
Juno baru tiba di jakarta. sekarang dia memanggil taksi untuk pulang ke rumah. saat dalam perjalanan pulang juno mengaktifkan kembali ponselnya. ada beberapa pesan masuk. dia sedikit heran, ada nomor ponsel baru yang mengiriminya pesan. dia membaca pesan dari silvia.
"apa anak ini, tidak tahu sopan santun. setidaknya dia minta maaf terlebih dulu."gumam juno dalam hati.
juno mengabaikan pesan tersebut. juno tidak ada niat untuk membalas pesan dari silvia. saat juno memasukkan kembali ponsenya ke saku celana, tiba tiba ada panggilan masuk. dafa melihat nomor ponsel yang sama dengan nomor yang mengirimi dia pesan. ya dia silvia yang menelpon juno. juno menjawab panggilan tersebut.
"hallo."ucap juno.
"hallo, loe sudah membaca pesanku kan?"tanya silvia diseberang telepon.
"anda siapa, saya tidak kenal sama anda."jawab juno.
"Gue silvia, orang yang loe usir saat acara di aula tadi."jawab silvia.
"saya tidak ada kepentingan sama anda. jadi tolong jangan ganggu saya."ucap juno.
"kembalikan kartu turun lapangan gue."ucap silvia.
"jika anda mau, anda bisa mengambilnya sendiri kerumah saya."ucap juno.
"loe gila ya, loe itu di jakarta. sedangkan gue lagi di jogja sekarang. loe bisa kirim lewat jasa pengiriman."ucap silvia.
"saya tidak punya waktu untuk itu."ucap juno.
"woy, loe yang bawa kartu gue. seharusnya loe bertanggung jawab dong."ucap silvia.
"heh, anak kecil. anda benar benar tidak sopan."ucap juno.
"gue bakal sopan sama orang yang sopan juga. tapi kalau sama loe, nggak perlu sopan. orang sombong kayak loe, memang harus dikasih pelajaran."ucap silvia lantang.
"terserah anda, saya tidak punya waktu melayani anda."ucap dafa memutus panggilan tersebut.
"_______"
Silvia sangat kesal saat sambungan telepon terputus begitu saja. dia mengumpat juno didalam hati.
" Dasar manusia sombong. pantas saja namamu seperti nama hewan peliharaan. dia memang pantas jadi hewan peliharaan."gumam silvia dalam hati.
"________"
dua minggu sudah berlalu, silvia masih disibukkan dengan jadwal kuliahnya. hari ini silvia akan pulang ke jakarta. karena besok adalah hari ulang tahun adiknya. untungnya 2 hari kedepan kampusnya libur. jadi silvia bisa pulang. silvia sudah memesan tiket pesawat. dia hanya membawa tas ransel saja. setelah melewati penerbangan, akhirnya silvia tiba di jakarta. silvia dijemput oleh papa angga.
"papa...!"teriak silvia langsung berhambur memeluk papa angga.
"jangan teriak teriak nak. anak perempuan tidak boleh teriak teriak."ucap papa angga membalas pelukan anaknya.
"maklum pa, silvia kangen sama papa. cika sama mama nggak ikut pa?"tanya silvia melepas pelukannya.
"nggak nak, mama sama adik kamu sibuk menyiapkan makanan untuk menyambut kepulanganmu."jawab papa angga.
"ya sudah pa, ayo kita berangkat. silvia nggak sabar mau ketemu mama sama cika. silvia kangen banget sama kalian."ucap silvia penuh semangat menarik tangan papanya.
silvia dan papa naufal segera pergi menuju rumah mereka. selama perjalanan ke rumah. silvia sibuk berceloteh tentang kegiatannya di kampus. pastinya silvia akan menceritakan hal hal yang menyenangkan saja. agar papanya tidak khawatir dengannya. masalah di usir dosen ataupun masalah dengan juno sudah pasti itu tertutup rapat. setibanya dirumah, silvia berlari masuk kedalam rumah. dia bertemu cika adiknya. silvia langsung memeluk cika dan menciumi wajah cika.
