Walking To Another World

Walking To Another World
ch. 14 : waktunya



Kenzo pun akhirnya mengambil permata dan botol itu lalu menyimpannya di dalam gudang sistemnya.


kenzo merasa bahwa ruangan itu bergetar sampai akhirnya sebuah kelompok monster datang menyerang Kenzo secara membabi buta.


Kenzo pun akhirnya mulai menyerang mereka dengan teknik yang ia punya dan Kenzo terlihat menang dari semuanya.


serangan Kenzo sangat tajam hingga sekali serang bisa membunuh beberapa monster sekaligus.


setelah beberapa lama keadaan mulai memanas Kenzo menyerang para monster yang mendekat sedangkan tersisa delapan puluh monster.


setelah itu Kenzo akhirnya memutuskan istirahat dan melihat bahwa di sekitar situ ada jasad monster dari es dan akhirnya Kenzo sekali lagi menggunakan kekuatannya dan bermeditasi lalu mengubah auranya menjadi berwarna merah keemasan.


aura itu terlihat seperti sebuah mangkuk lalu Kenzo mengambil setengah tubuh monster es dan melelehkannya.


setelah es yang ia panaskan menjadi cair dan panas. Kenzo mengambil sedikit tubuh monster dari es itu dan mencelupkannya kedalam air buatannya dan membuat air itu menjadi air es.


"wuah, memang paling segar meminum air es disaat lelah" ucap Kenzo dengan sedikit tenang.


Kenzo pun mulai menutup matanya dan tiba tiba ada sesuatu datang kepadanya.


'plukk'


terdengar bunyi sesuatu jatuh keatas tubuh Kenzo. sontak Kenzo pun terbangun dan melihat seorang wanita cantik dengan proporsi tubuh yang pas dan kulit yang lembut serta seputih salju.


Kenzo yang mendapat hal itu secara tiba tiba pun membiarkan wanita itu ada di pangkuannya.


wanita itu terlihat lemah bahkan nafasnya sangat lemah dan dalam kondisi kritis.


Kenzo pun dengan panik melakukan pernapasan buatan serta melakukan pertolongan pertama.


namun tak disangka tiba tiba tubuh wanita itu mengeras dan kulit nya mengelupas sehingga mengeluarkan sebuah sosok patung yang elok dan indah.


namun tak disangka ada sebuah cahaya keluar dari dalam patung.


dan Kenzo mendengar suara yang memandu nya.


'inilah aku seorang Dewi dengan tubuh kecil untuk menjaga tempat ini. memang mungkin kamu akan melihat bayangan ku. aku sebenarnya telah tiada namun aku bisa tinggal di suatu tempat.


kurasa waktuku sudah hampir tiba mungkin kamu bertanya untuk apa aku memandu dirimu. ingatlah bahwa orang yang akan kamu selamatkan kelak adalah diriku yang sedang kritis. didalam permata es yang kamu dapatkan dari monster.


terdapat sebuah energi yang dapat mengaktifkan altar ini dan memberikan mutiara es sebagai pengendali seluruh elemen es yang ada di dunia ini.


ambil juga token kaisar es yang ada di dalam altar ini untuk mengendalikan monster es yang kamu punya. didalam permata es kamu dapat menggunakan zirah kaisar es.


mungkin zirah itu tidak sekuat zirah kaisar perang atau zirah kaisar besi namun percayalah bahwa es itu selalu abadi.


ya waktuku sudah datang. selamat tinggal aku akan pergi ke dalam tubuh asliku karena menggunakan teknik ini menghabiskan begitu banyak energi.


sampai jumpa penyelamat dunia"


suara itu pun sontak membuat Kenzo bingung. 'mengapa dia mengatakan itu. atau jangan jangan sebenarnya kakak Brianna merupakan Dewi es' hanya ucapan itu yang terngiang-ngiang di pikiran Kenzo.


Kenzo pun akhirnya mengaktifkan altar dan mengambil mutiara es yang ada lalu Kenzo mengambil token es yang ada.


Kenzo pun akhirnya masuk kedalam portal diruang itu.


*


(di desa )


tubuh Kenzo terlihat bercahaya dan mulai terangkat.


semua orang telah tertidur malam itu. hanya Brianna yang khawatir kondisi Kenzo malam itu yang masih bangun.


Brianna pun mengecek kamar tempat tubuh Kenzo disimpan.


