
Setelah mendengarkan kabar kehamilan Angel,papa Akhsan dan papa William bersorak gembira karena sebentar lagi mereka akan menjadi opa..
Dan sekarang calon opa opa itu sudah berada di ruang rawat inap Angel tak lupa ada calon Oma dan juga ada Freya beserta suaminya..
Mereka semua berkumpul memberikan selamat atas kehamilan Angel dan mereka juga membahas akan kecelakaan yang Angel alami..
🌻🌻🌻
" Jadi apa kamu sudah menangkap orang yang mencelakakan menantu papa? " tanya papa Akhsan pada sang anak
" Aku sudah suruh orang orang ku untuk mengejarnya pa,dari rekaman cctv yang ada di situ memang dia sengaja dan sepertinya dari awal target mereka adalah Angel serta mereka sudah mengetahui jadwal Angel " sahut Arthur yang masih duduk di samping sang istri tercinta..
" Sepertinya ada seseorang yang memberinya info dan pasti mereka ada bosnya kalau tidak mana mungkin mereka seberani itu " sahut papa William
" Ya benar itu,siapa yang tidak tahu Angel anaknya siapa.. Apa papa punya rival yang sangat ketat untuk bersaing? tanya mama Adelline
" Ma,selama aku berbisnis apa pernah kita mengalami yang seperti ini? tidak kan? Aku selalu berusaha membuat kerjasama yang baik dan sehat " sahut papa William
" Ini bukan karena persaingan bisnis kak tapi melainkan masalah pribadi dan aku yakin dia orangnya.. Kita tinggal susun rencana saja untuk memancing nya keluar " timpal Arthur
" Maksud kamu siapa,sayang? tanya Angel yang ikut nimbrung
" Ya siapa lagi yang selama ini saingan kamu? tanya Arthur yang berusaha menggoda sang istri
" Cih,sok kegantengan banget sih kamu sampai aku punya saingan " dengus Angel sebal
" Coba deh kamu ingat ingat honey,siapa orangnya" jawab Arthur
Angel pun mulai memikirkan siapa orang yang Arthur maksud dan barulah Angel teringat dengan satu nama,,
" Cynthia? ucap Angel menebak
" Ya dia orangnya,aku sangat yakin bahwa dalang ini semua dia " sahut Arthur singkat karena dia dalam posisi mengirimkan pesan untuk seseorang mengintai gerak gerik Cynthia
" Apa Richard sudah tiba di Indonesia,nak? tanya papa Akhsan
" Sepertinya sudah pa,nanti aku coba hubungi Richard karena tadi Malik bilang dia lagi di bandara " sahut Arthur
Papa Akhsan menganggukkan kepalanya mendengar jawaban Arthur
" Arthur apa besok kamu sudah kembali ke kantor? tanya papa Akhsan kembali
" Belum pasti pa,lihat keadaan dulu kalau Angel sudah bisa di tinggal dan Richard berserta anak buahnya sudah bisa berjaga di sini aku akan ke kantor karena pekerjaan ku juga masih banyak yang belum selesai,ada apa pa? " sahut Arthur menatap sang Papa
" Ah tidak ada,besok papa akan berkunjung ke kantor utama untuk melihat kinerja para karyawan,papa kesana juga bareng mertua kamu " sahut sang papa
Malam harinya
" Sayang,kamu ngapain sih sibuk banget sama gadgetnya " seru Angel cemberut
Arthur langsung meletakkan handphone nya di atas meja kecil samping ranjang Angel
" Ada apa? Apa kamu ingin sesuatu? tanya Arthur yang sudah berbaring di sebelah Angel ya karena Angel di rawat di VVIP dan Arthur meminta ranjang yang lebih besar bisa menampung dua orang..
