
Air sungai yg mengalir deras dengan hujan disertai angin kencang mempersulit pencarian Arzabella.
"Sepertinya pencarian cucu anda dilanjutkan besok karena cuaca dan keadaan sekarang kurang baik " Ujar pihak yg sedang melakukan pencarian
"Apakah tidak bisa dilanjutkan sekarang??" Tanya kakek dengan raut wajah yg khawatir
"Tidak bisa pak karena aliran sungai yg terlalu deras serta hujan disertai angin dan langit yg sudah mulai gelap mempersulit pencarian"
Ujar Pihak sambil meminta maaf
○●○●
Keesokan harinya....
"Air sungainya sudah mulai mereda kita bisa lanjutkan pencarian sampai penghujung sungai cari dengan teliti" Ujar ketua pihak
"Baik Pak"
Semuanya melakukan pencarian tetapi tak ada hasil karena aliran sungai yg terlalu deras kemungkinan Arzabella sudah hanyut.
Di hutan sekerumpulan orang sedang bercamping.
"Hey aku cari air dulu ke sungai buat nanti" Ujar julio sambil pamit
"Aku temani nanti kau kenapa kenapa lagi" ujar berian sambil mengkhawatirkan Julio
Mereka berjalan sehujung jalan hutan sambil menikmati suasana disana yg menyejukan
"Ternyata kita gak salah tempat ya gila ini udah lebih dari indah" Kata julio sambil membawa ember air
"Ustt diem gue lagi menikmati dengan dalam dalam nih " Ujar Berian sambil menghirup kesegaran hutan
setelah beberapa lama berjalan mereka pun menemukan aliran sungai yg airnya juga lumayan begitu jernih.
"Wah gak nyangka cepat ketemu sungainya harusnya tadi....... HAH MAYAT MAYAT "
Ujar julio sambil ketakutan dan pelempar embernya
"hah apa mana??" tanya Berian kebingungan
"Itu loh dekat bebatuan itu yg gemuk rambutnya agak panjang itu bajunya robek robek" Jawab Julio sambil menepuk pundak Berian
"Coba aku cek Nadinya masih berdetak tidak....masih dia masih hidup" Ujar Berian sambil memegang tangan Arzabella dan menenangkan Julio
"ya udah aku panggil temen temen buat bantu ngangkat dia kita bawa ke klinik mu saja" Ujar Julio Sambil pamit dengan Berian
"Ya udah cepetan"Ujar Berian memerintah Julio agar cepat
Julio pun berlari dengan cepat menuju area pendirian teda mereka Untuk meminta pertolongan teman temannya Akhirnya temannya pun setuju untuk membantu Arzabella .Saat sampai di klinik Arzabella di belum sadarkan diri dan mengalami koma selama 1 Setengah bulan .
Satu setengah bulan kemudian.....
**dimana aku apa aku di Surga ** Ujar Arza saat membuka mata setelah komanya
Arza kaget karena ada Julio yg memakai Jaket Hitam yg kedinginan.
** hah wanita gendut ini sudah sadar dan memanggil ku Malaikat aku terharu ** Ujar julio dalam hati karena dia di panggil malaikat oleh Arza
"MAUT" Ujar Arzabella sambil melanjutkan kata katanya tadi
"Kamu sudah sadar ....BERIAN wanita ini sudah sadar" Teriak Julio memanggil berian
** Maksudnya dia kira aku malaikat maut ** ujar dalam hati sambil memikirkan ap yg dimksud oleh Arza tadi
"Dia sudah sadar syukurlah" Ujar Berian sambil menatap wajah Arza yg kebingungan
"Ngomong ngomong aku dimana dan siapa kalian kalau yg ini aku tau pasti dokter tapi kau siapa" Ujar Arza sambil menunjuk Berian
"Aku ini manusia yg telah membantumu bernama Julio ahahhh " Ujar Julio sambil memperkenalkan dirinya
"Aku Arzabella Margaretha panggil saja Arza"
Ujar Arza sambil menatap langit langit rumah sakit.
"Emm dan aku Berian kami menemukan mu hanyut di sungai , dan aku mencari data tentang mu aku tinggal menghubungi keluarga mu" Ujar Berian sambil memeriksa keadaan Arza
"Harusnya kalian biarkan aku mati saja lagi pula **** buntal seperti ku mana mungkin layak hidup dan aku mohon jangan hubungi siapa pun tentang keberadaan ku sekarang aku mohon" ujar Arza sambil memohon kepada julio dan berian agar tidak menghubungi keluarganya.
"Tapi..." Ujar Berian yg terpotong oleh Arza
"Aku mohon kepada kalian berdua" Kata Arza sambil memohon kepada Mereka berdua
"emm baiklah tapi sebelumnya apa kau bisa beritau kami apa yg menyebabkan kau bisa hanyut "Ujar Julio dan Berian yg penasaran akan penyebab kenapa Arza bisa hanyut
"Jadi Begini Aku makhluk gendut yg tidak sadar dengan tampangnya seperti **** buntal ini Aku menyatakan perasaan ku kepada teman belajar bahwa aku mencintainya aku menyatakannya di bukit taman kota setelah itu dia menolak ku dan menghina ku aku menangis hujan deras pun tiba ya intinya aku kecelakaan harusnya aku mati padahal bukit itu dan sungai yg di bawahnya jaraknya sangat jauh" Arza bercerita secara terpaksa walau matanya berkaca kaca.
"Maaf kalau kami memaksa menurut ku kamu cantik cuma kamu saja yg tidak bisa menjaga diri Maaf lagi aku berkata begini" Uanr Berian sambil memberi saran
"Kau kan Dokter kecantikan dan kesehatan kenapa gak bantu dia cara pola hidup sehat , cara merawat kulit dengan baik , dan kau juga sudah merubah adik ku yg gendut jadi seperti princess" Ujar Julio sambil memandang wajah Berian
** benar juga kata Julio kulihat kulitnya bagus tapi cuma dia yg kurang menjaga diri ** Ujar Berian dalam hati sambil membenarkan apa yg dikatakan oleh Julio
"Giman kok lo diam aja??" Tanya Julio kepada Berian
"Ah iya Gue setuju lah , Tapi Arza setuju gak??" Ujar Berian sambil memandang wajah Arza
"Kalian serius kan bagaimana nanti kalau tidak berhasil dan bukan dengan Oplas kan"
Tanya Arza sambil bertanya tanya
"Bukan alami saja dwngan pola hidup sehat dan merawat kulit dengan baik asalkan menyetujui saran saran dari saya" Ujar Berian sambil mengedip kan mata ke arah Arza
"Sorry sorry pasti lo merasa gak enak ya jangan di hiraukan teman gue emang kayak gitu" Ujar Julio
Mereka pun asik bercerita tentang pengalaman belajar dan saling mengenal satu sama lain tak terkecuali Arza walau dia sakit dia tampak bahagia tetapi rasa menyesal yg dialami Orang tua nya tak kunjung mereda dan Akhirnya sang ibu memberitahu kepada Ascilla bahwa dia memiliki saudara kembar bernama Arzabella Margaretha yg satu setengah bulan lalu mengalami kecelakaan dan mayatnya tidak ditemukan Ascilla syok karena perempuan yg dia ajak berteman dan berbicara di perpustakaan adalah saudara kembarnya yg pasti adalah adiknya sendiri kalau pun Ascilla tau bahwa Arzabella adalah saudaranya dia tidak akan menganggap nya hanya sebagai teman.