
~
Suasana yang hening di arena menjalar hingga ke tribun penonton,
Richey dan Louisiana saling menatap dengan tatapan yang tajam,
"Pertarungan ... Dimulai!" teriak Ryd memulai pertandingan,
Penonton mulai bergemuruh memberikan semangat ke jagoannya masing-masing,
"Aku tidak tahu siapa sebenarnya dirimu ... tapi sepertinya kekuatanku sangat menginginkan dirimu untuk mati disini ..." ucap Louisiana mengayunkan tangannya dan membuat sebuah Segel Niewral,
Richey menggunakan kuda-kudanya untuk bersiaga. Dia melihat bayangan monster yang murka dari tubuh Wanita itu.
"DARKLING!"
Louisiana melafalkan Niewral yang membentuk sebuah lingkaran ditanah,
"Ini dia ... Louisiana melakukan serangan terlebih dulu!" teriak Ryd,
Dengan cepat ratusan monster keluar dari lingkaran tersebut dan segera mengincar Richey.
"Perkataan dia sepertinya serius ..." ucap Richey didalam hatinya,
"Hrrawr!" geraman para Monster yang mulai menyerang Richey,
Seekor Monster yang berupa seperti Orc mengayunkan pedang besar ke arah Richey dari sisi kanan dengan sangat kuat,
Richey menyadarinya dan segera mundur satu langkah untuk menghindari serangan itu,
'Syufh-Dbuh!'
Pedang besar Orc itu menghantam tanah dan menancap sangat dalam,
Melihat itu, Richey segera mengayunkan pukulan bersamaan dengan tubuhnya kedepan.
'Dbuh! ... Syuwfh! - Dbuh - Dbuh!'
Orc itu terpental dan menghantam beberapa Monster lain dihadapan Richey,
"Wow! ... Richey berhasil menghindari dan melakukan serangan balik!" teriak Ryd diiringi sorakan penonton yang sangat ramai,
Richey melihat sisi kiri dan kanan dirinya telah ada dua ekor serigala bertubuh manusia yang berukuran tiga kali lipat dirinya telah siap untuk menyerang,
"Hrawwrr!" Kedua Monster itu menyerang dengan cepat,
Dia segera mengayunkan tubuhnya kebelakang hingga melakukan kayang untuk menghindari serangan itu,
'Dbufh!'
Kepala kedua Monster itu beradu diudara,
Richey segera menapakkan kedua tangannya ketanah lalu melipat badannya,
"Kalian mengganggu saja!" Bentaknya sambil melakukan tendangan kepada kedua Monster itu dengan dorongan dari kedua tangannya yang menapak ditanah,
'Dbuh-Dbuh! ... Syuwfh!'
Kedua Monster itu terpental keudara,
Melihat itu, Louisiana kesal dan segera menambah konsentrasi Annaroth ditangannya,
Tiba-tiba semua Monster bergerak secara bersamaan lalu melakukan serangan tepat kearah Richey,
'Fuwng ...'
'Dbuh-Dbuh-Dbuh!'
"Bagaimana kau menghindari serangan itu?" ucap Louisiana,
Tiba-tiba Richey terlihat melayang diudara dan hendak melakukan serangan kearah Monster yang berupa seperti Manusia Kelelawar.
Sesaat sebelum terkena serangan, Richey berhasil melompat tinggi dengan kecepatan yang sulit ditangkap oleh mata biasa.
Beberapa Monster terbang yang berada disekitar Richey, tidak menyadari keberadaannya tengah terancam,
'Dbuh! - Whufh! ... Dbuh!'
Dengan sangat keras, Richey memukul Monster itu hingga melesat ketanah dan menghantam para Monster yang tadi menyerangnya secara bersamaan,
"Hrawrr!"
Para Monster terhantam dan terpental tak beraturan,
"Luar biasa! ... Apa yang sebenarnya terjadi?" Ryd berteriak karena terkejut melihat serangan Richey yang tiba-tiba,
"Mereka kembali menjadi Annaroth?" Richey bertanya-tanya dibenaknya ketika melihat para Monster yang dikalahkannya perlahan memudar,
Dirinya seperti penasaran dengan sesuatu. Lalu dengan sangat cepat dia menghilang,
'Syuwfh! ... Dbuh! - Dbuh! - Dbuh!'
Richey terus mengulanginya hingga Monster milik Louisiana tersisa sedikit,
"Kekuatan yang luar biasa ditunjukkan oleh Richey!" Ryd berteriak dan menambah kemeriahan di kolosium,
Louisiana semakin tersudut ketika melihat Richey yang mampu meratakan hampir keseluruhan monster yang dipanggilnya. Dia melihat kearah Para Legenda Sihir berada. Dari kejauhan dia melihat Tassy Fensemort yang menggelengkan kepalanya.
"Mengapa lama sekali ..." Ucapnya didalam hati setelah melihat Tassy Fensemort,
Dihadapannya, Richey terlihat telah mengalahkan Monster terakhir yang tersisa.
Dengan menggenggam leher Monster tarkhir itu, Richey berkata,
"Apakah kau punya mainan lain?"
"Jangan menyombongkan dirimu diawal, bocah bodoh!" jawab Louisiana sambil membentuk Segel Niewral dengan tangannya,
"DARKLING!"
'Sywufh-Syufh-Swufh!'
"Hrawrr!"
