Will He Love Me

Will He Love Me
Pergi..



Sampai Di rumah sakit Aqila dan Iqbal langsung ke ruangan mama dan papanya.


keadaan begitu penuh air mata yang berderai-derai.suasana kelam hening tak ada yang bersuara, hanya ada tangis sendu sang anak.


tak lama itu dokter keluar dengan wajah yang sulit untuk di artikan.Aqila dan Iqbal langsung meraih tangan sang dokter.dan bertanya tanya.


"dok bagaimana keadaan mama dan papa saya,apakah mereka baik baik saja,"tanya Aqila.


"maaf saya sudah lakukan, sekuat tenaga saya, mama kamu koma, sedangkan papa kamu....,maafkan dokter papa kamu tak bisa dokter selamatkan. Aqila jatuh tersungkur ke lantai dengan tangisan, sementara Iqbal membangunkan Aqila.


"Aqila bangun, papa itu orangnya kuat Aqila papa belum meninggal dia hanya tidur Aqila."kata Iqbal sambil menagis.


"Iqbal..."kata Aqila menatap Iqbal.


mereka berdua lalu masuk menemui jenazah Adrian.


*di ruangan adrian*


"ah papa payah "kata Iqbal.


"hiks..hiks... papa bangun pa"kata Aqila.


Reyhan masuk ke dalam ruangan Adrian ,dengan menahan tangisannya namun apaladaya dirinya Adrian adalah kakaknya ,air matanya jatuh Tampa ia sadari.sekentara di sisi lain Adaya Alya yang sedang berada di ruangan Sheyla.


"hiks...hiks...She..yla.."kata Alya terbata bata.


*penguburan Adrian*


"ah papa kalo kau pindah rumah jangan disini dong, "kata Iqbal.


"iya papa gak takut kedinginan apa"kata Aqila orang orang yg melihat mereka hanya bisa metangis.


selesai penguburan Adrian ,Aqila dan Iqbal langsung pergi ke rumah sakit.di luar ruangan di balik kaca Mereka menatap Sheyla yang sedang di tangani Dokter. dokter keluar.


Iqbal dan Aqila,Alya masuk ke dalam ruangan sementara Rayhan hanya duduk terdiam di ruang tunggu.


"mah... Iqbal janji gak akan nakal lagi ma yang penting mama sadar yah"kata Iqbal.


Iqbal berada di sisi kanan dan Aqila berada di sisi kiri masing masing menggenggam tangan Sheyla. air mata mereka tak henti mengalir, dan nampak Sheyla perlahan membuka matanya, seraya memanggil nama Aqila dan Iqbal.


"aa...Aqila...Ii..Iqbal."kata Sheyla terbata bata.


"iya ma"jawab Aqila dan Iqbal bersamaan.


"mama... mau pamit yah.. ,k..ka.kalian jangan na...kal yah..."kata Sheyla.


"mama mau kemana"kata Aqila yang membuat air matanya makin mengalir deras.


"mama... m..ma..mau su..sul papa kalian."kata mama yang sudah terbata bata .


"jangan mah mama sama kita ajah"kata Iqbal.


"aaa...Alya...aku ti..ti..p anak..anak.. ku yah.."kata Sheyla.


"ia Sheyla "Jawab Alya sambil menahan tangisnya.


"mama... pamit.. yah...nak"kata Sheyla tersenyum dan perlahan menutup matanya.


"mama jangan tidur lagi mah.."kata Aqila.


"mama...."kata Iqbal....


*******


jangan kezel yah ceritanya masih panjang kok masih ada lanjutannya jadi jangan sedih oh iya jangan kezel juga yah.😅😅😅


tetap baca cerita nya yah.