
7 Maret 1945, Berlin
"wah.... sekarang Berlin menjadi lebih Bagus!" Ucap Gunter kepada Arthur
"terserah kau saja Gunter tapi itu tidak bisa menutup krisis energi yg terjadi, jadi pemerintah masih menggunakan batu bara" ucap Arthur kepada Gunter
"ya... ditambah kita mendapatkan shift malam" keluh Gunter kepada Arthur
"berhentilah mengeluh Gunter, bahkan burung hantu masih bersemangat darimu" olokan Arthur kepada Gunter
"lagi pula meskipun perang sudah berakhir 5 tahun yg lalu bukan berarti kedamaian akan langsung datang" ucap Arthur kepada Gunter
"kau benar dan itu adalah tugas kita sebagai Polisi Berlin" ucap Gunter kepada Arthur
lalu tiba tiba mereka mendapatkan panggilan tugas, mereka mendapatkan laporan bahwa terjadi keributan didekat mereka
"ya tugas memanggil" seru Gunter kepada Arthur
setelah itu mereka berdua segera berlari menuju tempat kejadian. mereka sampai dalam waktu 4 menit dan disana mereka melihat seorang anak kecil dianiaya oleh orang dewasa
melihat itu mereka berdua segera menangani orang yg melakukan penganiyaan dan memborgolnya
"kau ditahan karena mengganggu kedamaian dan kekerasan pada anak kecil" ucap Gunter kepada tersangka
"kau baik baik saja nak?" tanya Arthur kepada anak kecil tersebut
"tidak?, ok baiklah biar kubawa kau ke kantor polisi" ucap Arthur kepada anak kecil itu
Arthur segera mengangkat anak kecil itu dan pergi ke kantor bersama Gunter dengan tersangka, dalam perjalanan kesana tersangka tesebut mengatakan bahwa gadis itu adalah iblis, tapi Gunter membuatnya diam dengan cepat
saat sampai gadis itu dirawat sementara tersangkanya akan segera ditanyakan kenapa dia melakukan kekerasan pada anak kecil
"aku mencoba memberitau kalian bahwa gadis itu adalah seorang iblis!" ucap tersangka kepada Arthur dan Gunter
"dengar ya pak tua kita tidak punya waktu untuk omong kosong iblismu!" marah Gunter kepada tersangka
"lihat saja telinga gadis itu, aku serius dia iblis!" ucap tersangka kepada Arthur dan Gunter
"ah.. sudahlah kita sudah cukup mendengar, kau bawa dia ke pengadilan!" seru Arthur kepada unit polisi yg lain
tanpa pikir panjang kedua polisi yg ada di dekat mereka membawa tersangka ke pengadilan saat dibawa tersangka mengatakan bahwa gadis itu adalah iblis berulang kali sebelum dia dibawa pergi
setelah itu mereka berdua memeriksa keadaan gadis kecil yg mereka selamatkan dan untuk tidak menakutinya mereka melepaskan masker pelindung mereka
saat sampai mereka melihat gadis itu sedang di perban dan untungnha gadis itu hanya mendapatkan luka ringan
"hai dok bagaimana keadaan gadis itu?" tanya Arthur kepada dokter yg merawat gadis kecil itu
"hanya luka ringan, tapi kemarilah" ucap dokter itu kepada Arthur dan Gunter
dokter itu menunjukan telinga gadis itu yg runcing, mereka berdua terdiam karena mereka baru pertama kalinya melihat seseorang dengan telinga yg runcing
"aku tau apa yg akan kalian katakan, aku juga tidak tau apa pun tentang ini" ucap dokter itu kepada Gunter dan Arthur
"oh ya, salah satu dari kalian harus menjaga anak ini sementara aku akan memanggil Aegis" ucap dokter itu kepada Arthur dan Gunter
"ya... aku tidak bisa karena istriku masih mengandung" ucap Gunter kepada dokter itu
"ah... benar, kalau begitu aku bisa menjaganya istriku dan putraku tidak akan keberatan" ucap Arthur kepada dokter itu
"baiklah kalau begitu jaga dia baik baik, dan juga ada kemungkinan besar dia bukan manusia" ucap dokter itu kepada Arthur
"aku mengerti" ucap Arthur kepada dokter itu
lalu Arthur mengulurkan tangannya ke gadis itu dan gadis itu sepertinya tidak takut lagi dan segera meraih tangan Arthur