Two Fantasy

Two Fantasy
Ep 4. Pembersihan



setelah memukul orang itu, Arthur mend engar suara orang datang dan kali ini Arthur mendengar suara 3 orang. Arthur segera menyembunyikan tubuh orang yg pingsan itu dan menyuruh Gunter untuk segera bersembunyi.


tepat saat mereka bersembunyi mereka ketiga orang yg datang dari lantai bawah datang ke loteng, saat ketiga orang itu datang mereka berdua menyiapkan kedua senjata mereka untuk berjaga jaga jika mereka ketahuan.


lalu tiba tiba Arthur tanpa sengaja menginjak sebuah kaleng membuat mereka ketahuan, karena ketahuan mereka berdua segera menembak ketiga orang yg ada di loteng dan segera pergi ke bawah dengan pengait,


saat mereka akan meluncur kebawah pengait mereka tiba tiba dipotong dan mereka jatuh ke dalam bin sampah, untungnya bin sampah itu kosong dan mereka hanya menerima luka kecil.


saat mereka berdua bangun mereka mendengar beberapa suara sirine polisi dan saat mendengar itu mereka segera pergi ke arah suara sirine itu dan benar saja beberapa mobil polisi berhenti dan semua polisi yg datang masuk ke dalam apartemen bersama anjing K9


tanpa pikir panjang lagi mereka segera bergabung dengan polisi yg lain untuk melakukan penggerebekan di apartemen itu


...Beberapa Jam Kemudian...


mereka berdua sedang mengangkat semua opium dan marijuana itu kedalam truk dimana semuanya akan dibakar, sementara itu semua tersangka segera dibawa ke dalam truk juga. untuk walikota berlin ketua polisi bertemu dengannya secara personal


"wah... wah... wah... lihat siapa ini...." ucap ketua kepada walikota


"kau pikir dengan menangkapku kalian akan bebas begitu saja!?, tunggu pembalasanku, tunggu saja!" marah walikota sebelum dia dibawa oleh salah satu polisi


"Arthur Gunter!" panggil ketua kepada Arthur dan Gunter


"kerja, Bagus karena kalian kita bisa bisa memberantas beberapa tempat operasi pengendara narkoba oh dan kalian boleh pulang" ucap ketua kepada Arthur dan Gunter


mereka kembali ke kantor polisi dan memarkirkan mobil polisinya disana setelah itu mereka pulang dengan menaiki kereta api.


saat Arthur sampai di rumah dia melihat Camilia sedang berbicara bersama dengan seorang agen Aegis, melihat agen Aegis sudah datang Arthur segera bergabung dan bertanya apa yg akan Aegis lakukan kepada Alice


"Alice?, kau sudah memberi gadis itu nama?" tanya agen itu kepada Arthur


"benar, jadi... apa yg akan kalian lakukan kepada Alice sekarang?" tanya Arthur kepada agen itu


"untuk sekarang kami akan mengawasinya dan kami juga sudah memutuskan untuk membiarkan Alice bersama kalian keluarga Walter, tapi ingat kita tidak tau apa yg dimiliki Alice" ucap agen Aegis itu kepada Arthur dan Camilia


"oh dan juga kami akan membiayai semua yg dibutuhkan keluarga Walter jika itu berhubungan dengan Alice" ucap agen Aegis itu


lalu agen itu memberikan nomornya dan pergi kembali ke markasnya.


...Keesokan Harinya...


Alice dan putra Arthur yg bernama Alex segera pergi ke akademi dimana mereka akan belajar, dan karena masih terdapat ruang Alice masih bisa bergabung ke dalam akademi tersebut, sementara itu Arthur dan Guntur melakukan beberapa operasi penyamaran di Selatan Berlin


"ya.... tugas penyamaran ini tidak terlalu buruk" ucap Gunter kepada Arthur


"diamlah!, karena kau kita harus menyusup ke dalam distrik paling berbahaya di Berlin" ucap Arthur kepada Gunter