"hentikan ini kak."ucap cika yang sudah risih dengan kecupan dari silvia.
"hehehe, kakak kangen sekali sama kamu."ucap silvia terkekeh melihat ekspresi wajah cika yang cemberut.
"aku sudah besar sekarang kak."ucap cika.
"ya ampun, kamu masih usia 6 tahun sayang. jelas itu masih kecil. dan terus akan menjadi gadis kecil kakak yang sangat menggemaskan"ucap silvia sambil mencubit pipi cika yang terlihat menggemaskan.
"aduh, sakit kak."ucap cika.
"ada apa ini, kok ribut ribut."ucap mama wiwik menghampiri silvia dan cika.
"ini ma, kak silvia mencubit pipiku."rengek cika.
"mama, silvia kangen sama mama."ucap silvia memeluk mamak wiwik.
"mama tapi kak silvia jahat, udah cubit pipi aku."rengek cika.
"silvia jangna cubit pipi cika lagi."ucap mama wiwik.
"dia sangat menggemaskan ma."ucap silvia.
"sudah, ayo kita makan dulu. pasti kamu sudah lapar kan?"tanya mama wiwik.
"iya ma, silvia kangen sama masakan mama."jawab silvia.
mereka semua berjalan ke arah meja makan. setelah 4 bulan silvia tidak pulang. akhirnya kini dia dapat merasakan kumpul sama keluarganya lagi. mereka makan bersama. silvia makan dengan lahapnya. mama wiwik sengaja memasak makanan kesukaan silvia. setelah makan bersama, mereka berkumpul di ruang keluarga. mereka saling mengobrol dan bercanda tawa. mereka juga membahas acara ulang tahun cika.
"jadi bagaimana acara ulang tahun cika ma?"tanya Silvia.
"kita bakal ngadain di rumah saja sil. lagian mama juga cuman ngundang teman sekolahnya saja."jawab mama wiwik.
"hmm, begitu. dekorasinya gimana ma?"tanya silvia.
"aku mau tema prinsses."jawab cika.
"bagus juga cik. nanti kamu jadi prinses yang paling cantik."ucap silvia.
"iya dong, kak silvia saja kalah cantik sama cika."ucap cika dengan PD nya.
"iya, cika memang cantik."ucap silvia memeluk adiknya.
"kak silvia mau beri aku kado apa?"tanya cika penasaran.
"eits, rahasia dong. besok pas acara kamu baru kakak kasih tahu."ucap silvia.
"kan sama saja kak."ucap cika cemberut.
"ya ampun, kalau kamu cemberut nanti cantiknya hilang lo."ucap silvia mencolek pipi adiknya.
"silvia jangan menggoda adikmu."ucap mama wiwik.
"dia sungguh lucu ma. rasanya baru 4 bulan silvia nggak pulang. tetapi sikap cika seperti orang dewasa."ucap silvia.
"iya, mama juga mikir gitu sil."ucap mama wiwik.
setelah cukup lama silvia berbincang dan melepas rindu dengan keluarganya. silvia memutuskan untuk kembali ke kamarnya. jam menunjukkan pukul 21.00 wib. sampai dikamar silvia menelepon seseorang.
"hallo."ucap silvia.
"hallo."jawab juno di seberang telepon.
"gue sekarang di jakarta, besok kita bisa ketemu nggak?"tanya silvia datar.
"anda siapa? kenapa haru ketemu?"tanya juno.
"eh, loe jangan sok ganteng dong. gue ngajak ketemu itu untuk ambil kartu turun lapangan gue."jawab silvia ketus.
"saya tidak punya waktu."ucap juno.
"mau lo apa sih? gue cuman libur 2 hari. jadi jangan buang buang waktu gue."ucap silvia.
"itu urusan anda. saya tidak perduli."ucap juno.
"JUNO! kamu maunya apa sih?"tanya silvia sedikit teriak.
"bicaralah yang sopan."jawab juno datar.
"baiklah, saya ingin kamu balikin kartu turun lapangan saya."ucap silvia.
"besok temui saya di Cafe Y jam 13.00 wib."ucap juno mengakhiri panggilan.