
"pada hari itu tepatnya 10 tahun yang lalu pada bulan ke 11 tepatnya saat bulan penghakiman
kami diserang oleh para hewan buas yang telah terkena racun amarah buatan neraka.
kami melawan sekuat tenaga sampai akhirnya muncul seekor binatang mirip dengan ikan namun memiliki kaki dan berekor ular.
telah terjadi perang yang sangat besar antara umat manusia dengan umat hewan.
sampai monster ikan itu datang.
umat manusia telah kewalahan terhadap binatang ikan itu sampai ketika ikan itu akan menyerang balik ketika keadaan pihak manusia terlihat kalah.
terlihat jelas seorang wanita dan pria berlari ke arah ikan tersebut dan membunuh ikan tersebut.
wanita itu bernama Bella Saphira dan pria itu bernama Edward ambere mereka membantu ras manusia dalam menangani ras hewan yang membabi buta.
akhirnya ras manusia membagi diri menjadi 3 daerah dan setiap daerah yang kami sebut kekaisaran dipimpin oleh seorang kaisar dan seorang permaisuri.
namun diantara itu ada sebuah organisasi yang kekuasaannya lebih tinggi dari kaisar yaitu 100 dewan kebijakan.
tadinya terdapat 3 kekaisaran yang merupakan kekaisaran Saphira, kekaisaran ambere, dan kekaisaran wildboar.
setiap kekaisaran memiliki kekuatannya masing masing.
kekaisaran yang kami duduki sekarang adalah kekaisaran wildboar dimana kekaisaran ini merupakan kekaisaran terlemah.
setiap kekaisaran biasanya akan terdiri dari 5 kerajaan setiap kerajaan dipimpin oleh seorang raja dan ratu.
setiap kerajaan memiliki 5 kota setiap kota dipimpin oleh walikota.
di daerah kekaisaran wildboar ada 2 kerajaan dan setiap kerajaan memiliki 3 kota.
dulu setiap kekaisaran sangat berdamai hingga 10 tahun yang lalu.
para bangsawan kekaisaran lain memiliki keserakahan sehingga menculik wanita dan anak gadis untuk kepuasan tersendiri.
kami tidak bisa berkutik dengan hal itu karena kalau kami melawan. kami akan di bunuh.
akhirnya bangsawan dari kekaisaran wildboar memutuskan untuk melawan kekaisaran lain dan hasilnya sudah pasti kami kalah.
kami terpaksa mengorbankan 20 orang wanita dan 20 orang anak gadis untuk para bangsawan kekaisaran lain.
namun saat kami telah mengumpulkan kekuatan ternyata kaisar dari kedua kekaisaran telah di ganti karena kaisar sebelumnya telah mati.
kami akhirnya menjalin hubungan kerja sama dengan mereka.
hanya desa kami yang mengetahui konspirasi sebenarnya.
karena kami ketahuan mengetahui konspirasi mereka akhirnya para bangsawan mengirim seorang prajurit untuk mencemari sungai kami dengan sesuatu mirip perak berbentuk cair.
kami menganggap cairan ini tidak berbahaya namun ketika salah satu dari kami meminum cairan ini dia mati.
kami terus melawan para bangsawan dengan pentungan dan tangan. namun mereka telah menciptakan teknologi tombak dari batu obsidian.
kami akhirnya mulai mempelajari tombak namun kami membuat tombak dari kayu.
kami akhirnya mempelajari berbagai teknik sampai kami juga mempelajari berbagai gerakan seperti tangkisan dan serangan dengan tombak.
akhirnya setelah kekuatan desa ini sudah sangat kuat dengan teknologi tombak kayu kami mulai mengubah teknologi menjadi tombak batu.
dengan tombak batu kami dapat mengalahkan hampir semua bangsawan yang ingin menculik dan menyerang kami.
setelah itu terdengarlah kabar desa kami ke telinga para kaisar dan para kaisar dari kedua kekaisaran ambere dan Saphira terkejut karena penculikan wanita dan anak gadis di desa kami bukan perintah sang kaisar sendiri.
