
kenzo melihat seorang pemuda yang sangat gagah dan tampan menggunakan baju dari bambu menyambutnya bersama dengan seorang wanita cantik.
kenzo pun menunduk dan hormat.
"halo yang mulia Dewi demeter senang bertemu dengan mu".
Kenzo pun akhirnya dipersilahkan masuk oleh kedua orang itu.
"jelaskan apa maksud dari kedatanganmu kemari Kenzo" tanya pria itu dengan muka sedikit masam.
"ohoho santai saja saudara ku kedatangan ku kemari hanya untuk memohon kepada kalian untuk melepas kutukan orang ke empat."
"lancang sekali kau, lagian juga tumben kamu mau ikut campur urusan manusia" ucap pria itu dengan sedikit marah namun menjadi tengah karena istrinya.
"yah mungkin karena aku telah menyukai seorang perempuan yang ada di daerah itu dan aku juga sedang mencari ibuku" ucap Kenzo dengan malu malu.
kedua orang yang sedang minum teh itu pun tersedak lalu tertawa bersamaan.
Kenzo pun akhirnya berhasil melepas kutukan itu dan ia pergi dari tempat itu. namun sebelum pergi ia di beri elemen tanah oleh Dewi demeter.
namun, ternyata elemen itu hanya bisa dipakai selama beberapa menit untuk mengambil getah getah yang ada di dalam goa itu karena getah itu merupakan getah yang bisa menyebabkan kebakaran dan dewi demeter ingin anaknya hidup tanpa bencana.
Kenzo pun pulang dan mendapati hari telah malam. ia pun tidur di rumah bawah tanahnya.
keesokan paginya Kenzo bangun dan menekan tombol yang ada di gelangnya sehingga Kenzo mengubah gelangnya itu menjadi sebuah motor dan Kenzo memutar tuas yang ada di situ sehingga berubah menjadi pesawat dan Kenzo masuk kedalam pesawat itu.
Kenzo pun masuk dan menekan tombol yang sama lalu ia menekan layar yang ada di situ.
Kenzo pun masuk kedalam lorong penuh mekanika mesin itu dan sampai di rumahnya.
Kenzo mengambil sebuah kabel dan mengecas motornya. Kenzo juga memodifikasi motornya dan mengubahnya kedalam bentuk pesawat secara permanen.
setelah beberapa jam Kenzo pun akhirnya naik ke atas rumahnya dan pergi melihat apakah tanaman terong malam yang ia tanam telah berbuah.
setelah memeriksa tanaman itu Kenzo pergi ke kediaman kakak Brianna dan menemukan Brianna sedang menatap langit di jendela.
Kenzo merangkak masuk dan menyusup lalu merangkak ke kolong kasur Brianna. lalu ia menyentuh Brianna beberapa kali dan langsung pergi ke belakang tirai di kamar Brianna dan gerakannya sangat cepat dan lembut sehingga tidak ada suara sedikitpun yang dihasilkan Kenzo.
Brianna yang penasaran pun melihat ke kolong tempat tidurnya namun tidak ada apa apa. ia pun. merinding dan ketika ia bangun.
'ba' Kenzo melompat ke arah Brianna dengan sebuah topeng dari air dan tanah yang di bekukan.
'kyaaaa' teriakan Brianna sangat nyaring dan keras hingga terdengar di seluruh tanah pembuangan.
ayah Brianna pun langsung mendatangi kamar Brianna dan memukul seseorang yang ada disitu karena ia takut putrinya di siksa.
Kenzo pun menghindar dan memperlihatkan mukanya.
Brianna dan ayahnya sontak kesal karena mereka dibuat panik oleh orang yang mereka anggap keluarga.
Kenzo pun minta maaf sambil ketawa.
kenzo pergi ke tempat tinggalnya untuk istirahat.
(keesokan harinya)
Kenzo melihat kebun terong malamnya. ia melihat beberapa terong malam telah matang dan Kenzo cepat cepat mengambil terong malam itu lalu merebusnya dan ajaibnya saati di rebus, terong malam itu terlihat larut ke dalam air.