" Aku pengen makan sate Madura tanpa lontongnya " sahut Angel
" Jam segini apa masih ada honey? tanya Arthur yang melihat jam tangannya
" ya masih adalah kalau kamu mau Carikan yank " gerutu Angel
" Sebentar ya,aku hubungi Malik dulu.. Biar dia sekalian yang beli " jawab Arthur
Mendengar sang istri menyebutkan namanya itu artinya singa betinanya mode on marah,
" Oke oke,aku yang belikan tapi tunggu Malik dan Richard tiba disini ya? aku enggak mau ninggalin kamu sendirian di sini,honey " bujuk Arthur
" Ya sudah terserah kamu yang penting kamu cari satenya " ucap Angel dengan segera berbaring membelakangi Arthur
" Sabar Arthur yang lagi kamu hadapin itu singa betina yang lagi Mengandung anakmu.. Ini baru satu kali permintaan nya,kamu masih harus hadapi sembilan bulan ke depan " batin Arthur
🌻🌻🌻
Keesokan harinya seperti janji papa Akhsan akan berkunjung ke kantor Arthur bersama dengan papa William..
" Ada apa papa datang kemari? pasti ada sesuatu yang ingin papa sampaikan " tanya Arthur tanpa basa basi menyambut kedatangan sang papa dan mertuanya
" Aish para orang tua datang bukan nya di persilahkan duduk dan di beri minum dulu main di todong pertanyaan aja " ejek papa William yang memang paling suka membuat perdebatan dengan sang menantu
" Ya ya,ayo duduk dan aku akan siapkan kopi untuk kalian " cibir Arthur
sedangkan papa Akhsan hanya menggelengkan kepalanya yang sudah biasa melihat mereka berdebat
" Papa kemari hanya ingin menanyakan bagaimana tentang orang yang membuat Angel celaka,apa sudah tertangkap? tanya papa Akhsan
" Sudah pa,semalam Malik dan Richard sudah membawanya ke ruang bawah tanah seperti biasanya " sahut Arthur
" Ruang bawah tanah? maksudnya? tanya papa William
" Ah kau seperti tak tahu saja gimana sisi lainnya Arthur,Will " sahut papa Akhsan
" What? apa kamu masih seperti itu, Arthur? aku kira sudah kamu lupakan dengan sisi kejam mu itu, bagaimana reaksi Angel kalau suaminya memiliki sisi yang sangat kejam " monolog papa William yang membuat Arthur jengah
" Tanpa aku beri tahu dia sudah tahu bang " sahut Arthur singkat
" Terus apa reaksi Angel? tanya papa William seraya menyeruput kopinya
" Yang pastinya kagetlah,dan sempat mendiamkan aku tak mau bicara sedikit pun.. Setelah aku ceritakan barulah dia mulai mau bicara lagi padaku,itu kejadiannya saat aku memukul Mike habis habisan di depannya "
" Wah kamu masih belum juga menahan emosimu rupanya.. Aku Abangmu sekaligus ayah mertua mu aku harap jangan sampai itu terulang lagi Arthur,dan siapa tadi kamu bilang,mike? bukannya itu bosnya Angel ya? tanya papa William
" Ya dia bosnya Angel yang suka sama istriku dan suka cari cari kesempatan dalam kesempitan untung saja waktu itu aku langsung melihat nya.. Enak saja dia menggoda istri ku,kalau bisa aku mengurungkan Angel di rumah saja biar tak ada laki laki lain yang melihat wajah cantik istriku " sahut Arthur tak tahu malunya dengan tingkat Bucin akut nya
" Cih dasar bucin yang tak tahu diri " ejek papa William
" sudah sudah,yang penting sekarang kita awasi gerak gerik wanita itu dan perketat keamanan Angel.. Saran papa lebih baik kamu balik ke rumah utama biar Angel tidak sendirian kalau kamu ke kantor ya walaupun ada para asisten rumah tangga tetap saja papa tak percaya " ucap papa Akhsan yang di setujui Arthur dan papa William
" Iya itu benar Arthur,apa lagi sekarang Angel sedang mengandung.. Kita harus lebih hati hati lagi " ucap papa William
" Nanti aku akan bicarakan pada Angel soal ini,aku takutnya Angel tidak setuju dengan sikap kita yang makin protektif padanya.. Aku takut merasa terkekang ruang geraknya " sahut Arthur
Hai hai gengs, happy reading
jangan lupa dukungan nya ya
LIKE
VOTE
KOMEN
FAVORIT