Walking To Another World

Walking To Another World
ch.2 : guild petualang



Kenzo menyambut gadis itu. ia menyadari bahwa gadis didepannya itu cukup manis. namun ia melupakannya, setelah itu ia melihat banyak herbal yang di bawa gadis itu. ia meminta beberapa herbal seperti, bawang putih, lada, garam, bawang merah, dan lain lain. ia pun mulai memasak dengan beberapa herbal itu. setelah makan malam Kenzo berbicara kepada gadis itu. gadis itu bernama Michelle, tak lama kemudian Kenzo melihat sesuatu didalam tubuh Michelle.?


{ berhasil membuka salah satu panca Indra para dewa Indra pertama mata potensi


dapat melihat pergerakan mana, potensi, tembus pandang. }


tiba tiba Michelle ketakutan dan hampir berteriak. namun tiba tiba Kenzo menghiburnya. keesokan harinya Kenzo memutuskan untuk pergi ke kota dan mencoba untuk mencari guild petualangan.


(ditengah perjalanan)


kereta kuda mereka dicegat dan Kenzo turun. "serahkan semua harta dan benda mu atau mati" ucap salah satu pria bercadar hitam. "jika aku tak mau" ucap Kenzo dengan tenang dan santai, "kalau begitu matilah, heaa" ucap semua pria bercadar hitam itu dengan marah. tak lama Kenzo mengambil pisau lalu ia menggores telunjuknya dan telunjuknya mengeluarkan setetes darah. tak lama kemudian darah itu langsung melayang kedalam tubuh salah satu pria itu dan meresap ke pori pori pria itu, setelah 10 kedipan mata berlalu pria itu tiba tiba berteriak, pria itu terlihat seperti orang yang darahnya sedang disedot. setelah 1 kedipan mata pria itu menjadi pucat seperti orang yang habis darahnya tak lama kudian semua temannya telah dikalahkan denagn cara yang sama. Kenzo melawan sekitar 100 orang sendirian. ia kemudian berbincang bincang dengan sang kusir.


(sesampainya di kota terdekat)


terlihat sebuah benteng yang amat besar dan megah, Kenzo mulai mengantri diantrian yang begitu panjang. beberapa menit kemudian, giliran Kenzo. "apakah anda mempunyai lencana identitas?" ucap salah satu penjaga. kemudian datang lah penjaga lain yang kelihatannya berpangkat lebih tinggi, "mari ikut saya tuan" ujar salah satu penjaga yang berpangkat lebih tinggi itu. Kenzo pun mengikuti pria itu dan ia melihat sebuah kristal berukuran segenggam tangan lalu Kenzo diminta berdiri di depan kristal itu beberapa detik kemudian sebuah sinar muncul dan memindai kenzo, tak lama kemudian terlihat kristal itu bersinar putih. tak lama kemudian Kenzo diberikan sebuah lencana, setelah itu ia dipersilahkan untuk keluar dan memasuki kota. Kenzo pun keluar dari dalam gedung itu dan berjalan berkeliling, tak jauh dari gedung itu berdiri sebuah bangunan dengan lambang pedang yang bersilang dengan tulisan guild. setelah melihat bangunan itu ia masuk kedalam, "selamat datang di guild petualang" ucap seorang gadis berambut pirang kepada Kenzo. tak lama Kenzo langsung mendaftar menjadi petualang, ia melihat banyak selebaran buronan dan ia melihat salah satu selebaran itu. tampak di selebaran itu sebuah kelompok bercadar hitam dan sedang dicari, "apakah aku dapat mendapatkan sebuah exp jika aku menjual mayat ke seratus orang ini." ucap Kenzo kepada gadis itu. lalu gadis itu berbicara kepada Kenzo, " apakah tuan sudah membunuh mereka mari aku lihat berapa yang anda bunuh, silahkan keluarkan disini." ucap gadis itu kepada Kenzo. Kenzo pun akhirnya berbicara lagi, "mungkin tempat ini tidak cukup, aku melihat ada sebuah lapangan luas dibelakang tempat ini."


tak lama gadis itu terkejut sebab itu merupakan salah salah satu bandit terganas yang dicari cari oleh kota itu namun setiap kali selalu berhasil, setelah melihat itu gadis itu berdiri dengan tubuh yang menegang sambil melihat kearah Kenzo. "tuan mungkin ini hanya bisa diurus oleh kepala guild secara pribadi maaf saya tidak bis mengurusnya." ucap gadis itu kepada Kenzo, " baik lah silahkan panggil kepala guild mu dan aku akan menunggu disini." ucap Kenzo kepada gadis itu.


