Wife On Paper

Wife On Paper
EPISODE 4



Satu minggu kemudian


Hari yang di tunggu telah datang acara lamaran dan ulang tahun bian


"Ya Allah apakah ini mimpi aku akan di lamar"batin kia


Mamah yang melihat kia melamun pun menepuk bahu anaknya


" Ada apah ki kok melamun? "Tanya mamah arfi


" Ngga papah mah, cuma ngga percaya ajah kia akan di lamar laki-laki yang hanya bertemu sekali "jawab kia


"Kia kamu harus menerima ini semua dengan ikhlas mungkin ini jalan Allah untuk mempertemukan kia sama jodoh kia"kata mamah arfi sambil memeluk kia


"Kia sayang mamah" Kata kia sambil mengis di pelukan mamah arfi


"Mamah juga sayang kia"kata mamah arfi..... Udah yah jangan nangis entar makeup kamu luntur" Ujar mamah arfi


"Ih mamah nyebelin" Kata kia sambil tersenyum


"Nah gitu dong kan cantik kalo senyum" Kata mamah arfi


"Lagi pda ngomongin apa sih" Tanya arsi


"Ngomongin kalo kamu jelek" Jawab kia


"Kakak mah masa ngatain adek jelek" Kata arsi mengadu kepada mamah arfi


"Ngga tau deh mamah pusing dengerin kalian ribut" Ujar mamah arfi sambil melangkah pergi


"Mamah sama kakak sama ajah nyebelin" Kata arsi dengan kesal


"Kasihan adik kakak" Kata kia sambil tersenyum mengejek


"Non kia Non arsi tamunya udah pda dateng di suruh keluar" Kata bibi


"Oke bi kita turun sekarang


Cantik sekali cocok sama pasanganya" Kata tamu-tamu undangan


"Sinih nak duduk dekat bian"ujar bunda


Acara tukar cicin pun selesai


" Buat para tamu undangan di persilahkan untuk menyantap hidangan "kata papah Ardi


" Selamat ulang tahun yah mas bian"kata kia


"Makasih" Ucap bian


Setelah selesai makan para tamu undangan pamit


"Kia sayang selamat yah semoga sampai ke pelaminan" Kata dila


"Amin, semoga kamu juga cepat nyusul dil"ucap dila


" Dil andi mana"tanya kia


"Dia ngga datang katanya lagi ada urusan"jawab dila


" Aku pulang dulu yah sayang"pamit dila


"Hati-hati dil makasih udah dateng" Ucap kia


Di club


"Pulang lif club bukan tempat menyelesaikan masalah"kata teman alif


"Aku bodoh ka aku pengecut" Ucap alif


"Belum terlambat lif kan baru lamaran" Ujar raka


"Ngga ka aku ngga mau ngrusak persahabatan aku ngga mau kia menjauh"kata alif


"Pulang lif entar tante nyariin kamu" Ujar raka


Di pesta lamaran


"Kia makasih yah mau menerima lamaran anak bunda"kata bunda indah


"Iyah tante" Ucap kia


"Panggil nya bunda sayang"ujar bunda indah


" Iyah bunda"kata kia


"Asik nih udah punya mamah sama bunda" Ledek arsi


"Iya dong" Kata kia


"Kamu juga boleh kok manggil bunda si jadi kan bunda punya dua anak perempuan" Ujar bunda indah


"Oke siap bunda sayang"kata arsi


"Ini bunda saya"kata bian dengan nada dingin


"Mas bian udah bisa di ajak becanda" Ledek arsi dan di balas tatapan dingin oleh bian


"Punya calon kaka ipar kok sikapnya dingin banget" Batin arsi


"Maafin adik aku mas"kata kia


" Ngga usah minta maaf sayang arsi ngga salah kan cuma bercanda ya kan bi"ujar bunda indah


"Iyah kia ngga papah" Kata bian


kiara fadila


sahabat kia sering di panggil dila



Alifiandi pratama


sahabat kia yang diam-diam menyukai kiad



lamaran bian dan kia



BERSAMBUNG


LIKE


KOMEN


VOTE