Will He Love Me

Will He Love Me
Kekesalan Sheyla



Keesokan harinya....


Sheyla pergi naik taxi tak di jemput oleh Adrian ,Sheyla merasa kesal gara gara Adrian gak pernah lagi ngechat dia.rasanya kebersamaan mereka mulai memudar.sampai di kampus Sheyla terlihat pucat dan murung,seakan ia tak bersemangat untuk menjalani harinya.Sheyla langsung menuju Kantin memesan kentang goreng kesukaannya dan memesan jus jeruk peras,nampak ada Bela yang menghampirinya.


"Hai la... Lo kenapa kok pucat gini ,kok murung,Lo sakit yah"tanya Bela.


"Hm.. gak kok,Bel... Lo bisa pergi gak dari sini gw pengen sendiri,sorry yah,"kata Sheyla.


"Hm.... Yaudah deh,tapi kamu harus semangat la... Jangan cuma karena Adrian cuek Lo jadi nyiksa diri Lo sendiri."kata Bela lalu pergi.


"Huh lama lama gw ngobrol bareng tembok ni kalo gini,Vivi Sibuk sama Alif,Sheyla lagi gak mau ngobrol sama siapa siapa."di sisilain ada Adrian yang berjalan Bersama Evan Adrian meminta pamit kepada Evan untuk pergi menemui Sarah di kantin.


"Hm... Van.. gw nyusul Sarah yah"kata Adrian.


"Hmm... Di.. Lo gak lupa Sheyla kan,Lo kan teman Deket(sahabat) Sheyla sering sama sama tapi semenjak Lo pacaran sama si Sarah Lo kelihatan cuek sama si Sheyla."


Kata Evan memberitahukan kepada Adrian.


"Udahlah biarin ajah lagipula kan kita cuma sahabatan.kata Adrian lalu pergi meninggalkan Evan .tak lama Kemudian Evan tabrakan dengan Bela yang sedang melamun sambil berjalan.


*BRUUUUKK....*


"ADUH...maaf yah aku gak sengaja soalnya aku ngelamun"kata Bela meminta maaf kepada Evan.


"Eh..Bela"kata Evan


"Evan..."jawab Bela.


"Kamu kenapa bengong sambil jalan"tanya Evan.


"Oh iya,Sheyla kenapa emang"tanya Evan.


"Sheyla lagi mau sendiri terus mukaknya pucat,dia pesan makanan di kantin tapi gak di makan cuma bengong ajah"jawab Bela menjelaskan kepada Evan.


"Oh iya tadi gw juga lht bela di parkiran pucat banget mukaknya"kata Evan.


"Oh iya kamu mau ke perpus Van"tanya Bela .


"Iya kamu mau ikut"ajak Evan.


"Oh iya dari pada gak ada kerjaan gw"kata Bela.Mereka berduapun pergi perpustakaan.di sisilain ada Adrian bersama Bela yg menuju kekantin Karena semua Meja kantin penuh terpaksa Adrian harus duduk di depan Sheyla.


"La... Gw boleh duduk di sini yah sama Sarah"tanya Adrian .


"Hm..... Ada yang ngomong deh tapi gw gak tau di mana orngnya"kata Sheyla.


"La... Lo egois banget sih gw suka sama Sarah kenapa Lo marah."kata Adrian.


"Ap egois???haaa... Kamu bilang aku egois Ingat semenjak lo pacaran sama Sarah Lo lupa pertemanan kita.lo cuek sama gw Lo sifatlo kek es balok ,"kata Sheyla.


"Eh La... Lokan cuma temannya si Adrian jadi Lo gak usah urus Adrian cuek atau engga"kata Sarah.yang membuat Sheyla tambah marah seketika wajahnya makin memucat ia lalu pergi meninggalkan Sarah dengan Adrian, sementara makanan yang ia pesan tak sedikitpun ia sentuh.vivi yang melihat kejadian tadi langsung menghampiri Adrian bersama. Alif.


"He... Di Lo rese banget .. Lo lihat tuh Sheyla mukaknya pucat murung gak bersemangat seperti biasa gara gara Lo"kata Vivi marah tak terima jika Sheyla tersakiti.


"Iya di ko kenapasih gara gara Sarah ini"kata Alif.


"Eh Di... Gw gak bakalan maafin Lo kalo Sheyla kenapa napa."kata Vivi lalu pergi sambil menarik Alif.Sheyla berada dalam Toilet sambil mengeluarkan semua rasa sakit yang ia rasa karena sifat Adrian.