Uncle Arthur

Uncle Arthur
Ngidam



Setelah mereka menunggu sekitar sepuluh menit makanan yang di pesan Angel datang,kedua pria itu membulatkan matanya..


" ini makanan untuk tiga orang apa untuk satu kantor sih " batin Malik


" Habislah aku ini pasti ujung-ujungnya aku yang harus menghabiskan nya, sebentar lagi hilang sudah roti sobek ku kalau selama kehamilannya seperti ini,baby help Daddy " batin Arthur sambil memegangi perutnya


" Bos sepertinya firasat buruk saya akan segera terjadi " bisik malik pada Arthur


" Hem ya sepertinya pikiran ku sama seperti mu " sahut Arthur pelan..


sedangkan Angel begitu bahagia ketika makanan pilihan nya datang.. Menu yang di pilihnya macam macam dari nasi Padang sampai pizza juga ada dan jangan lupa beberapa minuman dingin seperti Boba,soda dan lainnya..


Angel pun menata makanan itu di meja yang ada di tengah ruangan Arthur,dengan suka cita dia menatanya namun beda hal nya dengan kedua pria itu,mereka sangat was was dan menelan Saliva dengan susah payah*..


" Sayang sini dong, makanan sudah siap nih " seru Angel


Arthur berpura-pura fokus dengan laptop dan berkasnya,begitu juga dengan Malik.. Karena tidak ada sahutan Angel pun menghampiri Arthur dan Malik..


" Hei kalian jangan pura-pura tidak dengar ya,ayo kita makan dulu nanti bisa kalian lanjutkan kembali " seru Angel dengan wajah sangarnya


" Ah Honey maaf aku tidak dengar karena terlalu fokus dengan ini " sahut Arthur sambil menunjuk berkasnya


" Malik kamu nunggu apa lagi ayo sini " ucap Angel yang sudah menarik Arthur ke sofa..


" Ah i- iya nyonya saya segera bergabung " sahut Malik


" sepertinya hari ini kita harus olahraga ekstra bro " gumam Malik seraya mengusap roti sobeknya


🌻🌻🌻


" Sayang,aku sudah kenyang " ucap Angel yang berhasil membuat Arthur dan Malik berhenti dari makannya


" Honey bahkan makanan nya juga baru sedikit kamu makan " sahut Arthur


" Iya nyonya ini masih banyak sekali makanan yang belum di makan " Malik menimpali


" Ya kalian saja yang habiskan kan aku udah bilang udah kenyang, sekarang aku mau lihat kalian yang makan habiskan semuanya " ucap Angel tanpa rasa bersalah


" Honey,Mana mungkin kita berdua bisa menghabiskan ini semua.. Honey,aku sudah susah payah menjaga tubuhku dengan rajin olahraga.. dengan makanan seperti ini dalam sekejap aku bisa bertambah lemaknya " sahut Arthur mulai kesal


" Saya juga seperti itu nyonya,ini tidak akan habis kalau kita berdua yang makan.. bagaimana kalau kita bagi saja makanan ini ke ob saja? tanya Malik dengan hati hati


*sedetik kemudian mulailah drama si bumil,dengan sekejap dia bisa mengeluarkan air mata dengan deras..


hiks


hiks*


" ini kemauan anak mu Arthur bukan aku,kalau kamu tidak mau ya sudah kamu tinggal bilang saja tidak usah banyak alasan " ucap Angel dengan isakan nya


" *sabar Arthur sabar ini ibu hamil yang kamu hadapi yang tak lain ibu dari anak mu " batin Arthur


" Gawat posisinya nih bisa bisa kena amukan nih " batin Malik*


" Bu-bukan begitu honey,aku akan makan tapi ini tidak akan habis kalau hanya aku dan Malik yang makan " sahut Arthur


" Maksud saya biar tidak mubazir dan tak buang makanan lebih baik kan kita bagi saja " seru Malik


" Kalian berdua sama saja tidak ada yang ngerti posisi ku,aku mau pulang " sahut Angel seraya berdiri


" No Honey,kamu akan pulang bersama ku tidak boleh sendiri.. Kamu sekarang lagi hamil honey,ingat itu " sentak Arthur


hiks .. hiks..