Ratusan Monster kembali keluar dari lingkaran Niewral dan segera menyerang Richey,
"Aku sudah bertanya apakah kau punya mainan lain?" ucap Richey terdiam saat diserang oleh banyaknya Monster panggilan Louisiana,
Para Monster melakukan serangan secara bersamaan, Setelah itu tumpukkan Monster terlihat.
"Apa yang terjadi? ...Apakah Richey berhasil menghindar seperti tadi?" ucap Ryd sambil memperhatikan setiap sisi arena,
"Dasar bocah yang banyak bicara ..." ucap Louisiana lalu berdiri tegak seperti biasa,
"Sepertinya kau terlalu munafik ..." ucap Richey dari dalam tumpukkan Monster,
Perlahan tumpukkan Monster itu melebur menjadi Annaroth. Richey terlihat sedang mengakat tangannya.
Terlihat senyuman Louisiana mengisi pantulan bola mata Richey,
"Sesuatu didalam dirimu yang kau sebut sebagai kekuatan, sepertinya lebih paham apa yang sedang terjadi ..." lanjut Richey,
"Aku sudah tahu kalau kau tidak bisa dibunuh begitu saja ..." saut Louisiana,
Dia segera menyatukan telapak tangannya didepan dada. Perlahan pusaran awan hitam dilangit mulai terlihat jelas.
Richey menatap langit itu, lalu memasang kuda-kudanya kembali.
"Jurus lain sepertinya sedang dirapalkan oleh Louisiana!" teriak Ryd sambil menatap langit,
"Untuk membunuh anak ingusan yang sombong sepertimu ... sepertinya bukan pekerjaan yang mudah" ucap Louisiana sambil memusatkan Annaroth ditangannya,
"Annaroth ini ..." ucap Richey didalam hati seperti menyadari sesuatu,
"DARK WAVE!"
Louisiana melafalkan Niewral yang membuat tanah didepannya terbelah,
Richey terlihat menyadari sesuatu yang sangat berbahaya tengah datang dari serangan itu,
Dengan cepat gelombang ombak hitam yang besar keluar dari belahan tanah tersebut. Gelombang itu mengarah ke Richey dengan cepat dan menjulang kelangit dengan ketinggian lebih dari 15 meter.
Dengan tatapan tajam, Richey melafalkan Niewral-nya,
"LYTO ..."
'Dbuh!'
Dia memukul tanah dan menimbulkan guncangan di arena,
"ARENDEL!"
'Dbufh - Dbufh - Dbuhrwuar!'
Richey menghajar tanah dengan beruntun dan membuat bongkahan tanah yang besar terangkat,
"Sekali lagi! ... Hwaa!" teriak Richey memukul bongkahan tanah itu,
'Dbufh! ... Syuwh!'
Bongkahan tanah itu melesat kearah serangan milik Louisiana,
'Dbuh-rwarr!'
Gelombang hitam itu terbelah menjadi dua aliran yang melewati Richey,
"Wow! ... sungguh pemikiran yang cepat!" teriak Ryd setelah melihat serangan itu tertahan,
~
"Anak itu cerdik dalam bertempur ... aku menyukainya" ucap Zheviroth dari kursi khusus Legenda Sihir-nya,
Valden yang berada disebelahnya mengangguk seraya setuju dengan pendapat temannya itu,
"Kau terlalu berlebihan ..." ucap Namira yang tersenyum senang setelah mendengar hal itu,
"Aku lebih berharap dia tidak menggila di arena ..." ucap Varadis didalam hatinya dengan raut wajah datar,
~
Richey menyadari bahwa bongkahan tanah itu tidak sanggup menahan serangan Louisiana untuk waktu yang lama.
Dia berdiri tegak menyamping kearah kiri dengan tangan kanan yang diarahkan ke gelombang hitam itu.
Dia melafalkan Niewral dan mengeluarkan suara berdesing dari tangan kanannya,
"VARIAS"
'Zbuuhwfh!'
Sebuah serangan berupa laser besar dari pemusatan Annaroth ditangan Richey, melesat dengan cepat menuju gelombang hitam itu,
'Zbuhwf! .... Dburwuar!'
Serangan Richey berhasil menembus bongkahan tanah besar dan gelombang hitam itu,
Louisiana terkejut sesaat setelah serangan Richey berhasil menembus gelombang hitam miliknya,
"Makhluk ini ..." Louisiana tidak bergerak sedikitpun,
'Dbuwh - Zbuhfh!'
Dia terhantam serangan Richey hingga menabrak penghalang arena yang dibentuk oleh Annaroth,
Getaran sangat terasa seperti gempa bumi. Hal ini membuat penonton merasa takut dan khawatir.
"Wuaa ... Celaka!" teriak seorang Penonton memeluk seseorang disampingnya,
Tiba-tiba penghalang Annaroth itu mengalami keretakan di permukaannya.
Richey menyadari hal itu lalu segera menghentikannya,
"Penghalang ini menutupi inderaku untuk merasakan Annaroth bocah itu ..." ucap Tassy didalam hati,
"Benda ini sangat mengganggu ... Siapa sebenarnya anak itu?" Lanjutnya bertanya didalam hati dan terus fokus memperhatikan Richey,
"Sepertinya cucumu harus sedikit lebih serius ...." ucap Ganom yang berada disisi kanan Tassy,
"Ya ... aku berharap demikian" Jawabnya sambil mencuri pandang memperhatikan Para Legenda Sihir,
"Dasar makhluk tidak berguna ... mengapa lama sekali" Keluhnya terhadap sesuatu didalam hati,
~Bersambung