Uncle Arthur

Uncle Arthur
Apa tidak kebalik?



Hari terus berlalu jam terus berputar dan kehamilan Angel sudah memasuki bulan ketiga,sudah mulai terlihat samar-samar perutnya menonjol..


Untuk urusan ngidam Arthur bersyukur karena Angel tidak begitu merengek untuk minta ini itu yamg aneh.. Arthur dengan sabar dan setia selalu menuruti apapun yang di minta Angel, bahkan dengan telaten Arthur selalu membuatkan susu untuk Angel.. Itu merupakan kegiatan baru bagi Arthur,di pagi hari pria itu selalu menyempatkan untuk membuatkan susu agar sang istri teratur untuk minum dan di malam nya sebelum tidur juga Arthur yang membuat kan nya kalau mengharapkan Angel pasti tidak akan di minum susu ataupun vitamin..


Arthur benar benar menunjukkan sebagai suami siaga dan penuh perhatian untuk sang istri dan calon baby mereka.. Orang tua Angel maupun Arthur merasa bersyukur karena Arthur benar benar sudah siap untuk menjadi seorang ayah.. Walaupun terkadang Arthur selalu menanyakan ini itu pada sang adik yang berprofesi sebagai dokter kandungan,agar dia bisa mewanti-wanti segala hal apapun..


" Honey, minum dulu susunya mumpung masih hangat " ucap Arthur menghampiri Angel yang sedang duduk di pinggir kolam renang sambil memainkan ponselnya


" Terimakasih daddy " sahut Angel dengan manja..


Semenjak kehamilan nya Angel memang sedikit manja apa lagi pada sang suami dan semenjak itu juga dia merubah panggilan nya pada sang suami menjadi daddy karena baginya itu sangat enak di dengar..


" Kamu lagi apa? ini sudah malam lebih baik kita masuk ke dalam " seru Arthur


" Sebentar lagi dad,aku masih ingin duduk di sini karena malam ini sangat sejuk jadi sayang di lewatkan " jawab Angel seraya menyeruput susunya


" Apa hari ini kamu masih mual dan muntah,honey? tanya Arthur lagi


" Mual nya sih ada tapi kalau muntah hanya sekali hari ini dan untuk makan aku juga sudah mulai bisa makan sedikit-sedikit " jawab Angel


" Anak daddy jangan nakal ya kasihan mommy kita jadi sulit makan " ucap Arthur yang mengelus perut Angel


" Iya daddy,aku lagi masa penyesuaian saja kok " balas Angel dengan menirukan suara anak kecil


" Hahaha,kamu makin gemas aja sih honey.. Aku jadi pengen makan kamu deh " goda Arthur


" Daddy bukannya aku tidak mau tapi aku masih belum nyaman untuk itu dad " ucap Angel tak enak hati melihat sang suami yang memang sudah seminggu ini Angel tidak melaksanakan tugasnya sebagai istri bukan tanpa alasan karena Angel belum terlalu nyaman dengan perutnya yang kadang tiba tiba kram..


" It's oke honey,i'm oke .. Besok kamu ada jadwal USG kan? bagiamana besok kita tanya dokter agar ada solusinya biar perut kamu tidak sering kram " ucap Arthur penuh pengertian


" Oh iya aku hampir lupa untung kamu ingat dad,besok jadwal pemeriksaan nya jam satu siang dad,apa kamu tidak sibuk? sahut Angel


" Untuk kalian berdua aku bisa luangkan waktu karena bulan kemarin aku tidak bisa menemani mu untuk pemeriksaan.. Besok sekalian saja kita makan siang di luar habis itu kita langsung ke rumah sakit, oke " tutur Arthur kemudian mencium kening sang istri dan memeluk nya..


" terimakasih ya Allah untuk semua nikmat yang kau berikan padaku " batin Angel


🌻🌻🌻


Keesokan harinya seperti semalam Arthur bilang dia akan menemani Angel untuk cek kandungan,setalah pagi tadi Arthur ke kantornya sebentar untuk mengecek dokumen dan memerintahkan Malik untuk menghandle semua kerjaan hari ini..


Kini Arthur sudah sampai di halaman depan rumah sang papa untuk menjemput Angel dan benar saja sang istri sudah menunggu nya di teras depan dengan senyuman yang mengembang..