" Kamu tega bentak aku " seru Angel


baik Arthur dan Malik sama bingung nya untuk membuat si bumil diam dengan dramanya,mereka pun frustasi gimana menghadapi bumil yang sangat sensitif ini..


" Bos, bagaimana ini? saya sangat tidak tahu gimana cara menghadapi ibu hamil " ucap Malik


" Kamu pikir aku tidak bingung hadapin nya,ha? teriak Arthur pada Malik


Saat mereka berdebat terdengar suara ketukan pintu yang membuat mereka beralih pada suar tersebut..


" Masuk " titah Arthur


nampak seorang pria berwajah tampan yang membuat Angel tersenyum sumringah sontak membuat Arthur kebakaran jenggot..


Angel pun berjalan menghampiri pria tersebut dan pria itu pun menyambut Angel dengan suka cita,ya pria itu tak lain adalah Mike..


Kedatangan Mike sebenarnya hanya untuk memperbaiki hubungannya dengan Arthur tanpa dia tahu kalau Angel berasa di sana.. Mike sudah mengikhlaskan Angel untuk Arthur,dia melepaskan wanita yang membuat nya jatuh cinta pada pertemuan pertama, asalkan Angel bahagia dia pun akan bahagia melihat nya.. Memang cinta tidak harus memiliki jika sudah hati yang tak tertaut apa mau di kata..


" Hai Mike,lama tidak bertemu.. kamu semakin tampan saja " goda Angel dan dia pun melirik sang suami yang sudah siap sedia akan mengeluarkan sumpah serapah nya pada pria itu


" Hai bumil kamu makin cantik aja " sahut Mike yang juga menggoda Arthur


" Hei apa apaan kalian,br*ngs** jangan sentuh istri ku.. Mau apa kau datang kemari " ucap Arthur seraya mendekati mereka


" Honey apa kamu mau aku hukum,Hem " Arthur melingkarkan tangannya di pinggang Angel dengan posesif nya


" Aku hanya menyapanya saja sayang karena sudah lama tidak bertemu.. Kau lihat kan dia semakin tampan saja, " puji Angel yang tidak di sukai Arthur karena sang istri memuji pria lain Terang Terangan


" Aku jauh lebih dari dia honey,apa hebatnya dia.. Bahkan di ranjang pun aku percaya aku lebih perkasa darinya " ucap Arthur vulgar


" Astaga Arthur tak bisakah kamu filter bicara mu,sayang " sahut Angel yang sudah memerah pipinya karena ucapan sang suami yang frontal


" Hei tenanglah aku kemari hanya sekedar mampir saja dan aku tak tahu kalau ada angel di sini.. Apa kalian lagi berpesta? tanya Mike yang melirik Malik di depan makanan yang masih sangat banyak bahkan tak tersentuh


" Ah iya kebetulan banget kamu datang ayo gabung dengan kita tadi aku sudah memesan makanan cuma aku sudah kenyang jadi hanya Arthur dan Malik yang makan dan kebetulan kamu ada di sini mari bantu mereka menghabiskan makanannya " ucap Angel enteng


" selamat datang di radar bumil,Mike.. mari kamu juga harus merasakan rasanya saat bumil ngidam " bisik Arthur pada Mike


" *sepertinya aku salah waktu datang kemari " batin Mike


" Thanks god akhirnya ada orang yang suka rela datang membantu kami menghadapi drama bumil " - Malik* -


Mike pun duduk di depan Arthur dan Angel, bersebelahan dengan Malik..


" Silahkan di makan tuan Mike " sodor Malik pada Mike dengan berbagai makanan dan tak lupa senyuman devilnya


" Sebanyak ini? tanya Mike khawatir


" bukan yang hanya di piring kamu bahkan semua yang ada di meja ini Mike " sahut Arthur tergelak


hai gengs sorry banget aku baru up, beberapa hari lagi kurang fit nih..


ayo dong dukungan kalian biar aku semangat lagi nulisnya 😉


...like vote komen favorit...


...like vote komen favorit...