VLARAIN

VLARAIN
VIOTRONE (Pahlawan Kegelapan) #1



~


Kemeriahaan didalam kolosium masih berlanjut. Tanpa mereka sadari bahaya sedang mengancam diluar sana. Pertarungan demi pertarungan masih terus berlanjut.


“Aku tidak bisa menembus penghalang yang satu ini…” Ucap Niro setelah berusaha melelehkan penghalang kedua didepannya,


“Kenapa tiba-tiba kolosium ini memiliki banyak sekali penghalang?!” Tanya Kennith,


"Sepertinya penghalang ini adalah bagian lain dari rencana orang-orang jahat itu" Jawab Niro,


“Baiklah…Jika penghalang tidak bisa diterobos, maka dinding ini seharusnya bi..”


‘Ting…!’


Suara benturan kepala Milo yang beradu dengan dinding kolosium membuat dirinya bergetar tak karuan.


“Hmm…” Kennith memperhatikan tembok itu dari dekat,


“Dinding ini sepertinya telah di aliri oleh Annaroth yang berbeda…” Jelas Niro saat menyentuh dinding yang Milo tabrak,


“Pantas saja…lihat kepalanya bisa melahirkan kepala lain disana…” Ucap Kennith melihat benjolan yang bertingkat dikepala Milo,


Secara tiba-tiba terbesit suatu perasaan aneh pada diri Niro,


“Ada sesuatu yang datang kesini…” Ucapnya dengan wajah bingung,


“Perkataanmu sering kali membingungkan…” Ucap Kennith,


“Jangan buat aku berpikir sekarang…” Saut Milo memegang kepalanya yang masih terasa pusing,


~


Dari luar kolosium terlihat Rascal sedang melayang diudara. Dia menatap ketempat dimana Neveron dan Freddy sedang bertarung melawan Gain.


“Sepertinya pria itu sanggup mengurusnya…” Ucap Rascal kembali terbang mengarah ke kolosium,


Sebuah cekungan yang sangat luas terlihat setelah ledakan besar dari serangan Gain mengenai Neveron.


Ledakan besar itu menimbulkan kabut debu yang menyebar dan menggumpal ke area-area sekitarnya.


Neveron terlihat samar dari tebalnya kabut debu,


“Hmm…Mustahil dia bisa bertahan dari serangan Sihir Iblisku…” Ucap Gain didalam hati,


“Sudah lama aku tidak menggunakan kekuatan ini…” Ucapnya sambil menonaktifkan niewral pelindung,


“Aku benci kekuatan yang merepotkan ini…” Lanjut Gain ketika bisa melihat Neveron dibawah sana,


Penampilan Neveron terlihat berubah dari sebelumnya. Penampilannya saat ini adalah hasil pemusatan Annaroth yang bernama Namia. Pemusatan ini membuat dia berada pada mode tempur Kesatria Air.


Dengan Zirah Kesatria Air yang menyelimutinya, Aura Neveron terlihat menakutkan bagi Gain,


“Lagi-lagi keberuntungan ada dipihakku…Terima kasih Dewa Undine” Ucap Neveron bersyukur,


Sebelum dirinya terkena serangan Gain, dia berhasil mengaktifkan mode itu dan segera melafalkan Niewral dari skill ras-nya yang bernama Dianos. Sebuah bola Air Suci Namia yang kuat untuk melindungi diri dari berbagai serangan kuat, itulah yang dinamakan Dianos.


“Karena telah seperti ini…” Lanjut Neveron menatap Freddy yang tidak sadarkan diri,


“…Kau harus melayaniku!” Sambungnya menatap Gain dengan tajam,


‘Fyuwwh!’


Neveron menghilang dan membuat kabut debu terhempas seluruhnya dari tempat dia berdiri,


“Cepat sekali…” Ucap Gain terkejut,


“IMATRO”


Dia merapalkan sihir pendeteksi sebagai usahanya untuk mengimbangi kecepatan Neveron,


“Ini dia!” Lanjutnya,


‘Syuwuhh!...Dbuuhh!’


