Will He Love Me

Will He Love Me
Pingsan



Keesokan harinya terlihat Sheyla masih pucat dan lemah saat ke kampus.saat jam istirahat Sheyla,Vivi,dan Bela kekantin bersama seperti biasa mereka makan makanan favorit mereka yang tersedia di sana,jus favorit mereka adalah jus buah naga segar,untuk hari itu mereka memilih untuk memesan bakso.


"La.. Kok Lo pucat banget sih"tanya Bela.


"Iya bener la Lo kenapa"tanya Vivi.


"Hm... Gw gak enak badan"jawab Sheyla.


"Gw mau ke toilet dulu yah"kata Sheyla.


"Yaudah tapi Lo hati hati yah"kata Bela.


Saat Sheyla.saat Sheyla berjalan tiba tiba kepalanya pusing.Adrian melihat Sheyla,dan saat itu Sheyla pingsan tak sadarkan diri namun Adrian dengan lincah menangkap Sheyla dan membawanya ke dalam mobilnya lalu membawa Sheyla ke rumah sakit sangking paniknya dia jadi lupa Sarah yang melihatnya tadi.Bela Vivi menyusul Adrian ,Evan Dan Alif juga ikut menyusul mereka menggunakan kendaraan mereka masing masing.Bela naik mobil dengan Vivi sementara Alif naik motor dengan Evan.


Di mobil Bela:


"Aduh kenapa ni Sheyla"kata Bela.


"Iya tapi kok Adrian dengan lincah gitu sangking khawatirnya sama keadaan Sheyla"kata Vivi.


"Iya jga yah"jawab Bela sambil mengendarai Mobil.


"Hm... Ap jangan jangan Adrian punya rasa sama Sheyla"kata Vivi.


"Yah iyalah Sheyla kan teman deketnya"jawab Bela.


"Ia lucu banget tau hhhh bukan rasa cemburu di matanya tapi Amarah.kata Bela.


"Hm.... Ngebut dong Bela"jawab Vivi.


"Iya ini sudah ngebut kok"jawab Bela.


Di mobil Adrian:


"Ya ampun La... Sampai segitunya Lo mikirin kecuekan gw"kata Adrian.


"Plis bangun La.... "Kata Adrian sambil menangis melihat Sheyla di belakangnya.


Sampai di rumah sakit Sheyla langsung di tangani oleh Suster dan Dokter.Adrian Dari tadi hanya Bolak balik di depan Ruangan Sheyla di atasi oleh dokter.tak lama kemudian Bela,Vivi,Evan,dan Alif menghampiri Adrian yang cemas dari tadi.Sampai di depan Bela langsung menarik tangan Adrian dan pergi menjauh dari teman temanya.


"He... Lo puas sekarang,ha Lo puas buat Sheyla menderita sampai harus terbaring pucat,lemah,dengan cairan dan alat pernafasan di rumah sakit,Lo puas di"kata Bela menangis di depan Adrian.


Sementara Adrian gak bisa berkata kata karena dia memang salah , dan seharusnya ia tak membuat Sheyla menjadi seperti itu karena Sheyla Adalah sahabatnya sendiri ia sadar kalo ia salah ia sangat menyesali perbuatannya.


halo semua tambah banyak yang baca cerita ini makin semangat deh aku untuk membuat cerita ini menjadi Menarik dan episode yg penuh kejutan buat kalian yang udah baca makasih jangan lupa like/vote,komen,dan follow yah


tunggu up terbarunya oke


******