Your Smile

Your Smile
Episode 1 Tidak bisa menggambar



angin yang bertiup dan cahaya matahari yang menembus jendela kamar kos silvia dipagi ini membangunkan silvia. silvia kuliah diluar kota tepatnya di jogja. sedangkan orangtuanya tinggal di jakarta. silvia kuliah di salah satu universitas yang ada di jogja. silvia memilih jurusan kedokteran. bisa dikatakan jadwal kuliahnya sangat padat.


"aduh, mati aku kalau telat."ucap silvia setelah melihat jam ditangannya.


silvia segera mandi dan bersiap siap pergi kekampus. dengan setelan kemeja hitam dan rok moca serta jilbab pasminah berwarna senada dengan roknya. silvia melajukan motornya menuju kampus. jarak kos silvia dengan kampus tidak lah jauh sekitar 15 menit perjalanan. silvia memarkirkan motornya dan berjalan menuju kelasnya.


"hai, silvia."ucap putri teman kuliah silvia.


"hai, put. untung aku nggak telat."ucap silvia segera duduk disamping putri.


"iya, sil kamu sudah menggambar anatomi manusia?"tanya putri.


"anatomi apaan?"tanya silvia kebingungan.


"jangan bilang kamu lupa sil."jawab putri.


"astagfirullah hal azim, aku belum ngerjainnya put. bagaimana ini?"tanya silvia baru mengingat tugasnya.


"wah sil, aku rasa kamu bakal menikmati indahnya kantin setelah ini."jawab putri.


ketika mereka berbincang, dosen mereka masuk ruangan. silvia mulai ketakutan karena tidak membuat tugasnya. silvia pasti akan diusir dari kelas oleh dosennya. benar kata putri, dia akan menikmati kantin setelah ini.


"silahkan, kumpul tugas kalian semua."ucap dosen.


semua mahasiswa mengumpulkan tugasnya, kecuali silvia.


"kalian sudah tahu bukan, jika tidak mengumpulkan tugas. silahkan keluar dari jam pelajaran saya."ucap dosen tersebut.


silvia langsung berdiri dan berjalan keluar dari kelas. silvia tidak ingin memberi alasan kepada dosennya. karena dia tahu dosen itu tidak akan memberikan ampun padanya. silvia berjalan menuju kantin, disana dia mencoba menyelesaikan tugasnya.


"huft, kenapa aku bisa lupa dengan tugas ini."ucap silvia sendiri.


silvia sibuk mencoba menggambar anatomi manusia. silvia tidak bisa menggambar, ntah sudah berapa kali dia merobek kertasnya. karena gagal terus dalam menggambar anatomi manusia. saat silvia menggambar, tiba tiba ponsel silvia berdering. silvia menjawab panggilan tersebut.


"Hallo, ma. ada apa?"tanya silvia.


"Hallo, sil. mama mau bilang 2 minggu lagi adik kamu ulang tahun. kamu pulang ya."ucap mama wiwik diseberang telepon.


"insya allah ma, soalnya jadwal kuliah silvia padat ma."ucap silvia.


"sil, adik kamu berharap kamu bisa hadir di acara ulang tahunnya."ucap mama wiwik.


"iya ma, nanti silvia usahakan pulang ma."ucap silvia.


"baiklah, kamu jangan lupa makan ya nak. mama tutup dulu teleponnya."ucap mama wiwik.


aduh, gimana ini? tugas aku yang ini saja belum selesai."gumamnya dalam hati.


silvia memiliki seorang adik perempuan yang berusia 6 tahun. memang jauh beda usia mereka. dulu mama wiwik didiagnosa tidak akan bisa mempunyai anak lagi setelah lahirnya marsya. tapi tuhan berkehendak lain. mama wiwik dikarunia seorang putri lagi bernama Cika. cika sangat sayang dengan silvia. begitu pula dengan silvia, dia sangat menyayangi adiknya itu. selama ini silvia merasa kesepian karena tidak punya saudara. silvia berasal dari keluarga yang berada. papa silvia direktur dari salah satu bank yang ada dijakarta. papanya bernama Angga. papa angga sudah menyuruh silvia untuk mengendarai mobil saja. tapi silvia menolak, dia lebih memilih menggunakan motor saja saat kuliah. teman kuliah silvia banyak yang tidak tahu kalau silvia dari keluarga berada.


