WOY

WOY
judul



Terlihat 5 orang gadis sedang ngemil goreng pisang yang baru di beli di kantin. Karena berhubung sekarang jam terakhir pelajaran MTK tidak masuk, jadi mereka bebas.


Mereka makan dengan khidmat dan tidak memperdulikan orang-orang di kelas.


Mereka bersorak seperti baru mendapatkan uang di jalan(?), karena MTK termasuk pelajaran + guru ter Killer, tidak masuk. Hahhh itu suasana terindah bagi kita kelas XI ips 5.


Di kelas XI ips 5 ini, orangnya bergolong-golong menurut saya. Ok kami termasuk golongan(kata mereka mah) Ukhty. Terkadang kami marah karena kan arti dari kata Ukhty itu perempuan masa mereka gk tahu sesama muslim kok gk tau #eh?? . Tapi ya mau bagaimana lagi kita kan orangnya penyabar. #jiaaah


Kami disebut Ukhty karena memakai pakaian lumayan tertutup serta syar'i. Oh iya jangan bully kami karena penampilan seperti itu tapi kok masuk kelas yang paling ujung? Terus jangan buly karena perkataan kami kadang tidak sesuai penampilan.


Di dalam kelas terlihat bangku dan meja tidak beraturan. Hm sebelas dua belas sama Gudang. Pantas aja kelas ini jadi trending topik di kalangan guru. Ada yang lagi Dugem, main kejar-kejaran, pacaran, berias, ngaca, selfie, tidur, dan masih banyak lagi. Termasuk nongkrong sambil makan gorengan.


"Woyy urang hayang jien cerita tentang arurang kira-kira judulna naon?", tanya nur.


" hmm???", mereka serempak berpikir. Bukan berpikir, tapi pura-pura.


"Kak iyos, ini cai minumna aya racunan", kata Aan sambil memasukan kertas ke dalam botol minum Tupperware. Mengaga-ngaga.


"Idih kamu mah Bol**n Aan, karek ge nang ngumbah", kata Teh Iyos yang lagi tiduran di tengah-tengah mereka tanpa nyadar body.


"Dih teh iyos mah", kata Aan menyalahkan dan memasukan kertas, tapi dengan niat ocon.


"Dih sia mah Aan bodo ah tong di asupkn", dan ternyata asli si Aan memasukan kertasnya. Dan Aan malah cengengesan.


"Jung ah kumbah", kata teh iyos tegas.


" woy atuhh", Zizah menghela napas kesal. "Naon yehh judulna".


"Ie wehh frien biutiflus", Aan menjawab.


" H.h da Camera meren", ucap Teh Iyos. Dan mereka tertawa sepuasnya.


"Lain tehh, cantik tea ihh", aan mengkocok wadah minum teh iyos.


"Beautiful etamah coy"


"Eh h.h maaf atuh".


" best of the best friend wehh", Tati menambahkan.


"Naon joba artina?", tanya Aan.


"Hah? Hnt nyaho", jawab Tati polos dan membuat mereka ber 4 tertawa.


" maen ngomongkn wae hnt nyaho artina oge", jawab Aan sambil tertawa.


"Dari pada maneh", jawab Tati dan mereka kembali tertawa dan sesekali tersedak ludahnya sendiri.


"Apah~ Gila-Gila an?", tanya nur setelah tertawanya selesai tapi lanjut lagi tertawa.


"Gila-gilaan bersama Emak-Emak", Teh Iyos malah bernyanyi lagu THE CHANGCUTERS.


"Bersama janda lebih rame teh"


"Jeung nini nini weh"


"Duda jng aki aki sakalian"


" eta judulna?", tanya nur, dan mereka semua kembali tertawa.


"The crazy girl", timpal Aan.


" Atau Crazy beautiful atau beautiful crazi", tambahnya.


"Ngomong aong ci??", Tati mencibir


" cantik-cantik gila tea ih", jawab Aan.


"Hjn asal aya cantikna"


"Terus nu Gila na saha", tanya nur.


" AAN", semua orang tertawa lagi. Sedangkan Aan tidak terima tapi dia ikutan tertawa . bnr bnr gila.


"Dihh urang hnt gelo tehhh", jawabnya memelas.


"Sabenerna di arurang saha sih nu kie An", tanya nur sambil menggerakan jari telunjuknya di jidatnya. SINTING.


"Urang", jawab Aan lantang.


"Alhamdulillah Ya Allah sugan teh urang siah nu kitu, padahal nu pang ie na urang siah tapi Aan ngaku Alhamdulilah", nur bersyukur dia pikir dirinya yang paling sengklek tapi ternyata ada yang mengaku.


" eh woyy lainmah Crazy teh bodoh nya??", tanya Aan.


"Gila An", jawab Tati.


" dih bodoh Tat", Aan mbung kalah.


"GILAAA", jawab Teh Iyos, Tati, dan nur serempak.


"Ekeur mah salah, ngotot daih",kata Teh Iyos pedas.


"Eh h.h atuh", Aan merasa salah dan kalah dia jadi diam. Aan membuka tutup botol minum tupperware warna ungu milik Teh Iyos, mengeluarkan kertasnya, meng aur-aurkan air yang tercampur dengan kertas bertinta biru. Jadi weh air warna biru eta ambarayah.


" loba tinta an teh", Semua orang cengo, molohok melihat perbuatan seorang Aan yang mirip anak Tk.


Kemudian dengan watados atau mutadosnya Aan mengambil kertas basah tersebut dan melemparnya ke bagian belakang kelas. Untung golongan lain tidak memperhatikan kami.


Dia memperhatikan teman-temannya. "Masalah selesai", ucapnya santai sembari menggerakan kedua tangannya seperti dirigen.


" DIHHHH"


"Anak saha sih maneh?", sang pemilik botol tupperware mulai kesal.


"Anak Bapak jeung Mamah urang lah teh~",ucap Aan dengan nada memelas.


"WOY Kumaha ie"- nur emosi.


"Nggs gila-gilaan", Teh Iyos emosi karena aan.


"Komunitas crazy weh", aan.


" komunitas?, arurang ngan aya 4 an", ucap nur.


"Iya ya". Aan mengangguk lucu mirip boneka Oppo.


"Spakat nya gila-gilaan" tanya nur.


"Sahabat wehh", ucap Aan.


"Hihh sahabat, sahabat weh", Tati.


"Ntong sahabat", nur.


"Kunaon kitu?"


"Bahaya"


"....."


"Hayu tuh naon judulna? "


"Teman"


"Yeehh"


"Teman makan teman"


"Anjirrr"


"Gs tong di dangukn si Aan mah rada Elorr", Zizah berucap.


" error neng"


"Eh iya hilap, jadi kumaha? jadi ie teh jadi gila gilaan na jadi". Zizah.


"Si aan doang nu gila na", kata teh Iyos.


"Yesss", jawab mereka yakin.


" h.h lah h.h", Aan


"Tapi apa mun Galileo Galilei alus hnt?", lanjut aan.


"Penistaan coy"


"Pelajaran sejarah tea nya?", teh iyos mulai bangun dari tidur nya.


"Terus naon? Hayuh tuh woy. "


"Nah. " mereka secara kompak berdiri.


"Naon? " tanya jijah ikut berdiri.


"Ka wc yuk. "


"Anjirr. "


"Udah judulnya woy aja, kan jijah kalo menyapa di grup selalu kata WOY, dan bukan salam. " ucap aan


"Hhhh.. Okelah lebih mudah di ingat. "


"Orang cuman tiga hurup. " sahut tati. Mereka pun tersenyum cantik.


BERSUMBANG...


horeee gajeee 😂😂