World Revolving

World Revolving
Sebuah pasir di negeri Mesir



Tepat setelah kilat tersebut muncul,Televisi itu menghisap seluruh benda yang ada di dalam garasi itu termasuk batu bercahaya yang berfungi sebagai sumber tenaga mesin tersebut ikut terhisap setelah kaca pelindung nya pecah setelah Shuutaro dan Kou masuk ke dalam nya,setelah semua benda yang ada di garasi terhisap Televisi tersebut mengalami malfungsi dan mengeluarkan angka-angka aneh disertai dengan layar berwarna hijau yang menunjukkan angka 3159 dan tak lama kemudian Televisi itu pun mati dan kembali membuat langit yang tadinya gelap kembali menjadi putih dengan silau teriknya matahari musim panas.


"Aaaaaaaaaaaa" Shuutaro dan Kou berteriak jatuh dari ketinggian dan terjatuh di tumpukan pasir diikuti oleh benda benda yang terhisap oleh Televisi tadi,Shuutaro mengangkat wajahnya dari permukaan dan mengeluarkan pasir yang ada didalam mulutnya setelah itu mengamati sekelilingnya lalu tercengang.


"Haahhh apa ini?kenapa ini terjadi?dimana kita?!?" Shuutaro berteriak kebingungan saat mendapati dirinya dan Kou berada di tengah gurun pasir dan dibawah teriknya matahari,Shuutaro kemudian menarik Kou dan berteriak kepadanya.


"Kouuuuu bagaimana ini?kenapa kita berada disini?" Teriak Shuutaro sembari menggoncang tubuh Kou,Kou kemudian menendang wajah sepupunya itu.


"Mana kutahu!lagian itu mesin mu pasti kau melakukan suatu kesalahan!" Ucap Kou sambil membersihkan kacamatanya yang kotor oleh pasir.


"Tunggu,kau mungkin benar aku melakukan kesalahan" Perkataan Shuutaro membuat Kou tercengang


"Ja--jadi kau benar-benar melakukan kesalahan?!?!" Teriak Kou.


Kemudian Kou menggoncangkan tubuh Yagami sambil menangis terisak-isak


"Bagaimana bisa kau menyebut dirimu sebagai Einstein jika kau masih melakukan kesalahan?" Kou mengeluhkan masalah yang dihadapi mereka pada Shuutaro sambil menangis dan hidungnya mengeluarkan ingus.


"Lagian apa kesalahan yang kau lakukan?" Tanya Kou.


"Aku hanya memasukkan kata 13 tahun yang lalu sebelumnya,dan aku lupa memasukkan waktu,hari,tanggal,bulan,dan tahunnya jadi kemungkinan Time Walker mengalami malfungsi yang disebabkan oleh input yang tidak valid" Penjelasan Shuutaro semakin membuat Kou panik.


"Aaaaghhhhh kita akan terjebak disini selamanya,maaf ayah,ibu,dan kakak aku mungkin akan mati lebih dulu dari kalian" Ucap Kou dengan pasrah.


"Jangan langsung menyerah bodoh,aku bisa memperbaikinya" Ucap Shuutaro dengan nada yang sombong.


"Benarkah" Ucap Kou dengan mata yang berbinar-binar.


"Ya benar,bahan terpenting yang kita perlukan adalah batu bercahaya yang menjadi sumber energi time walker" Jelas Shuutaro.


"Maksudmu batu yang itu" Kou menunjuk ke arah belakang Shuutaro.


Seekor meerkat memegang batu bercahaya itu dan menatap wajah Shuutaro dan Kou.


"Mamalia gurun...." Ucap Shuutaro dengan kesal.


"Kembalikan benda itu dasar hewan sialan!" Shuutaro berlari mengejar meerkat tersebut di teriknya gurun.


"Kou jangan diam saja bantu aku menangkapnya!" Shuutaro berteriak menyuruh Kou membantunya menangkap seekor meerkat yang membawa batu bercahaya mereka dan Kou pun menangguk paham lalu membantu Shuutaro menangkap meerkat tersebut.


Setelah lebih dari 20 menit mereka berlarian di panasnya gurun akhirnya mereka berhasil menangkap meerkat itu dan mengambil kembali batu bercahaya nya.


"Apa dengan batu ini kita bisa kembali?" Tanya Kou.


"Ya tentu saja,tetapi aku memerlukan beberapa komponen" Jawab Shuutaro


"Hei Kou,tahun berapa sekarang?" Tanya Shuutaro.


Dan Kou pun menjawab


"Bukankah 2025?"