"_______"


setelah 2 jam silvia berada dikantin. dia pergi masuk kedalam kelas lagi. disana sudah ada putri.


"put, tadi belajar apa?"tanya silvia.


"ini sil, kamu bisa salin buku catatan aku. oh iya minggu depan kita ada praktek Labor."jawab putri menyerahkan buku catatannya.


"makasih put, aku pinjam dulu ya. praktek apaan put?"tanya silvia kembali setelah menerima buku dari putri.


"dicatatan aku sudah lengkap semua bahan yang harus kita sediakan."jawab putri.


"iya iya, udah lepasin sil. bisa mati aku nanti."ucap putri.


"hehee, saking senangnya itu."ucap silvia cengengesan sambil melepas pelukannya.


"ya sudah, tugas gambar anatomi kamu sudah selesai belum?"tanya putri.


"sudah dong, lihat ini dia."jawab silvia menunjukkan hasil karyanya.


"ya ampun sil, sungguh seperti gambar anak SD."ucap putri.


"kamu sungguh kejam put, setidaknya kamu puji dikit kek. itu udah hampir 20 lembar kertas yang aku robek."ucap silvia.


"hahhaha, jika anak SD melihat gambarmu sil. kamu bakal kena hujat."ledak putri.


"wah, kamu benar benar ya put."ucap silvia langsung menggelitiki putri.


"stop sil, geli sil."ucap putri kegelian.


"hahaaha, makanya jangan suka meledek orang."ucap silvia sambil tertawa.


"iya iya, habis gambarmu jelek sekali sil."ucap putri.


"sudah lah put, aku memang tidak bisa menggambar."ucap silvia


setelah asyik berbincang bincang. silvia dan putri melanjutkan mata kuliah yang selanjutnya. kali ini silvia tidak diusir lagi. dia mengikuti mata kuliah dengan serius. silvia tidak ingin mengulang mata kuliah nantinya. jadi dia belajar bersungguh sungguh. tapi untuk urusan menggambar silvia memang sudah angkat tangan. setiap mata kuliah yang mengharuskan dia menggambar. mau tidak mau silvia mencobanya juga dan pada akhirnya akan mendapat ledekan dari teman temannya.


"_________"


sekarang jam menunjukkan pukul 16.00 wib. silvia melajukan motornya ke kos. dia segera mandi dan mengenakan pakaian santai. di kos silvia terdapat beberapa teman yang tinggal disana. mereka satu kampus dengan silvia tetapi beda fakultas dan jurusan dengan silvia. ada dua orang teman di kos yang akrab dengan silvia yaitu asya dan amira.


"sil sil, buka pintunya dong."ucap asya mengetuk pintu kamar silvia.


"ada apa sya?"tanya silvia setelah membuka pintu kamarnya.


"sil, malam ini kita keluar yuk. teman aku ngadain acara bakar bakar."jawab asya.


"wis ngeri sya, ntar aku pula yang dibakar."ucap silvia datar.


"nggak gitu juga sil, otak kamu kebanyakan belajar jadi begini kan."ucap asya.


"hahahha, aku bercanda. ya kali aku mau dibakar."ucap silvia tertawa.


"kamu mau ikut nggak?"tanya asya.


"oke deh, tapi bentar saja ya. aku ada tugas."jawab silvia.


"aman, sekitar 3 jam saja kita disana."ucap asya.


"aura tidak ikut?"tanya silvia.


"aura dia jalan sama pacarnya."jawab asya.


"ooow, gitu. pantesan tu anak nggak kelihatan dari tadi."ucap silvia.


"ya udah sil, buruan kamu siap siap. sebentar lagi kita berangkat."ucap asya.


"oke, aku akan ganti pakaian dulu."ucap silvia.


silvia mengganti pakaiannya, terlihat anggun dan trendy dengan jilbab pasminahnya.