(didalam ruang kepala guild)


" duduklah dan katakan apa maksud kedatanganku kesini" ujar kepala guild itu kepada gadis itu, " pak ada seorang anggota guild baru dan ia menjual mayat bandit cadar hutan kepada kita." ucap gadis itu dengan menegang. kepala guild itu meminum tehnya sambil berbicara kepada gadis itu " sudahlah berikan kontribusi yang layak untuk 1 mayat yang ia jual" ucap pria itu sambil menyeruput tehnya, "namun pak masalahnya ia menjual tidak hanya 1 melainkan 100" ucap gadis itu dengan menegang. saat mendengar itu pria tua itu terkejut dan menyemprotkan tehnya, ia langsung meminta gadis itu untuk menunjukan jalannya, setelah sampai di lapangan belakang gadis itu menunjuk sambil berkeringat dingin ia menunjuk Kenzo bahwa Kenzo lah yang membunuh semua orang itu. setelah mengetahui bahwa Kenzo yang telah membunuh mereka semua ia menyuruh gadis itu membawa kristal elemen untuk melihat elemen apa yang dikuasai kenzo. saat di lihat elemennya tiba tiba kristal itu berwarna merah darah bercampur hijau muda. sang kepala guild pun terkejut " in ini, elemen darah dan lawannya elemen kehidupan" ujar sang kepala guild. "tolong bantuan kepala guild untuk merahasiakan ini" ujar Kenzo kepada sang kepala guild. tak lama Kenzo mendapatkan kenaikan dari tingkat F ke tingkat S+ yang katanya hanya ada sekitar 10 orang yang menyandang gelar itu. setelah itu Kenzo melihat sebuah selebaran buronan dan ia mengatakan akan menangkap 350 orang yang dicari itu. setelah selesai mengurusi urusan guild Kenzo pun pergi.


{misi terdeteksi


membunuh 350 bandit batu pasir.


setelah melihat itu Kenzo menjadi sangat bersemangat ia merasa bahwa ia akan segera kaya, setelah beberapa langkah Kenzo melihat suatu gubuk di suatu gang misterius. ia merasa suatu keanehan di gubuk itu, setelah mengecek gubuk itu ternyata gubuk itu adalah tempat melelelang barang dan akan ada pelelangan sebentar lagi. ia bertanya ke sistemnya apakah ia dapat menukar soul poin menjadi uang nyata, dan sistemnya tidak mengecewakannya. ia melihat bahwa.


*


1 soul coin \= 100 soul poin


1 soul poin \= 100 keping platinum


1 keping platinum \= 100 keping emas


1 keping emas \= 100 keping perak


1 keping perak \= 100 keping perunggu


*


setelah itu ia memasuki ruang lelang dan ia menjual suatu barang barang yang ia jual merupakan barang yang sering ia buat dan tersimpan di inventory sistemnya, namun bagi kepala pelelangan barang itu merupakan barang yang bagus. barang yang Kenzo jual merupakan barang barang tempur yang cukup baik dan bagi Kenzo itu merupakan mainannya ketika kecil dulu, bahkan ia juga berani mengoperasi pasien saat keadaan darurat. Kenzo pergi ketempat VIP yang telah diberikan dan ia duduk, beberapa menit kemudian Kenzo melihat seorang wanita keluar dari suatu tirai diatas panggung dan memulai acara lelangnya. " hadirin sekalian perkenalkan namaku disebut Sherry, terimakasih telah datang ke pelalang gubuk hitam kami akan melelang 5 barang dan 4 barang utama." ucap Sherry, pembukaan akhirnya disahkan.


***


sekian dulunya ceritanya maaf kalau jelek dan banyak typo