Uncle Arthur

Uncle Arthur
Welcome Back Honey



Tepat satu Minggu akhirnya Angel membuka matanya dari tidur panjangnya selama seminggu ini..


Semua orang bersuka cita mendapatkan orang kesayangan mereka akhirnya kembali bersama mereka karena mereka sempat berpikir yang tidak-tidak akan kemungkinan terburuk untuk Angel..


Tepat di jam lima pagi ketika Arthur menunaikan sholat subuh,Angel terbangun dan tatapan nya pertama yang dilihat nya adalah sang suami yang tanpa suara namun terlihat jelas olehnya punggung pria kesayangan nya itu bergetar hebat.. Angel merasa sangat sedih melihat sang suami yamg seperti itu,rasa rindu yang menumpuk untuk pria itu ingin segera Angel memeluk erat tubuh kekar itu..


" Aku tahu kamu memiliki sisi yang rapuh sayang,maaf aku sudah membuat mu bersedih " batin Angel


" Sayang " sapa Angel lemah dengan suara yang bergetar


Arthur yang mendengar suara yang selama seminggu ini dia rindukan itu dengan cepat dia berbalik dan menghapus air matanya melihat ke arah ranjang yang di tempati sang istri sontak membuat pria itu secepat kilat menghampiri sang istri dan memeluk nya dengan sejuta kerinduan dan kebahagiaan..


" Honey Akhirnya kamu sadar juga kenapa lama sekali kamu tertidur,hm? Biar aku panggil dokter dulu " ucap Arthur seraya memecet tombol yang langsung terhubung kebagian perawat..


" Aku haus,dad " seru Angel


Dengan telaten Arthur melayani Angel,mata pria itu kembali berkaca kaca melihat sang istri kembali memanggil nya..


" Dad kamu menangis lagi? Tanya Angel


Saat Arthur ingin membuka suara,ketukan pintu dari luar membuat urung menyahut pertanyaan Angel..


" Permisi pak Arthur,saya mau memeriksa keadaan Bu Angel " ucap dokter pria paruh baya itu..


" Ya silahkan dok " sahut Arthur


.


" Bagaimana keadaan istri dan calon bayi saya dok? Tanya Arthur


" Alhamdulillah semuanya baik pak,hanya tinggal Bu Angel saja yang menyemangati diri sendiri agar bisa kembali setia kala.. Kalau begitu saya undur diri dulu pak Bu " ucap sang dokter


" Baik dok, terimakasih " ucap Arthur dan Angel..


" Honey aku sangat sangat rindu sama kamu.. rindu omelan kamu,rindu kemanjaan kamu,rindu semuanya " seru Arthur kembali memeluk Angel dengan begitu lembut


" Aku juga sangat rindu denganmu dad dan semuanya " sahut Angel


" Apa kamu udah kabari mereka semua, dad? Tanya Angel lanjut


" Hagh iya,aku lupa honey.. tunggu biar aku kabari mereka " balas Arthur


" No dad,biarkan jadi surprise buat mereka saat datang kemari,gimana? Ajak angel untuk Arthur setujui


" Baiklah baik honey, everything for you honey .. Kamu mau makan? Tanya Arthur


" Ya,aku sangat lapar dad " sahut Angel cengar cengir


" Siapa suruh kamu lama sekali tidurnya " balas Arthur mengejek


" Daddy,apa kamu tak senang aku kembali setelah beberapa waktu aku tertidur " rengek Angel manja


Melihat Angel yang mulai kembali manja padanya membuat Arthur gemas dan mengecup bibir sang istri yang menjadi candunya..


" Welcome Back Honey .. Aku sangat bahagia kamu kembali padaku,aku tak tahu harus bagaimana kalau kamu tak ada honey " sahut Arthur


" Huss apa sih ngomong gitu " cibir Angel


Keduanya kembali berpelukan menumpahkan segala kerinduan dan cinta mereka..


🌻🌻🌻


Pukul sepuluh pagi kedua orang tua Angel datang menjenguk anak semata wayang mereka dan mereka juga belum tahu tentang kabar kalau Angel sudah sadar begitu juga dengan papa Akhsan dan Freya..


ceklek


masuklah kedua orang tua itu ke dalam ruang rawat inap anaknya dan hal yang tak terduga mereka sama sama kaget mendapatkan surprise dari Angel..


i'm back mama papa give me hug


Dua pasang mata itu sudah berkaca-kaca tak percaya bahwa yang di hadapan mereka putrinya yang baru saja semalam Mereka tinggal belum sadar dan sekarang terlihat sangat sehat..


