VIRTUAL WORLD

VIRTUAL WORLD
Episode 10 : The Cave



Setelah mereka membayar semua yang dibelinya, mereka melanjutkan perjalan menuju Geroud berada untuk melanjutkan quest. Merekapun juga penasaran terhadap quest yang satu ini karena mendapatkan pickaxe untuk quest ini.


Sesampainya disana Carl langsung bertanya kepada Geroud.


"Halo Geroud, kata Drake quest ke-4 akan kau berikan?"


"Hahaha ya benar, dan quest kali ini memerlukan alat khusus yang aku yakin kalian telah mendapatkannya."


"Baiklah ini Quest kalian."


Ting!!!!


Quest 4 :


Pergi ke lokasi pertambangan dan dapatkan 10 bijih besi rank D disana.


0/10.


"Wow apakah kita akan menambang sesuatu? Tetapi bagaimana caranya?." Tanya Kazu


"Menambang disini cukup mudah. Jika kalian menemukan sebuah bijih, pukul bijih tersebut untuk mendapatkan bijih tersebut."


"Rank bijih akan ditentukan sesuai kualitas pickaxe kalian. Semakin bagus alat kalian, maka semakin bagus pula kesempatan untuk medapatkan bijih yang bagus."


"Memang untuk apa bijih tersebut." Tanya James


"Kalian bisa menjualnya disini. Kalian juga bisa membuat senjata sendiri menggunakan anvil ini atau kalian bisa memperkuat senjata kalian menggunakan bijih tersebut. Tentu untuk membuat senjata baru akan diperlukan item lainnya." Jelas Geroud.


"Wow ini akan sangat menarik, benarkan teman-teman." Kata Carl dengan semangat. James dan Kazu hanya mengangguk saja.


"Baiklah, ayo kita ke tempat pertambangan."


Mereka memeriksa peta mereka untuk mengetahui dimana lokasi tambang tersebut. Lokasi tersebut dinamakan The Cave. Sesuai namanya lokasi tersebut berupa gua yang tidak terlalu dalam. Sehingga bijih yang ada disana tidak terlalu bervariasi.


Jarak gua tambang tersebut dengan blacksmith tidak terlalu jauh, hanya memerlukan 9 menit mereka untuk sampai. Disana mereka melihat banyak orang disekitar gua tersebut. Orang-orang tersebut sedang membuat tim untuk memasuki gua itu.


Gua tersebut memang tidak terlalu dalam, tetapi letak terdalam gua tersebut banyak monster dengan level 7 keatas. Bijih disana tentunya lebih bagus kualitasnya dan lebih beragam. Disana ada pos untuk memasuki gua tersebut. Diharuskan tim untuk memasuki gua tersebut minimal 3, atau bisa pergi sendirian jika sudah mencapai level 30 keatas.


James, Carl dan Kazu segera mendaftarkan diri untuk memasuki tempat tambang tersebut. Untuk mendaftar, mereka diharuskan membayar 25 gold perkelompok setiap mengunjungi. Karena mereka baru pertama kali mendaftar, mereka diberikan masuk 3 kali secara gratis dan tas khusus untuk barang tambang rank D.


"Hey James, apa yang kau beli di toko tadi?" Tanya Carl, Dia lupa bertanya karena terlalu penasaran terhadap quest kali ini. Begitu juga dengan Kazu


"Ohh aku hanya membeli beverapa buku skill. Buku skill Legendary Crafter dan buku skill Flaming Cricle."


"Yaa sesuai namanya, buku skill craft ini dapat mengizinkan penggunanya untuk membuat sesuatu, flaming circle membuat lingkaran api di bawah musuh target memberikan burn damage terhadap musuh. Dan 5% dapat mengurangi armor musuh."


"Wow tentunya itu sangat berguna sekali." Ucap Carl.


"Hey, kalau tidak salah dengar, buku craft milikmu ada namanya legendary? Pasti sangat mahal." Tanya Kazu


"Tidak ini tidak terlalu mahal. Ini cuma buku kuno yang katanya ada rahasia didalam buku ini. Selain itu tidak ada lagi. Dan satu hal buku ini sangat susah untuk dipelajari kata penjaga toko tadi."


"Kalau susah mengapa kau beli?" Tanya Carl.


"Yaaa aku sedikit tertarik terhadap buku ini. Kalau semisal dalam jangka waktu dekat ini aku tidak bisa mempelajari buku skill ini, aku akan membeli buku skill craft biasa di blacksmith."


"Baiklah-baiklah. Terserah kau saja"


Mereka pun melanjutkan perjalanan untuk menyusuri gua ini. Setelah berjalan sekitar 20 langkah, suhu didalam gua sedikit turun dan banyak suara kelelawar disana.


Kelelawar disana bukan seperti biasanya. Mereka adalah kelelawar gua. Mereka tidak akan menyerang seseorang jika seseorang menyerang terlebih dahulu. Mereka hidup berkelompok. Jika salah satu kelelawar diserang, 1 kelompok akan menyerang balik.


Kelompok James tidak memiliki serangan yang menyebar, sehingga mereka tidak berani menyerang kelelawar gua tersebut meskipun memiliki darah yang sedikit membuat kelompok tersebut berhati-hati saat menelusuri gua ini.


Setelah berjalan kurang dari 1 menit, mereka menemukan area dengan bijih yang cukup banyak. Mereka berpencar untuk mengumpulkan bijih-bijih tersebut. Karena masih tidak terlalu dalam, bijih yang ada hanya bijih besi biasa. Ditambah lagi dengan kualitas alat yang mereka miliki, mereka hanya mendapatkan bijih dengan kualitas terendah.


Setelah 15 menit mereka menambang di gua tersebut, mereka melanjutkan perjalanan untuk menelusuri lebih dalam gua ini. Karena letaknya masih tidak terlalu dalam, mereka tidak menemukan 1 ekorpun monster apapun disana.


Saat melanjutkan perjalanan, disekitar mereka ada beberapa bijih, sehingga mereka berhenti sebentar untuk mengambil bijih tersebut lalu melanjutkan perjalanannya.


Setelah 1 menit mereka berjalan, tiba-tiba mereka bertemu monster pertama mereka di gua ini.


.


.


.


.


.


Terima kasih telah membaca novel ini


jangan lupa like dan komentar jika ada yang ingin ditanyakan. Terima kasih***