Kenzo mencicipi terong malam itu dan ia merasa air terong malam itu terlalu pahit.
ia yang hendak menuangkan gula kedalamnya pun dihentikan oleh Brianna. "berhenti, mau apa kau memasukan bubuk bubuk putih yang aneh ini" ucap Brianna.
Kenzo pun langsung mengambil sendok dan mengambil sedikit air terong malam itu dan memberikannya kepada Brianna.
Brianna yang mencobanya pun sontak kaget dan segera membuang cairan di mulutnya.
Kenzo pun mengatakan sesuatu kepada Brianna.
setelah mendengar ucapan Kenzo. Brianna pun langsung pergi dan mengambil beberapa ranting dan daun kering.
Kenzo pun lanjut memasak.
beberapa jam kemudian Kenzo melihat kedatangan Brianna ke dalam rumahnya dengan membawa sebuah guci dari tanah liat.
Kenzo pun terlihat sedang menyimpan sedikit air itu dan Kenzo menambah madu berwarna biru muda kedalam obat yang ia racik.
( 5 jam yang lalu )
"yah sebenarnya minuman ini harus dicampur dengan madu dari tawon laut" bisik Kenzo kepada Brianna.
"baiklah aku akan mencarinya demi kesembuhan kakakku" ucap Brianna.
berjam-jam Brianna mencari madu itu dan ia menemukan sarangnya.
*
Kenzo pun memberikan sebotol cairan bening yang mirip lendir kepada Brianna lalu Brianna mengoleskannya ke kulit nya.
Brianna yang tadinya terlihat seperti siluman buruk rupa pun menjadi cantik kembali.
Kenzo pun mengaduk ramuan yang ia buat dan secara tiba tiba warna dari cairan di atas panci Kenzo berubah menjadi bening dan Brianna mencicipinya.
"wuah, manis dan enak, ini baru minuman untuk kakakku" Brianna pun melihat Kenzo menyaringnya kedalam sebuah guci dari tanah liat dan menguburnya di hutan.
Kenzo pun mulai pergi ke hutan dan mencari sebuah gua. ketika Kenzo telah menemukan sebuah gua.
Kenzo terlihat sedang mengambil sebuah bijih mirip bijih besi dan sebuah tanah yang terlihat sangat lemah.
Kenzo pulang dan membersihkan seluruh bijih yang ia dapat dan ia membangun sebuah tungku mirip tungku untuk melelehkan besi dan ia membuat tungku itu ditiup oleh mesin.
Kenzo memasukan bijih besi terlebih dulu.
Kenzo juga membersihkan tanah yang rapuh itu dan tanah yang rapuh itu terlihat bening.
setelah hari mulai menjelang sore, Kenzo memakai sebuah sarung tangan mirip dengan sarung tangan yang ia gunakan untuk melempar api.
Kenzo pun mengambil bijih besi yang telah meleleh dan mengambil batu yang rapuh yang telah meleleh.
Kenzo membentuk batuan rapuh yang meleleh itu menjadi sebuah bentuk suntikan dan membuat jarum suntik dari besi itu.
Kenzo pun merebus air dan ditambahkan sebuah daun.
setelah ditambah daun itu. Kenzo segera memasukan suntikan yang ia buat dan mengatur kadar airnya sehingga ketika airnya akan habis maka airnya akan ditambahkan sendiri.
(keesokan harinya)
Kenzo melihat kedalam air yang ia rebus.
air itu telah berubah menjadi hijau.
Kenzo menyaring air hijau itu dan membuangnya ke tempat ia mengubur obat kakak Brianna.
Kenzo pun mengeluarkan botol yang ia isi sedikit obat yang belum ditambah madu tawon laut.
Kenzo akhirnya menyimpan suntikan yang berisi dan telah disegel kedalam sebuah kotak.
...****************...
terimakasih telah membaca episode ke 18 ini