" Apa kalian tidak kangen denganku nyonya Adelline dan tuan William? tanya Angel saat orang tuanya masih terpaku di tempatnya


tanpa berkata apa-apa mereka berhambur memeluk putri tercinta mereka, kebahagiaan yang tak bisa di jabarkan melihat Angel kembali pada mereka..


" Alhamdulillah Ya Allah,anakku sudah sadar " ucap mama Adelline terisak di pelukan sang putri begitu juga dengan papa William walaupun dia hanya diam tapi tak bisa di ungkapkan perasaan bahagia dan syukur nya


tidak lama kemudian papa Akhsan datang bersama Freya seperti dugaan Angel sebelumnya mereka pun sama terkejutnya melihat Angel yang sudah sadar dari tidurnya..


" Ya ampun kakak ipar ku sejak kapan kau bangun? kenapa tidak mengabari kami? tanya Freya yang melirik abangnya dan Arthur hanya menggedikkan bahunya


" Hei tenanglah ingat tuh perut udah gede kasian dede nya .. Ini ide ku yang menyuruh Arthur untuk tidak memberikan kabar pada kalian semua sebagai kejutan gitu " jelas Angel cengengesan


" Kamu tuh ya jahilnya enggak hilang hilang " ucap papa William..


" Oh iya,sayang .. Bagaimana keadaan calon baby kita,dia baik baik saja kan? tanya Angel saat teringat kandungan nya


" Dia baik sayang, terimakasih sudah berjuang melindunginya " sahut Arthur seraya mengelus perut Angel dan mengecup kening nya


" Hei hei lihat dong masih ada kita disini jangan main mesra mesraan deh tuh bini juga baru sadar " ejek Freya yang membuat semua tertawa


" sayang,kamu ingin makan apa? biar mama masakan untukmu " tanya mama Adelline saat dia duduk di pinggir ranjang Angel sedangkan yang lain duduk di sofa membahas hal lain..


" Mama yakin mau masak apa aja yang angel mau? tanya Angel balik


" Yakin sayang, apapun itu demi kamu Dan calon cucu mama " sahut mama Adelline lembut


" Oke kalau begitu,aku mau makan tongseng sapi,gado gado,salad buah dan kue red Velvet kesukaan ku,ma " jawab Angel tanpa ragu


" Hanya itu? kalau itu mah gampang buat mama " jawab mama Adelline sombong


" iyakan saja dek,Oma kita memang seperti itu suka sombong " balas Angel yang mengajak bicara calon baby nya


" Oma sudah tak sabar menantimu, menggendong mu bahkan Oma tak sabar ingin membuatkan makanan untuk mu " timpal mama Adelline yang ikut mengajak bicara


" Ih mama,lahir juga belum udah mau buat makanan untuk anakku .. Buatkan untuk mamanya aja dulu ma " ucap Angel


" Bawel ah,ya sudah mama pulang dulu mau belanja keperluan permintaan mu.. Mungkin agak telat mama balik kemari ya karena ini sudah mau jam makan siang jadi kamu ngemil aja dulu,oke " sahut mama Adelline seraya menghampiri sang suami untuk pulang..


Kini hanya ada Arthur dan Angel saja di kamar inap tersebut, Arthur menyalakan televisi yang ada di sana membolak balik saluran Chanel televisi karena tak ada yang menarik baginya.. Angel yang melihat nya hanya menggelengkan kepalanya..


" Dad bukan seperti itu menonton televisi yang ada rusak tuh televisi " ucap Angel lembut kemudian memeluk tubuh pria itu


" Tak ada yang menarik honey " sahut Arthur


" Jadi aku tak menarik lagi bagimu? tanya Angel tiba tiba


" Bu-bukan gitu maksudku,itu saluran televisi nya yang tidak ada yang menarik,honey.. Kalau kamu jangan di tanya lain,kamu bisa membuat ku mengerang hebat honey " bisik Arthur dan mengigit kecil telinga Angel


entah siapa dan kapan mulainya kita kedua insan itu larut dalam panggutan nikmat tanpa ada pengganggu,dari kecupan berubah menjadi l****an berubah menjadi h***an hingga terdengar suara cecapan dari ciuman itu..


( aduh author kok jadi panas dingin gini ya 😅)


.


.


gengs jangan lupa mampir ke karya aku yang lainnya ya serta berikan dukungan kalian 😉*


Cinta yang Terlambat


pria Playboy menjadi Pria Bucin