Dengan sangat cepat pukulan Neveron mengenai wajah Gain sebelum sempat ditahan olehnya,


‘Syuuwh!...Dbuh-Dbuh-Dbuh!’


Gain terhempas ketanah dan terpental beberapa kali,


“Mustahil…Cepat sekali…” Ucap Gain sambil mengusap darah dimulutnya,


‘Hwuh…’


Tanpa dia sadari wajah Neveron telah berada tepat disamping kiri wajahnya. Perlahan Gain menoleh kearah kiri,


‘Dbufhwar…!’


Ledakan besar terjadi ketika Neveron melesatkan pukulan keduanya diwajah Gain. Ledakan itu membuat cekungan besar kedua di area itu.


‘Fyuuh!...Duffhh!’


Dengan cepat dan tiba-tiba, Gain melancarkan serangan balik dengan pukulannya,


“Hmm!” Neveron melihat tangan Gain yang sangat cepat ketika menembus asap debu,


‘Pyuh!’


Neveron terhempas dengan cepat keatas akibat kerasnya serangan itu,


Dengan ekor, sayap serta tubuh iblisnya, Gain sepenuhnya telah berubah menjadi iblis sejati.


“Hrrmm…” Gain berdiri dengan wajah iblisnya yang menyeramkan,


Diatas sana Neveron menghentikan hempasan pada tubuhnya dengan menembakkan Annaroth-nya setelah melakukan putaran.


“Sepertinya kesadaran dia telah termakan sepenuhnya oleh iblis…” Ucap Neveron,


Neveron melihat Iblis Gain yang perlahan mulai membesar. Lengan, kaki, sayap dan ekor yang ikut membesar membuat penampilannya tidak seperti manusia lagi. Perlahan kulit kepala Iblisnya tersobek dan mengeluarkan tanduk hitam yang diselimuti oleh Aura Annaroth Hitam.


Setelah itu, Neveron mendarat tidak jauh dari Iblis Gain,


“Wajahmu jelek sekali…” Ucapnya memprovokasi,


“Hwruaaa…!!!” Geraman Iblis Gain yang sedang membangkitkan kekuatan hitamnya,


“Celaka…” Ucap Neveron dengan wajah panik yang konyol,


Iblis Gain dengan cepat mengumpulkan Annaroth Sihir di mulutnya,


‘Wbuhh…!’


Sebuah bola sihir yang terlihat sangat cepat melesat menuju Neveron,


‘Swwff…Dbufhwar…!’


Ledakan yang sangat dahsyat terjadi setelah bola sihir itu menghantam tanah ditempat Neveron sebelumnya berpijak,


“Tekanan Annaroth yang luar biasa…Aku baru tahu ada yang seperti itu…” Ucap Neveron memperhatikan ledakan itu,


‘Fyuh!’


Iblis Gain melesat menuju Neveron yang sedang lengah,


‘Dbuh!...Swuh…!’


Iblis Gain menendang Neveron dengan sangat keras dan membuat dirinya terhempas,


‘Fyuh!...Dbuh!’


Dengan sangat cepat dia mengejar dan menghantamkan kedua kepalan tangannya ke tubuh Neveron,


‘Syuwh!...Dbufhwar!’


Neveron menghantam tanah dibawahnya dengan keras. Dia terlihat tidak bergerak dalam asap debu,


Sesaat dalam diam, dia mengingat masa lalunya yang kelam. Disaat banyak warga kerajaan yang menghina dan mengasingkannya, serta fitnah yang selalu terngiang dibenaknya yaitu bahwa dia adalah seorang iblis yang akan menghancurkan kerajaan.


