
ketika sedang asik merebahkan tubuh nya, tiba-tiba ada panggilan masuk.
Cih mengganggu saja
"Siapa"
"......."
"Ada apa"
"........"
"Temui aku di cafe XXX jam makan siang"
".......,"
Tuan Alex apa kau mulai tertarik denganku
Seringai muncul di wajah cantik nya, dia segera bersiap-siap untuk bertemu dengan Alex.
Jam makan siang
Sungguh membosankan, lama sekali dia datang aku paling tidak suka membuang waktu seperti ini
"Maaf Nona Citra aku datang terlambat" kata Alex yang baru datang
"ya" jawab nya ketus
Mereka memesan makanan kepada pelayan, tidak ada yang berbicara, keduanya hanya diam sibuk dengan urusan sendiri. Pelayan datang dan menghidangkan makanan
"Nona apa kau menyetujui perjodohan ini" tanya Alex sembari memakan makanannya
"Tidak" jawab nya acuh
Huh Alex mengeluarkan nafas nya dengan berat, ternyata wanita di depannya menolak perjodohan itu
"Apa alsan mu menolak perjodohan ini?" tanya nya mencari tahu
"Ntah lah, kau sendiri?" bertanya tanpa mengalihkan pandangan nya
"Aku menerima perjodohan ini karena kakek kusudah ingin melihat ku menikah" jawab nya tidak bersemangat
Flashback
Obrolan di telepon
"Tuan Elvano ada yg ingin aku bicarakan kepada mu? kata Tuan Walker
"Apa itu Tuan Walker"
"Aku ingin menjodohkan cucu ku dengan anak gadis mu" pintanya
"Apa kau yakin"
"Ya aku sangat yakin" meyakinkan
"Baiklah nanti aku akan berbicara dengan anak ku"
Obrolan berakhir
Di ruang keluarga, Citra sedang duduk bersama papih nya.
"Citra apa kau sudah memiliki kekasih" tanya papih
"Belum" jawabnya cuek
"Apa kau mau papih jodohkan dengan Alex" tanya sang papi dengan penuh harap
Membuang nafas kasar
"Bukan nya Citra membantah papih, tapi Citra belum mengenal Alex pih, mungkin saja dia orang yang tidak baik" jawab Citra dengan suara terdengar lembut
"Kali kamu tidak mau mengecewakan papih, kamu harus menerima perjodohan ini" timpal papih dengan penuh penekanan. Lalu papih meninggalkan citra sendiri.
Citra mengela nafas nya
"Mungkin aku akan menerima perjodohan ini, aku takut mengecewakan papih" walau berat hati Citra tetap menerimanya
"Baiklah, besok malam aku akan kerumahmu membicarakan pernikahan kita" kata Alex
"Aku harus pergi" kata Citra lalu meninggalkan Alex begitu saja
*Oh tuhan lihatlah belum menikah saja dia sudah seperti itu bagaimana sudah menikah apa aku akan tahan dengan sikapnya ini.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁*
Citra langsung kembali kerumahnya, dia ingin berbicara dengan papih nya
"BI apa papih di rumah" tanya citra
"Tuan ad di ruang kerjanya nona" jawab BI Ira
Citra melangkah menuju ruang kerja papih nya, Citra mengumpulkan keberanian nya untuk berbicara dengan papih nya
"Permisi papih" kata Citra sopan
"Masuklah sayang" jawab sang papih
Papih beranjak duduk ke sopa, Citra mengikuti papih nya, tetapi dia tidak berani untuk duduk.
"Duduklah dekat papih" kata nya lembut
Setelah duduk Citra duduk
"Apa yang ingin kau bicara kan sayang" kata sang papih lembut smabil mengelus kepala Citra
"Citra siap menikah dengan Alex pih" jawab Citra sambil menunduk. Sifat cuek dan dingin Citra akan hilang bila dia berbicara serius dengan papih nya
"Apa kau yakin" tanya sang papih
"Citra yakin pih, tapi apakah Citra boleh tetap tinggal di Amerika selama masih kuliah" tanya Citra penuh harap, Citra tak mau meninggalkan kuliah nya begitu saja, apalagi dia tidak mau dipindahkan kuliah di Indonesia
Papih diam sejenak memikirkan permintaan putrinya
"Citra janji pih setelah wisuda Citra bakal meneteap di sini lagi pih, lagian 1 lagi Citra wisuda" mohon Citra dengan wajah imutnya
"Baiklah" pasrah papih
Malamnya harinya, Tuan Walker dan Alex sudah datang kerumah Tuan Elvano, mereka berbicara di ruang tamu.
"Nak Alex ada yang om bicarakan sama mu" kata papih
"Ada apa Om?" tanya Alex penasaran
"Setelah kalian menikah, apa kau mau tinggal sementara di Amerika?" tanya papih
"Buat apa tinggal di Amerika serikat om, di sini saja saya sudah punya rumah" heran dengan pertanyaan calon mertua nya
"Citra masih kuliah, sebulan LG dia baru akan wisuda, om harap kamu mau memaklumi nya"pinta papih
Mendesah lalu berkata
"Baiklh, tapi hanya untuk waktu sebulan" pasrah Alex walaupun sejujurnya Nya dia berat'meninggalkan Kakek nya
Citra datang lalu berkata
"Ayo semuanya kita makan malam dulu" kata Citra dengan sopan
"Ayo Tuan Walker, Alex" ajak papih
mereka makan dengan khidmat tanpa bersuara.......
Jgn lupa vote nya🥰🥰🥰🥰