
Malamnya Sheyla menelpon Bela.
Tring...
Tring...
Tring...
"Assalamualaikum Bela."kata Sheyla.
"Waalaikum salam ,ada apa tumben nelpon malam malam,biasanya cuma kirim pesan."kata Bela.
"Gw lagi bahagia bela"jawab Sheyla.
"Wih tumben bahagia biasanya kamu ambyar"kata Bela meledek.
"Yaelah bela tmn bahagia Mala di ledek"jawab Sheyla.
"Iya sorry sorry,emang kamu bahagia karena apa"Tanya Sheyla.
"Kamu tau tadi aku dari taman kota "kata Sheyla namun terpotong.
"Yah biasalah kamu memang sering ketaman kota"kata bela memotong perkataan Sheyla.
"Aduh bela aku belum selesai ngomong tau,"kata Sheyla mulai kesal.
"Pas di taman kota yah Adrian datang,terus dia bilang jangan move on ,aku gak mau kamu lupain aku,karena aku ingin jadikan kamu pendamping hidupku"kata Sheyla.
"What gila tuh Adrian gokil banget"kata Bela.
"Ih Adrian gak gila kali"kata Sheyla.
"Oh iya iya iya"jawab Bela.
"Yaudah bel... Gw tutup telponnya yah"kata Sheyla.
"Oke la"jawab Bela.
Mereka pun mengakhiri pembicaraan mereka . Keesokan harinya Sheyla mendapatkan Pesan Dari Vivi.
"La.. ke cafe dekat Taman kota dong gw,Bela,Alif,Evan,nunggu kamu yah bye"kata Vivi di dalam Chat.
Sheyla hanya membaca pesan Vivi dan Segera mengganti Bajunya.
****
jangan lupa kasi like komentar dan follow