
" Yasudah kalau Abang tak mau membantu aku,jangan salahkan aku yang akan bawa Angel kawin lari dan pindah dari kota ini,ancam Arthur dan berhasil menyulut emosi William
" Kau .. kau coba saja kalau berani aku enggak akan biarkan anak ku menikah dengan om om seperti mu kalau kau memaksanya,desis William mengejek
Adelline yang mendengar keributan dua pria dewasa tersebut pun keluar
" Hei kalian tak tahu umur apa,enggak mau dilihat sama satpam dan asisten di rumah ini!" seru wanita paruh baya tersebut
" ini mah calon menantu mu yang menyebalkan,enggak tau umur,seru William
" Kamu sama saja pa dengan Arthur,enggak ingat umur juga.. apa sih yang kalian ributkan?" tanya Adelline
" Kak, Angel marah denganku itu karena kesalahan ku yang cemburu tak tentu lihat dia makan siang dengan bosnya di restoran.. aku hanya ingin pura pura marah dengan nya dengan mogok bicara dengan nya tapi diluar dugaan ku,dia malah nangis dan marah marah, tutur Arthur panjang lebar
sedangkan Adelline menanggapi dengan menganggukkan kepalanya,dan tak jauh dari situ ternyata Angel tersenyum mendengarkan apa yang Arthur bicarakan dengan orang tuanya,dia pun sebenarnya hanya pura-pura marah..
" Kena kamu kan,dasar om om emang kamu kira aku enggak bisa balas perbuatan kamu apa,haha" batin Angel senang
" Oh begitu,ya itu salah kamu lah kenapa kanakan-kanakan begitu udah tau Angel paling enggak suka di gitu in kamu malah begitu.. Rasain tuh akibat ulah mu, selamat berjuang calon mantu ku" ejek mama Angel yang di Sertakan gelak tawa papa Angel
" Dasar suami istri tak punya perasaan bukan nya bantu calon mantu malah makin di ejek, untung kalian calon mertuaku kalau .. belum selesai Arthur bicara, Adelline langsung potong
" Kalau apa,ha? kamu mau ngapain dengan kami? seru Adelline yang langsung buat Arthur ciut
" sabar Arthur sabar, ingat kamu bentar lagi akan menikah dengan anak mereka, tahan emosi kalau enggak bisa ribet entar enggak jadi nikah dengan Angel" batin Arthur
" Hei calon mantu,kamu enggak sopan banget sih gini gini kita calon orang tua kamu juga ya.. yang benar dong pamitnya,seru papa Angel dengan senyum jahil
" Pa udah ah enggak udah udah entar, peringatan Adelline
yasudah kamu pulang lah dulu besok kamu balik lagi,biar Angel istirahat dan menenangkan pikirannya dulu, lanjut Adelline
Hanya Anggukan kepala jawaban yang di berikan Arthur
Tak heran lagi bagi Arthur, William dan Adelline kalau mereka suka ribut seperti ini tapi bagi mereka ini hanya hiburan mereka bukan berarti benar benar saling marahan.. mereka sudah lama saling kenal jadi mereka sudah paham dan maklum dengan situasi ini..
🌻🌻🌻
Tiba waktu makan malam,
Angel beserta orang tuanya menikmati makanan dengan hening, selesai makan mereka menuju ke ruang keluarga
" Angel,kamu kalau ada masalah tuh di omongin dengan kepala dingin,baik baik ngomong nya jangan pakai emosi yang ada bukan selesai malah makin runyam" tutur sang mama to do point
" Iya nak,kamu harus belajar lebih dewasa lagi menghadapi masalah,ingat kamu sebentar lagi akan menjadi seorang istri jadi mulai sekarang belajar lebih baik lagi agar suami kamu senang dan kamu bisa menyeimbangkan dengan Arthur.. Kalau hanya satu orang saja yang bisa berpikir dewasa itu enggak akan nyaman dan enak di dalam rumah tangga,kamu ngerti kan maksud papa!"
" Iya pa,Angel akan belajar lebih baik lagi agar tak mudah emosi agar keluarga Angel nanti hidup rukun,sahut Angel
Hai gengs, happy reading ✨