
saat Arthur melihat orang itu Arthur segera mundur karena dia terlihat familiar, dan juga tatapan dari orang itu menunjukkan bahwa dia sangat serius dan tanpa ampun
lalu anggota mafia yg bersama Arthur tadi langsung berdiri dan mengatakan "bos!"
setelah itu juga Arthur mulai berkeringat parah karena dia bertemu langsung dengan bos mafia adolfa
"aku harus lari..." ucap arthur didalam hatinya
Arthur perlahan lahan mundur ke pergi lewat pintu lain tapi Arthur langsung berhenti saat bos mafia adolfa berkata "tunggu dulu, aku seperti pernah melihatmu"
keringat Arthur semakin deras karena dia akan ketahuan tapi dari pada membuka identitas Arthur bos mafia adolfa berkata "kau pasti asisten baruku, apa yg kau lakukan disini cepat ke ruanganku sekarang!" ucap bos mafia itu
Arthur dengan sigap langsung pergi ke ruangan bos mafia tersebut karena bos mafia tersebut menganggap Arthur sebagai asisten barunya
saat di ruangan bos mafia tersebut Arthur menunggu dengan gugup sambil membersihkan keringatnya yg keluar dan juga Arthur benar benar khawatir bahwa bos mafia adolfa akan membongkar identitasnya
lalu tiba tiba pintu ruangan terbuka dan saat Arthur melihat siapa yg datang dia melihat bos mafia adolfa masuk dan langsung duduk di mejanya
saat bos mafia adolfa duduk di kursinya dia langsung berkata "tidak perlu takut Arthur James Walter, aku tak akan menyakitimu"
meskipun dia mengatakan itu tapi jiwa Arthur mengatakan dengan keras bahwa dia benar benar akan menyakiti Arthur
dan tiba tiba bos mafia itu tertawa karena melihat Arthur dan dia membuktikan bahwa dia tidak akan menyakiti Arthur dengan mengatakan "tenanglah aku adalah anggota Aegis, jadi tidak perlu khawatir. masih tidak percaya ya... baiklah lihat ini"
bos mafia itu menunjukkan buku identitas dan saat Arthur membacanya dia melihat bahwa bos mafia adolfa seberanya ada anggota Aegis lebih tepatnya dia adalah mentri pendidikan dan perkembangan yg bernama Frederick Vandemark
"lihat aku tidak akan menyakitimu dan sepertinya aku tau kenapa kau kesini" ucap Frederick kepada Arthur
dengan gugup Arthur berkata "b-benar"
setelah Arthur mengatakan itu Frederick langsung memberikan Arthur sebuah file dan juga memberitau Arthur untuk tidak memberitau orang lain bahwa bos mafia adolfa adalah mentri pemerintah
setelah itu Arthur segera mengambil file itu dan segera pergi mencari Gunter di sekitar rumah itu. Arthur mencari untuk beberapa menit saat dia melihat Gunter sedang dalam masalah
"Gunter, cepat kemari bos mengirimkan tugas" ucap Arthur kepada Gunter
Gunter merasa lega dan segera pergi ke arah Arthur dan orang yg tadinya akan memukul Gunter harus menahannya karena jika dia mengganggu orang yg diberi tugas langsung oleh bos maka mereka akan dipenggal
"hu.... kau menyelamatkanku" ucap Gunter dengan lega
"berterima kasihlah nanti aku sudah mendapat dokumen yg kita cari" ucap Arthur kepada Gunter
tanpa pikir panjang lagi mereka segera kembali ke mobil mereka dan pergi ke kantor mereka, saat akan pergi kesana Arthur mendapatkan panggilan dari ketua untuk pergi ke akademi Hitler karena ada masalah besar yg terjadi disana
"akademi Hitler?, bukankah-" ucap Gunter sebelum Gunter terguncang karena Arthur menancap gas
...beberapa menit kemudian...
saat mereka sampai ternyata bukan hanya Arthur saja yg datang tapi agen yg ditugaskan untuk mengawasi Snow juga datang. dan juga karena tujuan mereka sama mereka pergi bersama, saat sampai di TKP yaitu area olahraga tepatnya dan saat mereka disana mereka melihat banyak tanaman merambat keluar dari bangunan dekat area olahraga
dan terdapat beberapa murid yg terluka
"apa yg terjadi disini?" ucap Arthur dalam hatinya