
kenzo mempercepat langkah nya menuju kelas tetapi di jalan ia melihat keyra sedang berjalan berduaan dengan seorang cowok bernama rasya. Rasya adalah ketua osis yang sangat tampan, badannya yang tinggi semampai dan mempuyai rambut hitam pekat.
Beberapa pasang mata sedang memperhatikan keyra yang sedang berjalan berdampingan dengan rasya.
"wah.. couple goals nih"
"kecentilan banget sih tuh cewek berani-berani nya ngedeketin rasya"
"beruntung banget keyra bisa jalan bareng rasya"
kuping kenzo panas mendengar orang-orang berbicara tentang istrinya dengan pria lain. Ia menghampiri keyra kemudian menarik tangan keyra untuk pergi dari rasya.
tetapi usaha kenzo gagal karena rasya menggenggam tangan keyra yang satu nya.
"lepasin" ucap keyra memberontak dari genggaman kenzo
kenzo tetap tidak melepaskan genggamannya yang berada di tangan keyra,
"hey lo! nggak denger apa keyra bilang nyuruh lepas" ucap rasya kearah kenzo
kenzo tidak menghiraukan ucapan rasya, ia berbisik di telinga keyra sambil berkata "bagus ya kemarin udah ga ngakuin gue sebagai suami sekarang di sekolah jalan ama cowok lain"
keyra tesenyum miring "terserah gue dong gaada urusan nya juga sama lo!!"
kenzo geram dengan perkataan keyra. ia segera menarik keyra menuju taman belakang, "eh lo lepasin keyra" rasya menunjuk wajah kenzo dengan penuh amarah.
"gapapa ras gue pergi sama dia, lo duluan aja"
"oh.. oke deh hati-hati ya dan lo jangan macem-macem ama keyra!."
kenzo memutar bola mata nya malas mendengar ucapan rasya yang memperingati nya agar tidak macam macam terhadap istri nya.
Taman belakang
"apaan sih lo pakai narik-narik gue ke taman belakang" protes keyra. ia sangat kesal dengan kelakuan kenzo yang tiba-tiba menariknya
"terserah gue dong mau narik lo apa enggak lo itu istri gue! milik gue! nggak sepantas nya lo jalan sama cowok lain di depan gue!"
keyra menyeringai "masih mending gue jalan sama cowok didepan lo, daripada lo?! gue kira kerja sampai larut malem eh ternyata lagi asik berduaan di restora sama perempuan lain" keyra sudah tidakbisa mengontrol unek-uneknya lagi salahkan kenzo yang mengungkit jalan dengan orang lain.
Setelah mengungkapkan apa yang ada di dalam otak nya, keyra pergi meninggalkan kenzo menuju kelas. ia tidak peduli banyak pasang mata yang memperhatikan.
Di dalam kelas keyra melihat bella sedang fokus menulis.
"yah kok lo tau sih gue masuk"
"ya tau lah gue kan punya mata. dasar tumpul!!"
"enak aja lo, ngatain gue mulu perasaan."
"lo kan emang tumpul! masa nggak sadar sih"
keyra duduk di samping keyra "terserah lo ah bodo amat" keyra dibuat kesal oleh perkataan bella yang mengatai dirinya
bella menoleh kan kepalanya kesamping memperhatikan keyra yang memanyun-manyun kan bibirnya "ye.. gitu aja ngambek" ledek bella.
"biarin wleek!!!" keyra menjulurkan lidahnya kearah bella
"mau gue tarik lidah lo"
"ih bella kenapa sih hari ini jutek banget.. bingung gue jadinya kalau lo kayak gini, perasaan yang ada masalah gue. kok lo yang jutek." cerocos keyra tanpa jeda, membuat bella memutarkan bola matanya malas.
"salah sendiri temen lagi ngerjain pr lo ganggu gatau apa keburu jam pelajaran bunyi"
"ya kalau bunyi tinggal bunyi lagi susah amat yang penting gue kan udah"
"aduhh..." keyra meringis sakit karna bella menginjak kakinya.
"apa apaan sih loo! sakit ****!! suka banget nginjek kaki gue!!!" umpat keyra yang sedang kesakitan.
Kringg..kringg
bel masuk telah berbunyi bella menggerutu karna pr nya belum selesai. keyra tertawa terbahak melihat sahabat tercinta nya memaki-maki diri nya dengan beribu umpatan.
kenzo memasuki kelas. ia menatap keyra yang sedang tertawa di samping teman nya. keyra yang merasa ditatap menolehkan kepala nya.
mata mereka saling bertemu beberapa detik kemudian keyra memaling kan wajah, agar tidak bertatapan lagi dengan mata suami ******** nya
Guru yang akan mengajar mulai memasuki kelas. pelajaran pun segera dimulai.
♥♥♥♥♥♥♥