
Hai readers, ini novel pertamaku di mangatoon yang berjudul Virtual World. Jadi mohon maaf jika asa banyak kesalahan di kata maupun strukturnya. Jika ada kekurangan kalian bisa tulis di kolom komentar. beri like juga pada setiap episode dan berikan dukungan untuk penulis agar bisa update lebih cepat
Terima kasih, selamat membaca.......
Dunia dengan perkembangan yang relatif cepat mengubah segala aspek dalam kehidupan ini. Pekerjaan mulai berubah seiring dengan perkembangan teknologi ini yang pekerjaan fisik terus berkurang.
Seiring perkembangan zaman sejak dunia virtual diciptakan yang dibuat sesuai dengan keinginan manusia, hal-hal fantastis dapat diwujudkan dengan mudahnya dalam dunia virtual ini.
-- Tahun 2118 --
Tahun ini adalah keluaran game virtual yang sangat dinantikan oleh semua orang. Game ini menggunakan kapsul yang membuat orang dapat memasuki dunia virtual yang terasa sangat nyata. Game ini bernama Fantastic Realm.
"kriiinggg...."
" hoaam...., jam berapa ini" sambil mematikan alarm
" waduh.. sudah jam 8, padahal tokonya buka jam setengah delapan, harus buru-buru nih"
setelah bersiap-siap, aku pun bergegas lari dari rumah ke toko yang menjual kapsul khusus fantastik realm ini.
Oh iya perkenalkan namaku James, 17 tahun yang masih tinggal bersama orang tuaku. Saat sudah memiliki game itu usernameku akan menjadi Trexzorg. Aku pilih secara acak nama itu tanpa ada arti yang jelas. Tujuanku adalah untuk menunjukkan ke dunia bahwa aku pasti dapat menjadi karakter terkuat di permainan tersebut dan tidak akan di kalahkan oleh siapapun.
Setelah berlari selama 3 menit, akhirnya tiba juga di tempat tujuanku. Sesuai dugaan toko tersebut sudah sangat rame karena hanya di toko tersebut yang menjual kapsul itu di kota kecil ini meskipun di dunia ini di produksi lebih dari jumlah penduduk di dunia ini. Antrian di depanku ini panjangnya sekitar 20 meter dari luar toko. Itu karena bukan hanya anak muda saja yang membelinya tetapi orang tua pun ingin memainkannya juga. Dan terlebih lagi harga kapsul tersebut sangat murah jika dibandingkan dengan kualitas dan fungsinya.
"Woy James.." aku langsung menoleh ke seseorang dibelakangku yang ternyata itu adalah sahabat sekelasku namanya Carl. Meskipun Carl terlihat seseorang yang kasar dengan suara yang berat sebenarnya dia memiliki banyak teman yang suka ngonrol dengannya
"Ada apa Carl" sahutku
"Tungguin lah, kita beli kapsulnya bareng" pinta Carl
"Ok" Jawabku yang segera menyetujuinya karena akan terasa bosan jika menunggu antrian ini
Tidak terasa 4 jam telah berlalu akhirnya telah sampai didalam toko tersebut. Segeralah kita pergi ke kasir untuk membeli kapsul tersebut
"Selamat datang, ada yang bisa kami bantu?" tanya kasir tersebut
"Ohh, maaf kita tinggal 1 tersisa. Besok stok akan dikirim kembali, apakah jadi membeli?"
aku dan temanku berpikir apakah membelinya atau tidak, karena jika membelinya takutnya nanti akan berebut. Tiba-tiba Carl menyetujui pembelian tersebut.
"Hei, jangan langsung menyetujuinya "
" Tidak apa-apa James, itu kepunyaanmu. Lagi pula kau yang datang lebih dulu kan"
"Tapi..."
"Hei, apakah kita harus mengantri lagi besok untuk membeli kapsu tersebut? Iya jika masih ada kapsulnya, bagaimana jika tidak?"jawab Carl
"huh.. baiklah" kataku dengan merasa tidak enak. Tetapi emang benar yang dikatakan oleh Carl. Jika besok kita kesini lagi dan habis, maka tidak ada satupun dari kami yang dapat bermain
Setelah menunggu beberapa lama kamipun mendapatkan kapsul tersebut meskipun hanya satu. Kami langsung pulang ke rumah masing-masing.
.
.
.
.
.
.
end of prologue
Terima kasih telah membaca. Jangan lupa berikan like ataupun berikan dukungan untuk penulis ini