
Keesokan paginya, Alex dan Citra sedang sarapan di dalam kamarnya, tiada perbincangan di antara mereka.
"Hari ini kita akan kemana" tanya Citra saat telah selesai makan.
"Hmm ntah lah" jawab Alex cuek.
"Aku ingin jalan-jalan, aku bosan di kamar terus" ucap Citra sambil menekuk wajahnya. "Hmm baiklah" kata Alex.
"Baiklah, aku mau dandan dulu" citra langsung berlalu meninggalkan Alex sendiri. Alex hanya tersenyum tipis melihat tingkah laku istrinya.
"Bagaimana dengan baju ini, apa cocok" tanya Citra, Alex terpesona melihat istrinya. Meskipun hanya memakai riasan tipis, tapi tetap cantik.
"Hei kenapa kau diam" teriak Citra, dirinya sebal karena Alex hanya menatapnya tanpa bersuara.
"Cantik" satu kata yang membuat pipi Citra bersemu. "Tunggu aku sebentar" Alex berjalan menuju lemari baju, lalu mengambil kemeja putihnya.
Alex dan Citra berjalan sambil bergandengan tangan, membuat iri siapa saja yang melihatnya.
"Apa kau mau ice-cream" tanya Alex. "Hmm boleh" jawab Citra dengan.
Alex masuk ke dalam minimarket, dia membeli 2 ice-cream rasa vanila dan coklat. Sedangkan di luar Citra sedang duduk sambil menikmati semilir angin pagi, tapi konsentrasinya terganggu saat ada yang memanggil namanya.
"Citra" panggil seorang pria.
"siapa kau" tanya Citra sinis.
"Kau Citra Luksandra kan" tanya pria itu memastikan. "Aku Aldo Ibransyah" kata pria itu lagi.
Citra hanya diam sambil mempertahankan pria di depannya. "Ah aku tau sekarang. Kau si Aldo yang tukang nangis kan" tanya Citra sambil tertawa.
"Kau masih mengingatnya" cibir Aldo. "Kau sedang apa di sini" tanya Aldo seraya duduk di samping Citra.
"Aku sedang liburan" jawab Citra
"Kebetulan sekali kau ada di sini. Mainlah ke rumah ku, pasti mami dan papi senang".
"Baiklah jika aku memiliki waktu senggang" .
Citra melihat sekelilingnya, dia mencari sang suami yang terlupakan tadi. Ah di mana dia, apa jangan-jangan dia pergi meninggalkan ku. Alex awas saja kau, aku tidak akan memberi jatah hari ini. Batin Citra, demi apa pun dia kesal dengan Alex .
"Citra" panggil seorang pria dari arah belakang.
Sontak Citra dan Aldo melihat kebelakang, Citra langsung berdiri memeluknya, tidak dengan Aldo yang kaget melihat Citra memeluk seorang pria. Sakit yang dia rasakan, sudah bertahun-tahun dia menyembunyikan rasa sukanya pada Citra.
"Kau dari mana saja, aku pikir kau meninggalkanku" tanya Citra sambil memukul dada bidang suaminya.
"Tadi aku ada sedikit masalah dengan kasirnya" jawab Alex, matanya masih menatap tajam pria di depannya. "Siapa dia" tanya Alex.
"Ah dia Aldo, dia dulu tetangga ku tapi pindah ke Korea saat kami di bangku SMP" kata Citra sambil memegang lengan Aldo.
"Nah Aldo, kenalkan dia Alex suamiku" tutur Citra. Bagai di hantam batu besar, hatinya remuk mendengar penuturan Citra.
"Oh selamat" Hanya itu kata yang keluar dari mulutnya. "Aku pamit, mampirlah" sambungnya, lalu pergi begitu saja.
'Ada apa dengan dia'. Tanya Citra dalam hatinya.
"Hei, apa kau sedih dia pergi" Alex menatap tajam ke arah Citra, dirinya tidak suka melihat kedekatan Citra dengan pria manapun.
"Apa maksudmu, aku hanya bingung kenapa dia pergi begitu saja".
"Aku tidak peduli" saut Alex.
____________________
Alex dan Citra sekarang berada di "The Hawaii Of Korea" tempat yang sangat indah, dan cocok untuk honeymoon seperti mereka.
"Huh aku lelah duduk di mobil 3 jam" keluh Citra sambil memakan keripik pedasnya.
"Tadi ku suruh tidur tidak mau" cibir Alex. "Kenapa aku harus punya suami yang menyebalkan seperti mu" teriak Citra sambil terus memakan keripiknya tanya peduli sekitarnya.
"Apa kau tidak mau di lihat mereka," kata Alex, lalu mengarahkan kepalanya kesamping. "Oh my Good, ayo kita pergi dari sini" Citra langsung menarik tangan Alex, dirinya sungguh malu, dia pikir hanya ada 1 atau 2 orang saja. Tetapi perkiraannya salah, ada sekitar 20 orang di sini. Oh Citra sungguh malu.
_________________________________________
Annyeonghaseyo yeoreobun 🥰
Maaf ya ceritanya agak ngelantur 😟🤣