
Mama,Bela,dan Adrian menginap di rumah sakit.keesokan harinya,tiba tiba suster panik dan memanggil dokter yang membuat Mama Sheyla,Adrian,dan Bela terbangun.Dokterpun masuk ke dalam.Ruangan Sheyla.
Sementara Bela,Adrian,juga,mama Sheyla panik.Setelah 1 jam Sheyla di tangani Dokter keluar dengan wajah yang sulit untuk di Artikan.
"Dok bagaimana keadaan anak Saya dok"kata mama Sheyla sambil menangis.
"Hm... Maaf Bu saya tak dapat melakukan apa apa lagi,namun hanya Keajaiban yang bisa menyelamatkan anak ibu"jawab dokter.
"Apa dok??"kata Adrian.
"Hm... Hanya alat alat yang di gunakan nak Sheyla yg membuat jantungnya bergerak"jawab Dokter itu lalu pergi.
"Mama,Adrian,dan Bela masuk ke ruangan Sheyla sambil menagis.
"La.... Kok Lo gini sih la jangan tinggalin kota dong la"kata Bunga sambil menagis.
"anak mama kamu kenapa ninggalin mama Nak,mama mohon bangun nak"kata Mama Sheyla.Adrian hanya terdiam dengan wajah sembabnya matanya berkaca kaca.tak lama itu Bela pingsan lalu di angkat oleh mama Sheyla menuju keluar untuk memanggil Suster.Bela pingsan karena kurang istirahat dan lemah karena memikirkan Sheyla.sedangkan di Ruangan Sheyla hanya Ada Sheyla dan Adrian,dan saat itulah Adrian meneteskan air matanya sambil memegang tangan Sheyla.
"La... Maafin gw selama ini yah,plis Lo bangun la,plis la"kata Adrian sambil menagis.
"La...Lo gak capek apa tidur Mulu ,la ayok kita ketaman kota yuk mandangin bintang bintang untuk menghilangkan rasa sakit yg kamu derita la".kata Adrian.Taklama kemudian dokter dan Suster datang hendak membuka semua peralatan yang di gunakan Sheyla.
"Maaf sebaiknya peralatannya di buka saja.jenazah tidak boleh di siksa,dan kami juga yang akan mendapatkan Resiko jika peralatan ini masih dia kenakan."kata Dokter.namun Adrian menghentikan Dokter.
"Gak ..Sheyla masih hidup dokter Sheyla masih hidup "kata Adrian sambil menagis.
"Maaf dek saya tau perasaan kamu saat ini,tapi kita tidak boleh menyiksanya"kata Dokter menjelaskan.Adrian hanya terdiam dan melepaskan tangannya dari tangan Sheyla lalu hendak melangkah pergi.namun tiba tiba ada yang meraih tangannya.
"Kamu mau kemana"kata orng itu dengan nada lemah.Adrian,Dokter,dan Suster yang ada di ruangan itu kaget,dengan cepat Adrian membalikan badannya dengan terkejutnya ia melihat Sheyla yang memegang tangannya.
*******
yang Semangat bacanya
kalo ada kritikan atau saran tulis di komentar yah soalnya aku baru pemula
hehehe😅 oke tetap baca cerita aku dengan penuh semangat oke