"Itu adalah tahun dimana kita masih berada di jepang,sekarang kita berada di tempat antah berantah setelah menggunakan Time Walker berarti kemungkinan kita terlempar jauh dari tahun asal kita,entah itu masa lalu atau bahkan masa depan" Penjelasan Shuutaro membuat Kou ingat bahwa ia membawa Handphone di saku celananya dan membuka layar Handphone miliknya,setelah melihat kalender di Handphone nya wajah Kou berubah menjadi pucat kemudian berteriak.


Kou menunjuk ke arah Handphonenya dan membuat Shuutaro panik lalu memeriksa apa yang telah dilihat Kou di layar Handphonenya,setelah melihat layar Handphone tersebut wajah Shuutaro menjadi kaget dan panik melihat kalender yang menunjukkan tanggal 3 Misrā 3159.


Mereka terlempar jauh dari masa depan ke masa lalu,mereka yang awalnya hidup di tahun 2025 masehi mundur hidup di tahun 3159 sebelum masehi hal ini membuat Shuutaro dan Kou sangat terpukul melihat di tahun berapa mereka sekarang.


"Yagami-san katakan padaku ini hanya mimpi kan?mimpi yang akan berakhir saat kita bangun" Kou meminta Shuutaro menjawab pertanyaannya. sementara Shuutaro hanya diam mematung menatap gurun pasir yang kosong dan tak lama kemudian seseorang dengan postur tubuh tinggi memegang tombak dan menaiki seekor unta menghampiri mereka dan mengacungkan tombak kepada mereka berdua.


"Penampilan kalian sangat aneh,katakan padaku darimana asal kalian" Ucap pria tersebut.


Shuutaro dan Kou yang mendengar apa yang dikatakan pria tersebut tidak mengerti dan Shuutaro bertanya pada Kou


"Siapa orang yang berada dihadapan kita ini?apa dia orang Skotlandia?"


"Skotlandia ndasmu,orang Skotlandia mana yang menaiki unta dan mengenakan pakaian seperti itu" Jawab Kou.


Pria tersebut mengacungkan tombak nya tepat didepan wajah Kou dan membuat Kou semakin ketakutan


"Jika kalian tidak menjawab maka kalian akan kubuat menderita" Pria tersebut mengancam mereka berdua.


"Aa--apa yang dikatakannya?" Tanya Shuutaro dengan nada gemetar.


"Aa--aku juga tidak tahu,tte--tetapi sepertinya dia mengatakan hal buruk yang akan terjadi kepada kita" Jawab Kou ketakutan.


"Benarkah?berarti dia pasti penyelamat kita" Shuutaro merasa senang dan kemudian sujud didepan pria tersebut.


"Kurasa ini adalah pertolongan yang diberikan oleh dewa kepada kami sang penjelajah waktu,sekarang bawalah kami kembali ke tempat asal kami" Shuutaro berbicara sambil bersujud didepan pria itu seperti sedang berbicara dengan seorang raja.Setelah mendengar ucapan Shuutaro yang tidak dia mengerti pria tersebut pun mengikat Shuutaro dan Kou dan mengikatkannya pada unta miliknya dan membuat mereka terseret mengikuti langkah kaki unta tersebut


"Sepertinya dia sakit hati mendengar perkataanmu Yagami-san" Ucap Kou.


"Kenapaaaa?padahal aku menganggap dirinya penyelamat tetapi kita malah berakhir seperti ini" Teriak Shuutaro.


"Bahasa kalian sulit dimengerti apa kalian bukan berasal dari daerah ini?" Tanya pria itu.


"Hei Kou apa yang barusan dia katakan?" Tanya Shuutaro.


"Mungkin dia mengatakan bahwa gaya rambutmu itu jelek" Jawab Kou.


"Apa?kuberitahu kau orang aneh gaya rambutku ini sangat stylish di tempat asalku,dibanding dengan kepalamu yang botak pelontos itu cuih" Shuutaro mencemooh pria itu,namun pria itu tidak menghiraukannya karena tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Shuutaro.


Setelah menyusuri gurun pasir yang panjang Kou melihat sebuah bangunan berbentuk segitiga lancip


"Piramida" Ucap Kou dengan nada lemas.


"Apa yang barusan kau katakan Kou?" Tanya Shuutaro.


"Sepertinya aku berhalusinasi melihat sebuah piramida disebelah timur" Jawab Kou.


"Piramida?gurun pasir?unta?pria botak?sepertinya aku tahu kita berada dimana Kou" Pernyataan Shuutaro membuat Kou terkejut.


"Berada dimana kita sekarang?" Tanya Kou dengan penasaran.


"Mesir,tepatnya peradaban mesir kuno..."