When Love Blossom

When Love Blossom
Honeymoon



Setelah menempuh penerbangan selama 22 jam, akhirnya mereka sampai di bandara internasional pulau Jeju, mereka sengaja mendarat langsung di Jeju agar tidak ribet untuk naik pesawat lagi.


"Apa kau lelah sayang" tanya Alex lembut.


"Sangat lelah, bayangkan 22 jam di dalam pesawat" keluh Citra.


"Bukankah dari Indonesia ke Amerika juga menempuh waktu yang lama" tanya Alex.


"Ya, tapi hanya 18 jam" rengek Citra. Alex hanya geleng-geleng kepala. "Kau yang minta ke sini sayang, jadi terima saja resikonya".


"Kau menyebalkan" gerutu Citra.


Alex dan Citra berjalan ke luar bandara, di depan sudah ada anak buahnya yang sudah menunggu.


"welcome big boss" sapa para anak buah dengan hormat.


"Hm, have you been waiting long "


(Hm, apa kalian sudah lama menunggu)


"No sir" jawab mereka kompak


"OK. Take us to a 5 star hotel " kata Alex datar.


"Yes, sir"


Alex dan Citra berjalan mengikuti anak buahnya, mereka akan menuju hotel bintang 5 yang terdapat di pulau jeju. Selama di mobil, Citra tak henti-hentinya berdecak kagum melihat pemandangan pulau Jeju.



"Lihat lah itu, indah bukan" Citra menarik kepala Alex untuk melihat pemandangan lewat jendela mobil. "Sangat indah" saut Alex.


Alex dan Citra sudah sampai di hotelnya, dari luar saja mereka sudah di suguhkan dengan kemewahannya apalagi di dalamnya.



"Kau sungguh pintar memilih hotel tuan Alex" bisik Citra. "Demi kenyamanan mu sayang" balas Alex dengan bisikan pula.


Anak buah Alex sudah pergi atas perintahnya. Alex menuju meja resepsionis untuk menanyakan kamar yang sudah di pesannya.



"excuse me, I've booked a suite room " kata Alex


(Permisi saya sudah memesan kamar suite room).


Resepsionis itu hanya diam, dia tidak paham dengan bahasa Inggris.


"죄송합니다. 저는 영어를 못합니다. 한국에서 온 특별 방문객을 위해 배정되었습니다. "


(Maaf pak, saya tidak bisa berbahasa Inggris, saya hanya melayani pengunjung yang datang dari Korea).


"그를 무시하십시오. 이게 제가 스위트 룸에 체크인하고 싶은 방법입니다. " Kata Citra.


"누구를 대신하여 " Tanya resepsionis sopan.


(Atas nama siapa).


"Alex Walker" kata Citra.


"Mr. Alex Walker. 당신의 방은 클래스 A, 층에 있습니다. 7 층 14 번. " Kata resepsionis lalu memberikan card sambil menunjukkan hotel bagian kelas A.


(Kamar anda di bagian kelas A, lantai 7 nomor 14).


Alex dan Citra berjalan ke bagian kelas A seperti yang di katakan resepsionis tadi.


"Sungguh menyebalkan" gerutu Alex.


"Ada apa denganmu tuan Alex" tanya citra bingung.


"Kalau dia bisa bahasa Inggris pasti tidak akan selama ini" ujar Alex kesal, pasalnya dia sudah menunggu 20 menit hanya untuk check-in, padahal dia memesan layanan suite room.


"Sut, kau harus lebih berhati-hati jika bicara. Lihat ada yang mengikuti kita" kata Citra sambil melihat kebelakang. "Itu hanya bellboy sayang" ucap Alex sambil terkekeh pelan.


Setelah sampai di depan kamar, Citra segera membuka pintu dengan card lalu mempersilahkan bellboy untuk menaruh koper di dekat pintu.


"감사합니다" Kata Citra ramah.


(Terimakasih).


Bellboy itu lalu pergi meninggalkan kamar Alex dan Citra.


"Jangan sekarang Alex, aku mau meletakkan pakaian kita ke lemari" ucap Citra sambil melepaskan pelukan Alex.


"Nanti saja sayang, kita bersantai dulu" kata Alex sambil memeluk kembali istrinya. "Lihatlah sebentar lagi akan ada sunset, ap kau tidak mau melihatnya" tanya Alex.


"Baiklah, tapi kau harus membantu ku nanti" Alex dan Citra berjakan ke balkon untuk melihat sunset.


Alex dan Citra sangat menikmati waktu santai sambil melihat sunset. Alex tak henti-hentinya mencium pipi Citra yang ada di pangkuannya.



"Alex aku lapar" rengek Citra manja.


"Mau makan di di bawah atau di kamar saja" tanya Alex lembut. "Hem di kamar saja" jawab Citra .


"Baiklah. Sekarang mandilah dulu" titah Alex lembut. "Apa kau tak mau mandi bersama" Citra bangun dari pangkuan Alex, lalu mengedipkan sebelah matanya.


"Jangan salahkan aku jika meminta yang lebih sayang" Alex menggendong Citra ala bridal style.


___________________________________


Annyeonghaseyo yeoreobun🥰


Mana nih yang sering denger kata pulau Jeju tapi gak pernah kesana?? author pernah kok tapi dalam mimpi😁😁😁😁😁