Yes It'S Me! (BL/Boys Love)

Yes It'S Me! (BL/Boys Love)
eps 2



Sebelum tidur siang Jintian mencuci di kamar mandi, lalu dia berbaring di ranjang tidurnya dan menutup mata dengan lelah. Suasana hatinya yang sepi membuat tidurnya tidak nyenyak dia gelisah dalam tidur tidak lama dia terbangun jam dilindungi menunjukkan pukul 2 siang tapi teman temannya belum juga kembali. Akhir akhir ini dia sering mimpi buruk tentang kecelakaan mulai dari tabrak lari sampai bencana alam yang lebih mengerikan dia melihat korban itu adalah dirinya sendiri.


Semenjak itu dia agak gelisah dan sering terlihat linglung teman sekamarnya sering menegurnya dan menyuruhnya mencari pasangan agar dia sedikit rileks. Mungkin karena mimpi itu membuatnya sangat paranoid dan berhati hati takut terjadi kecelakaan dan dia mati, dia enggan karena dia masih muda belum menikah dan punya anak, sekarang dia masih enggan mencari kekasih karena dia belum ingin jika nanti dia sudah sukses dan punya pekerjaan tetap dia baru akan mencari istri bukan kekasih.


Karena ke hati hatiannya yang gula kadang membuat orang menertawakannya misalnya karena takut tertabrak mobil saat menyerang di lampu merah dia akan menyebrang bila ada banyak orang jika itu dia sendiri atau hanya ada sedikit orang dia akan enggan menyebrang karena dalam pikirannya saat berjalan di tengah kerumunan yang tertabrak adalah orang yang di sebelahnya bukan dia. Saat turun dari tangga dia takut terpeleset jatuh dan meninggal dia akan berjalan super hati hati setiap langkah dia juga enggan naik lif dan banyak lagi.


Kehidupan seperti itu berjalan sudah hampir 6 bulan akhirnya teman sekamarnya pun menegurnya.


" jintian lihat ini sudah berulang bulan aku sudah bilang itu hanya mimpi memang orang harus berhati hati tapi tidak seperti yang kamu lakukan itu terlalu gula " kata Xiao ming.


" ya ya ya itu benar sekali " timpal Li dong


" sudahlah Jintian jika kita akan mati itu sudah takdir kita tidak bisa memilih caranya dan menurut penelitian mimpi hanya pernyataan bahwa kondisi psikis seseorang itu lelah atau kesepian maka dari itu saya harap kamu mencari kekasih sekarang, ok! " kata Ah jin panjang lebar


" betul betul itu " kata Li dong setuju


" ah......... " Jintian hanya bisa menghela nafas mungkin itu hanya kekhawatiran yang tidak berdasar.


" mungkin kalian benar "


" bukan mungkin tapi itu pasti seribu persen " Xiao ming membalas di ikuti dengan anggukan ke dua temannya


Ya semua sangat benar hanya karena mimpi itu keadaannya agak berantakan, saat itu tiba tiba pintu di ketuk dan Xiao ming membukanya di depan pintu ada dua orang gadis berdiri membawa bungkusan


" Jintian ada?" tanya seorang gadis


Xiao ming hanya minggir ke sebelah dan memperlihatkan bahwa Jintian sedang duduk di meja belajar, sang gadis pun hanya tersenyum malu saat Jintian datang menemuinya.


" ah aku hanya menemaninya.... eh anu sebenarnya.... eee aku punya sesuatu " gadis lain menyodorkan amplop berwarna merah


" terimakasih " kata Jintian sambil tersenyum


Lalu gadis itu di usia oleh Li dong karena mengganggu mereka belajar kata Li dong yang sebenarnya berbohong. Jintian membuka bingkisan yang berisi manisan buah makanan khas desa K yang cukup jauh dari kota makanan itu dia letakkan di meja dan Li dong mengambil beberapa tanpa malu malu karena itu sudah biasa bagi mereka untuk berbagi makanan dengan si tukang makan Li dong. Jintian lalu duduk di kursinya dan membuka amplop merah berbau bunga mawar yang harum, saat di buka ada beberapa kelopak mawar yang jatuh dia membuka surat setelah memunguti kelopak bunga itu, biasanya dia tidak akan peduli dengan surat seperti itu karena isinya selalu sama suka dan cinta padanya juga ingin jadi kekasihnya itu hal biasa bagi Jintian. Kali ini sepertinya berbeda dia ingin membaca surat itu entah apa sebabnya dia tidak tahu dan tidak pedulikan itu.


Di dalam surat itu ada sebuah puisi, sepertinya ini dari anak jurusan sastra karena kata katanya begitu puitis itu bukan puisi hasil comot karya maestro tapi puisi yang di buat sendiri. Dia tersenyum membaca surat itu gadis itu jatuh cinta padanya saat terpeleset di tangga dekat kantin sewaktu Jintian lewat di dekatnya dan membantunya berdiri.


" Ini baru pertama kalinya kami melihatmu membaca surat cinta dengan sangat teliti!" kata Xiao ming


" iya biasanya hanya kamu lirik lalu kamu buang begitu saja tanpa memahami perasaan dan kerja keras orang yang menulisnya juga mengantarkannya padamu " kata Ah jin


" aku tidak pernah mendapat surat cinta itu membuatku iri bahkan ah jin yang bermata empat kadang mendapatkannya kalau Xiao ming itu jelas banyak bahkan di saat valentine kalian mendapat banyak coklat bunga dan surat itu benar benar iri " kata Li dong dengan masam



VOTE


KOMEN


DAN LIKE



ok amei tunggu ~~~~~