" Makin cakep bini gue dan makin berisi aja tuh badan semakin enggak sabar mau main di ranjang " batin Arthur


" Hai dad " sapa Angel yang mencium pipi kiri Arthur


" Hai juga mommy dan jagoan daddy,kalian udah lama nunggu? ucap Arthur


" Enggak baru sepuluh menit lah,kok jagoan sih sok tahu deh baru juga berapa minggu nih usianya " sahut Angel


" Ya ya terserah kamu deh dad,ayo buruan entar makin macet di jalan .. Kita mau makan dulu kan dad? tanya Angel


" Iya,kamu mau makan apa? mau ke restoran biasa? tanya Arthur


" Hmm enggak deh dad,bosan aku makan di situ.. Gimana kalau kita makan di cafe di jalan xxx tadi aku lihat di Instagram cafe baru buka dan ramai pengunjung terus review nya juga bagus dad " jawab Angel yang melirik sang suami yang tak henti-hentinya menciumi punggung tangan nya


" Daddy kamu dengar kan apa yang aku bilang? tanya Angel


" Yes honey,aku dengar ini juga kita langsung ke tkp mommy " sahut Arthur


Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai juga di cafe yang Angel bilang tadi..


" Wah ramai ya dad,bagus juga tempat nya " seru Angel saat mereka sudah duduk di meja pilihan mereka..


Tidak lama datang waiters tampan membawa buku menu menghampiri meja mereka..


" Selamat siang mba dan mas,mau pesan apa? ini buku menunya " ucap si waiters ramah


" Cakep banget mas " ucap Angel tanpa sadar yang membuat Arthur kesal


" Ekhem,honey buruan pilih menunya biar kita cepat ke dokter nya untuk USG " sahut Arthur yang sengaja menekankan kata usg biar si mas waiters tahu kalau mereka sudah menikah


Dan si mas waiters hanya senyum senyum saja melihat Angel yang mencebikkan bibir nya,


" Hei jangan pandangi istriku " seru Arthur tak suka istrinya di lirik waiters muda dan tampan itu


Tidak butuh lama makanan pesanan mereka tiba dan langsung di eksekusi mereka namun di tengah makan mereka tiba-tiba Arthur dengan manja minta di suapi oleh Angel.. Mau tak mau angel nya pun menyuapi sang suami yang menjadi pusat perhatian para pengunjung cafe lainnya..


" Apa apaan sih dia kan malu jadi perhatikan orang lain kayak gini,manja enggak tahu tempat ini calon bapak.. Apa tidak kebalik nih harusnya kan aku yang manja manja sama dia " gerutu Angel dalam hati..


Sekarang mereka sudah berada di rumah sakit untuk cek kandungan Angel karena setelah drama manjanya Arthur tadi Angel buru buru selesaikan makannya agar cepat keluar dari tempat itu..


" Selamat siang tuan dan nyonya Arthur " sapa dokter itu dengan ramah


" Selamat siang juga Dok.. Saya mau USG hari ini dok sekalian ada beberapa hal yang mau saya tanyakan " sahut Angel


" Oke ayo kita cek dulu ya .. di sela usg Angel menanyakan semua hal yang sudah dia ingat dari rumah tadi dan merasa lega dengan jawaban sang dokter soal perut kram nya..


" Jadi nyonya Angel untuk perut kram itu wajar tidak ada masalah kok yang penting selama kehamilan ini harus rileks dan santai jangan banyak pikiran " ucap sang dokter


" Dok,kalau di usia kandungan sekarang boleh enggak saya jenguk baby-nya? tanya Arthur tanpa malu sedangkan Angel sudah memerah wajahnya menahan malu atas pertanyaan sang suami yang to do point tanpa filter itu..


" Boleh asal harus hati hati agar sang ibu nyaman dan tidak merasa kram perut saat bermain ya dan harus lembut mainnya " sahut sang dokter yang senyum senyum


Di dalam perjalanan pulang senyum yang hilang dari wajah Arthur membuat Angel kesal karena dia tahu pasti Arthur akan melancarkan aksi nya..


hai gengs,apa kabar maaf ya lama baru up lagi.. author lagi ngumpulin ide nulis gengs jadi dukung terus ya karyaku biar ceritanya naik rating jadi aku makin semangat 😉