Brianna kaget melihat tubuh kenzo menghilang ia pun menyalakan lonceng desa dan memukul gendang.


ayah Brianna yang mendengar keributan pun akhirnya bangun dan bertanya.


"putriku apa yang terjadi ?" ucap ayah Brianna kepada Brianna.


"ayah, Kenzo menghilang" ucap Brianna dengan panik.


"apa !!!!" teriak ayah Brianna


ayah Brianna pun memanggil semua orang yang ada di daerah suku stafford.


sekitar 320 orang pria


"dengar semuanya, tuan Kenzo orang yang memberi kalian makan telah hilang dan kemungkinan ia dibawa kabur oleh seorang atau sekelompok pencuri. menurutmu apa yang harus kita lakukan ?" teriakan ayah Brianna


"bunuh pencuri"


"bunuh pencuri"


"bunuh pencuri"


teriak seluruh orang yang ada di situ menggema di seluruh tempat itu.


( 1 jam kemudian )


Brianna dan ayahnya beserta beberapa orang melihat beberapa orang yang menggunakan jubah hitam dengan penutup kepala dan mulut.


mereka pun terlihat membawa sebuah kotak yang telah di bungkus dengan beberapa daun.


setelah mengamati Brianna pun menyelinap dan mengecek apa isi dari kotak itu.


ketika di buka.


'krieet'


suara kayu berderat terserang oleh semua orang.


akhirnya setelah kotak kayu itu terbuka terlihat ada tubuh Kenzo didalamnya.


melihat ekspresi putrinya, ayah Brianna pun segera berteriak


"semuanya pencuri tubuh tuan Kenzo telah ditemukan" teriak ayah Kenzo.


akhirnya mereka pun berperang namun terlihat pihak orang berjubah hitam itu seperti menahan diri seakan akan tidak berniat melawan mereka.


saat sedang berperang tiba tiba ada sebuah kembang api meledak di langit.


kembang api itu berwarna putih keperakan.


setelah itu tiba tiba semua orang yang ada disitu menghilang. menyisakan bajunya saja.


dan seseorang yang berdiri di tengah bertepuk tangan.


'plok'


'plok'


'plok'


'plok'


"bagus bagus bagus, tak kusangka pertahanan formasi kalian begitu baik." ucap orang itu.


mendengar suara yang akrab Brianna pun memeluk orang itu sambil menangis dan berteriak.


"Kenzo hiks... hiks.... hiks..... kukira kau sudah mati" setelah itu Kenzo pun menceritakan perjalanannya.


Kenzo pun akhirnya diundang ke desa dan Kenzo menciptakan 3 pasukan es dan memerintahkan mereka untuk berburu.


setelah setengah jam, ketiga pasukan es milik Kenzo pun pulang dengan membawa seekor rusa bertanduk emas di masing masing pundak mereka.


melihat mereka telah datang. Kenzo akhirnya mengambil beberapa bumbu.


Kenzo mulai memasak dengan sangat serius.


setelah beberapa saat Kenzo akhirnya mencoba masakan miliknya.


Kenzo akhirnya mencari beberapa buah anggur dan mulai mengambil ekstraknya.


Kenzo juga membeli sebuah lemari waktu dan botol kaca. Kenzo akhirnya merebus anggur itu dengan sebuah panci yang ia beli dari sistemnya.


Kenzo merayakan kedatangannya bersama semua orang suku stafford.


saat semua orang sedang melepaskan beban dengan pesta perayaan.


tiba tiba terdengar suara dentuman dan ledakan di tempat paling dekat dengan tangga menuju suku suku lain.


'bdummm'


'duaaarrrr'


kenzo dan semua orang terkejut dengan suara dentuman itu. Kenzo pun langsung berlari mengambil tombaknya dan melompati pohon pohon.


sesampainya di asal suara itu. Kenzo melihat Brianna sedang bertarung dengan beberapa orang yang ada di situ.


Brianna dan ayahnya terlihat terluka berat.


terdengar pula teriakan.


"hahahahahahahha kalian ingin melawan kami. bukankah kalian terlalu naif dasar orang rendahan"


Kenzo yang merasa kesal akhirnya mengendalikan es menjadi serpihan dan membuat udara disekitar situ menjadi sangat dingin.


Kenzo juga merubah wujudnya menjadi monster dan mulai menyerang.


Kenzo juga mengeluarkan beberapa ......


...****************...


sekian dulu ya ceritanya maaf kalau pendek