Yuvin. Saat Christian memutar kepalanya, ia melihat Ayura dan Yuvin yang sedang mengacungkan jempol dan memberikan semangat untuk Christian.


Setelah melihat hal tersebut Christian langsung membuang rasa malunya jauh - jauh dan mendekatkan toak ke bibir nya.


"Hei, kalian jangan berantem rebutin akoh terus dong... Akoh kan jadi bingung mau milih yang mana ?" ucap Christian dengan menggunakan nada cabe - cabean yang membuat semua orang khususnya Ayura dan Yuvin membuka mulutnya lebar - lebar dan tidak percaya dengan apa yang dilakukan oleh Christian.


Setelah Christian mengucapkan kata - kata tersebut, tiba - tiba saja suasana menjadi hening.


Tapi, selang beberapa detik, suasana kembali seperti semula dan kata - kata yang diucapkan Christian tadi bukannya membuat suasana menjadi cair, malah membuat keadaan semakin memanas.


"DIEM LO BANCI !!!" teriak Taruna yang saat itu sudah siap untuk menyerang.


Syush...


Tiba - tiba saja ada golok yang dilempar ke arah Christian.


👋