
Bertahun\-tahun setelah kepergian Sheyla dan Adrian. Kehidupan baru mulai terlihat Aqila dan Iqbal pun tumbuh menjadi dewasa, mereka sekarang sudah kuliah.Aqila memiliki sahabat bernama Elena.
suatu hari tepatnya hari Minggu Elana memasuki rumah Aqila yang megah bagaikan istana yah itu karena Iqbal dan Aqila mendapatkan harta warisan dari Sheyla dan Adrian, selain itu mereka juga mendapat harta warisan dari orang tua angkatnya yang tak lain iyalah Alya dan Reyhan.
"Non tmn non Elena datang"kata pak Athan yang merupakan pengurus rumah Aqila dan Iqbal.
"Oh suruh masuk ajah pak, suruh langsung ke kamar ajah"jawab Aqila Ramah.
"Woy Aqila keluar ..."teriak Iqbal dari luar kamar Aqila.
"Apaan sih.."jawab Aqila.
"Kan ada di Elena tuh pasti kalian mau belanja kan"kata Iqbal menebak.
"Truuus"tanya Aqila.
"Gw nitip buat beliin puding buah yah"kata Iqbal.
"Puding Tante Ririn yang pudingnya enak itu yang jadi puding favorit keluarga"kata Aqila.
"Iya betul banget oke"jawab Iqbal.
"Hai Aqila, hai Iqbal."sapa Elena.
"Ee Elena"jawab Aqila.
"Kalian ngomongin apa,"tanya Elena.
"Itu si Iqbal katanya mau nitip puding"kata Aqila.
"Hm.. Iqbal kamu kan bisa minta bibi atau pak Athan kek buat pergi beli."kata Aqila
"Gak... Kamu ajah Napa"kata Iqbal.
"Hm... Gw tau kenapa kamu nitip ke aku."kata Aqila.
"Kenapa..."jawab Iqbal.
"Kamu pasti abis bikin rusuh kan di dapur,jadi kamu malu minta sama orng dapur buat pesanin."jawab Aqila.
"Iya..hehehe tapi beliin yah dah.."jawab Iqbal meninggalkan Aqila dan Elena.
jangan lupa kasi vote, komentar,kalian yah sampai ketemu di episode selanjutnya yudada bye bye.