Yes It'S Me! (BL/Boys Love)

Yes It'S Me! (BL/Boys Love)
eps 8



Jintian bingung menghadapinya alangkah dia kembali terbangun dan semua ini adalah mimpi, alangkah saat dia bangun ada orang yang seperti shizunnya yang menyayanginya sepenuh hati menjaga dan merawatnya. Jintian terdiam jikalau dia terbangun dan shizun tidak ada bagai mana shizun hidup atau kembali seperti sebelum Jintian datang. Kepalanya berputar penuh dengan pertanyaan hatinya gelisah tak menentu memandang langit cerah dari jendela kamarnya , tak lama pintu kamarnya terbuka shizun datang membawa nampan dan ada aroma manis dari nampan itu lalu shizunnya tersenyum dan menaruh nampan itu di meja.


" ada apa kamu terlihat murung? "


" tidak aku hanya sedang bosan saja "


" tadi shizun memasak kue manis apa kamu ingin mencobanya "


Jintian hanya mengangguk dan shizun mengambil sebuah kue lalu menyuapinya


" enak shizun " katanya sambil tersenyum dan shizunnya yang puas terus menyuapinya


" shizun aku tadi bertemu dengan adik Mohan "


" mmn "


" kata saudara Chu dia sedikit galak apakah seperti itu?" shizunnya hanya tersenyum


" tapi aku merasa dia baik bahkan menyapaku dan tersenyum "


" jika menurut anda dia baik itu berarti dia baik jika menurut orang dia buruk berarti dia buruk karena setiap orang baik buruk menurut pribadi masing masing orang yang melihatnya jadi percaya pada hati nurani anda saat melihat orang lain jangan melihat hanya dengan mata karena mata sering menipu"


Jintian mengangguk paham memang hanya shizunnya yang sangat bisa di andaikan di sini.


" shizun kapan aku bisa berlatih seperti mereka? "


" nanti jika tubuh anda lebih baik sekarang melukis atau membaca itu lebih baik bagi anda "


Tapi Jintian masih enggan jawaban shizunnya kali ini dia cemberut mendengar itu dia hanya ingin berlatih seperti lebanyakan murid di sini bahkan tuan muda Chu juga berlatih beberapa gerakan. Karena melihat murid kesayangannya mementingkan bibirnya tangan sang shizun langsung memegang bibirnya sambil tertawa membuat Jintian kaget dan marah.


shizun semakin tertawa dan Jintian semakin kesal hingga dia memunguti shizunnya


" jangan marah nanti shizun masakkan masakan kesukaan anda atau anda mau bebek panggang agar sama ha ha ha ha? "


" shizun ~~..." Jintian menyeret kata semakin manis


" iya iya tidak ada bebek nanti sup ayam dan sayur goreng lalu udang goreng kesukaan anda " kata shizun sambil memeluk Jintian dan mencium puncak kepalanya


" hari hari ini Mohan tidak ada yang di kerjakan shizun akan memanggilnya untuk menemani anda juga kakak ke tiga anda akan kembali tiga hari kedepan mak kamu akan bersiap shizun akan membuat baju baru untuk anda pakai ok? " kata shizun sambil membelai kepala Jintian, Jintian mengangguk mengerti


" ok jangan terlalu banyak makan manis minum teh embun teratai ini "


shizun menyerahkan cangkir dan Jintian meminum teh itu memang teh yang di sedu dengan air emben rasanya akan berbeda setiap pagi ada murid yang bertugas mengumpulkan emben dari bunga teratai biasanya juga untuk berlatih karena mengumpulkan emben harus hati hati agar tidak bercampur kotoran dan air kolam maka murid yang mengumpulkan embun biasanya tingkat agak tinggi.


Kakak seperguruannya yang ketiga adalah seorang pengelana jarang bisa melihatnya karena dia memang lebih senang berada di luar dan ilmu pengobatannya cukup tinggi jadi bisa di sebut dokter, kakak ketiga ini lebih senang di sebut dokter orang miskin karena dia akan berkeliling dan menetap di perkampungan kumuh untuk menolong orang dari pada di tempat mewah. Nama aslinya Yan yuan Xi tapi shizun memanggilnya Yunxi umurnya sekitar 80 tahunan karena ilmunya tinggi wajahnya masih muda seperti 30 an jadi tidak ada yang tahu dia sudah tua ya seperti shizun yang sudah ratusan tahun tetapi seperti umur 30an mana ada yang percaya udah tua itu yang di pikir Jintian.



LIKE


KOMEN


VOTE


DAN SHARE


Amei tunggu ~~~~