“Kau hanyalah aib kerajaan…”


“Mati saja kau…”


“Pergi dari sini kau iblis…”


Beberapa perkataan dari ingatannya yang selalu teringat oleh Neveron sejak dia masih kecil. Hingga beberapa orang berani untuk melemparinya dengan batu dan sampah,


“Pergi kau iblis…Kau hanya akan menghancurkan kerajaan!” Dia mengingat seseorang mengatakan hal yang sangat menyayat hatinya,


“Enak saja kalian berbicara…” Ucap Neveron sambil tersenyum dan memukul tanah,


'Bhufwh-Bhuwfh!'


Dua bongkahan tanah yang besar terangkat akibat pukulan itu,


“Justru akulah yang akan menjaga kerajaan…!!!” Ucapnya sambil memukul kedua bongkahan tanah itu dengan kedua tangannya,


‘Bhufwh-Bhufwh…!’


Dua bongkahan tanah yang besar melesat kearah Iblis Gain dari titik jatuhnya Neveron,


‘Dbuh-Dbuh!’


Dengan mudah Iblis Gain menghancurkannya. Namun tanpa diduga Neveron berada dibalik bongkahan tanah terakhir dan telah siap melakukan tendangan,


‘Syuffh-Dbuh!...Syuhh!’


Iblis itu terkena serangan fatal diwajahnya dan terhempas menjauh,


‘Whuft…’


Neveron dengan cepat menghilang dan muncul tepat didepan Iblis itu. Terlihat tangannya telah menggenggam sebuah Trisula yang terbentuk dari Annaroth Air Suci yang dipusatkan oleh dirinya.


“ARS-AKAROS…”


‘Huwfh…’


Neveron melafalkan Niewral miliknya dan udara disekitarnya terlihat bergelombang,


“EXVIR…!”


Neveron melancarkan serangan langsung dengan Trisula-nya,


‘Dbufhh…!’


Dengan tekanan Annaroth yang sangat kuat dari serangan itu, membuat udara bergelombang dengan cepat,


Iblis Gain terlihat tidak mampu untuk menahan serangan dari Neveron. Dia terkena serangan dan terdorong dengan cepat ke arah tanah,


“Hwrawrr…”


Iblis itu menggeram seakan merintih kesakitan. Perlahan kulit iblisnya mulai meleleh dan mengeluarkan asap,


‘Whuff…Dbufhwuar!’


Ledakan besar terjadi ketika serangan itu menghantam tanah.


~


Dari tebalnya asap debu, Neveron dapat melihat bahwa Gain perlahan kembali kebentuk manusianya.


“Hmm…” Neveron menyadari sesuatu saat memperhatikan Gain,


Tanpa berpikir panjang, dia melesat turun.


‘Dbuh…’


Dia mendarat tidak jauh dari titik dimana Gain terjatuh,


“Sepertinya dugaanku benar…” Ucapnya sambil melepaskan Niewral miliknya yang aktif lalu menghampiri Gain yang tidak bergerak,


“Jadi seperti ini bentuk jantung iblis…” Ucapnya setelah mencabut jantung iblis dari robekan luka di dada Gain,


Neveron merasakan kekuatan yang sangat jahat perlahan memudar dari benda itu.


~


Disisi gerbang kolosium, Terlihat Avro tengah bertarung melawan salah seorang anggota berjubah hitam,


“Gain bodoh…” Ucap orang itu ketika merasakan hawa keberadaan Gain yang perlahan memudar,


“Siapa sebenarnya kalian?” Tanya Avro dengan tatapan tajam,


“Hmm…?” Orang itu menoleh kearah Avro,


“Terdengar tidak sopan sekali ketika seekor tikus berbicara seperti itu…” Lanjutnya,


“Ada yang datang…” Ucap Avro didalam hati dan melompat mundur,


‘Syuffh-Dbufhwar…!’


Seseorang tiba-tiba melesat dan menghantam orang itu dari atas, cekungan dan retakan tanah disekitar dirinya terbentuk akibat serang itu,


~Bersambung