orang yang kami kirim pun kembali dan menyatakan bahwa berita itu benar. oleh karena itu kami akhirnya menjalin hubungan kerja sama dengan yang mulia kaisar.
mendengar kabar bahwa kami bekerja sama dengan kaisar dari kedua kekaisaran besar.
para bangsawan menjadi marah dan geram kepada kami.
mereka pun mulai mencemari tanah dan air kami lalu mereka juga menjual air bersih kepada kami dengan harga mahal.
akhirnya kami terpaksa membeli air itu dan kami sangat geram kepada para bangsawan.
akhirnya karena protes kami didengar oleh yang mulia kaisar dari ke dua kekaisaran besar mereka menyelidiki hal ini dan mengetahui hal itu membuat para bangsawan dari kedua kekaisaran tambah marah.
akhirnya mereka menyerang kami lagi namun karena kami lebih kuat di bidang teknik kami pun menang meski kebanyakan dari kami gugur saat berperang.
setelah kejadian perang hari itu kami pun menghilangkan tombak sebagai senjata utama kami dan kami mulai hidup tanpa senjata tajam dan hanya mengandalkan teknik bertarung tangan kosong yang kami ciptakan.
sampai suatu hari kami didatangi oleh 7 orang pria yang mengaku sebagai 7 saudara naga.
mereka merupakan jelmaan dari ketujuh naga yang menguasai setiap sudut alam semesta dan saling menjaga alam semesta dengan God tools nya masing masing.
mereka akhirnya mulai memilih salah satu dari 7 pemuda terkuat di desa.
setelah kejadian seperti itu 9 tahun yang lalu para pemuda ini mulai mengganti nama mereka sehingga mereka memiliki marga.
mereka juga mulai menikahi seorang wanita dan mereka membentuk keluarga.
setelah kejadian itu keluarga mereka mulai mengajari setiap orang dan membagi orang tanpa kemampuan menjadi 7 bagian.
akhirnya kami mulai mempelajari dan mengembangkan ilmu kami.
dulu nya kami hidup di sebuah pulau dan kami menjadikan tempat pembuangan ini menjadi sebuah tempat fasilitas kebersihan seperti toilet, dan kamar mandi.
untuk pakaian kami yang dari kulit. kami merawatnya dengan cara yang telah kami temukan yaitu dengan beberapa rempah rempah kami dapat mengawetkan kulit dan membersihkan kulit.
sampai suatu hari ras stafford di tuduh oleh seorang tanpa kemampuan bahwa ras kami bekerja sama dengan para bangsawan sehingga membuat kami di usir di pulau utama.
pemimpin dari tetua kami pun akhirnya memutuskan untuk memecah pulau utama menjadi 6 bagian.
akhirnya karena mengetahui mereka di pecah belah akhirnya ke 6 keluarga dan orang tak berkemampuan bergabung dan menyatakan perang kepada kami.
akhirnya kami berperang melawan mereka dan kami akhirnya mengalah namun dengan kami mengalah mereka malah semakin menjadi jadi.
mereka malah menculik gadis dari ras kami untuk kesenangan mereka sendiri.
kami pun marah dan kami menyerang mereka.
3 hari 3 malam desa ini penuh akan api Angkara murka dan ledakan serta teriakan peperangan
melihat kerusakan yang terjadi dan melihat kekuatan kami akhirnya ke 6 tetua bergabung demi menjaga kedamaian.
akhirnya kami pun menjelaskan segala hal yang terjadi. akhirnya kami pun di suruh tinggal di tempat pembuangan.
sampai akhirnya tiba tiba seorang tetua paling bijak dan pintar dari ras brightness meramal bahwa suatu hari nanti akan ada orang yang bisa memberikan air dan makanan serta menjaga kemakmuran desa.
setelah meramal hal tersebut. berhari hari kami menunggu saat itu. namun sudah lebih dari 9 tahun kami menunggu namun orang itu tidak datang.
hingga akhirnya ......
...****************...
sekian dulu ya ceritanya