
Koridor kelas
Disaat Ayura sedang mengendap - endap di koridor sekolah, tiba - tiba saja ada seseorang yang menepuk pundaknya.
"Pak, maaf pak saya telat, tapi saya gak akan ngulang lagi kok pak. " respect dong, langsung aja Ayura minta maaf tanpa melihat terlebih dahulu orang yang menepuk pundaknya saat itu. Bayangin aja geh, lagi ngendap - endap didepan kelas, tiba - tiba aja ada yang nepuk pundaknya. Gak salah dong, kalau Ayura ngira orang itu guru.
"Kamu yakin gak akan mengulanginya lagi" ucap seorang lelaki dengan suara yang tegas. "Iya pak, saya gak akan ngulangin lagi kok..." balas Ayura saat itu, yang sudah ketakutan.
"Hahaha... Wkwkwk..." saat itu Ayura cuman bisa kebingungan kenapa pak Botak bisa ketawa sampe ngakak gitu. Orang yang biasanya melotot terus sampe bola matanya mau keluar sekarang malah ngakak. Entah apa yang merasukimu pak.
"Woi, mendingan kamu balik badan dulu deh." ucap lelaki tersebut. Dengan tubuh yang gemetaran dan rasa takut yang memenuhi jantungnya, akhirnya Ayura bisa mengumpulkan keberanian pada dirinya dan perlahan-lahan ia pun membalikkan badannya.
Deg...deg...deg...
"YANG YUVIN, Anying lah. Aku kira pak Botak." ucap Ayura yang kesal.
"Hahahaha." tawa Yuvin
"Ngomong - ngomong pak botak lagi ada dimana? Ada dikelas gak?" tanya Ayura yang masih kesal dengan tingkah YANG YUVIN, Yuvin ini merupakan salah satu teman terdekat Ayura, dari Ayura masih ingusan, sampe udah cantuik gini.🦍
'Oh.. Kayaknya yang dimaksud itu pak MOS deh.' batin YANG YUVIN, yang sudah puas mendengar nama orang diganti seenaknya oleh Ayura.
"Pak MOS udah aku usir." ucap Yuvin sambil melipat kedua tanganny. " Keren kamu." sahut Ayura sambil mengacungkan jempolnya ke Yuvin. Saat itu Ayura langsung percaya dengan kebohongan Yuvin. Tanpa memastikan keberadaan pak botak terlebih dahulu, Ayura langsung memasuki kelas dan mencari - cari keberadaan Christian.
'imut banget sih kamu Ayura' batin Yuvin sambil memperhatikan Ayura yang sedang berjalan masuk ke dalam kelas.
Kelas
"Hay Christian, apa kabar? Kamu pasti kangen sama aku kan. Aku udah dateng nih." Ucap Ayura saat itu dengan pede nya, yang diiringi dengan kemasukan Yang Yuvin ke dalam kelas.
"Gak lah yau. Aku cuman kangen sama Yuvin seorang saja. Hai Yuvin, nih... Aku udah selesai nyalin PR kamu." balas Christian, dan langsung melewati Ayura begitu saja.
'Hello... Aku udah buru - buru ke kelas cuman demi kamu, dan ini hasil nya.' Batin Ayura saat itu, sambil megumpat Yuvin yang merusak suasana.
"Yang sabar ya.." ucap Oliv yang sudah memperhatikan Ayura dari tadi. Mendengar perkataan Oliv tersebut, Ayura hanya bisa cemberut dan layu, layaknya sayur kangkung yang 5 hari dibiarkan di bawah terik matahari.
Saat istirahat
" WOI, KALAU MAU NEMBAK ITU GAK USAH DITULIS DIMADING NAPA, NORAK AMAT SIH..." teriak Oliv yang sedang kesal dan membuat seluruh human khusus nya Ayura kaget.
"Kamu marah ya sama aku ? Ya maaf kali, gak usah teriak - teriak gitu dong." sahut Ayura, yang gak tahu apa salahnya terhadap Oliv.
"Enggak, aku cuman kesel sama anak kelas sebelah, yang super duper norak." balas Oliv sambil memasang tampang kesal.
Disaat Oliv sedang berbicara, bukannya mendengarkan Oliv, Ayura malah ngeliatin Christian yang kebetulan lewat di depannya, dan dia hanya bisa berharap kalau Christian bakal nengok ke arahnya.
"Hai Christian." sahut Ayura, supaya bisa dilirik oleh Christian. "Hai Ayura." balas Christian dengan singkat dan langsung duduk di teras kelas, tepatnya di samping Ayura.
'Hatiku meleleh hua...' 😆 batin Ayura, jarang - jarang kan bisa dibales sama doi.
"Wedew, lagi pada ngapain nih, kayaknya seru. Tapi kok gak ngajak - ngajak aku sih." Gak tahu asal usul nya dari mana, tiba - tiba saja, makhluk yang bernama Yang Yuvin datang dan membuat semua rencana pdkt Ayura menjadi hancur berantakan.
"Eh, ada Yuvin. Masuk yok.." sahut Christian kepada Yuvin. "Kemana?" tanya Yuvin dengan penuh tanda tanya. " Kehatimu."sahut Christian dengan balasan muntah pelangi
dari Yuvin.
"Ke kelas lah." balas Christian yang sangat suka menjalihi Yuvin. "Ngapain?" tanya Yuvin. Inilah keadaan otaknya Yuvin, yaitu super duper lemot. "MOJOK!!" teriak Christian yang membuat semua orang di tempat itu menghadap ke arah mereka.
"Gak lah. Aku belum ngerjain PR, aku mau nyontek PR kamu lagi." balas Christian yang membuat semua orang lega dan kembali ke aktivitasnya masing - masing.
"Owh, bilang dong dari tadi." ucap Yuvin dengan rasa lega. "Iye, tapi kalo mau mojok bareng aku, gak papa kok. Aku rela mas..." ejek Christian dengan menirukan suara cabe - cabean yang sering nongkrong di depan gang.
"Gue gak homo!" gas Yuvin pada Christian dengan memasang tampang kesal dan mematikan.
"Gak usah ngegas kali, bang." ucap Christian sambil tertawa terbahak - bahak, melihat muka Yuvin yang sudah berubah drastis.
Saat mereka sedang asik - asiknya mengobrol, tiba - tiba saja, ada sesosok makhluk astral yang berjalan ke arah mereka.
Dengan gemetar dan ketakutan Ayura langsung mendekat ke sisi Oliv dan berbisik.
" Itu bukannya Si..."
👋