
karena Arthur menolak tantangan itu Gunter juga menolak tantangan itu dan segera pergi bersama Arthur dan mereka akan mengumpulkan beberapa informasi yg mungkin saja penting
"jadi dimana markas para mafia ini?" tanya Gunter kepada Arthur
"pelankan suaramu, kau tidak ingin kita ketahuan kan" bisik Arthur kepada Gunter
"benar... maaf" ucap Gunter kepada Arthur
"baiklah, markas mereka berada di rumah besar itu dan saat kita disana kau harus jaga sikap dan jangan lakukan hal yg bodoh" bisik Arthur kepada Gunter
lalu setelah itu mereka pergi ke rumah besar. saat mereka mendekat mereka diminta untuk menunjukan simbol mafia
saat menunjukannya penjaga yg ada di gerbang langsung membiarkan mereka berdua masuk, saat masuk kedalam halaman depan rumah tersebut mereka disambut dengan melihat banyak anggota mafia adolf bersenjata.
mereka berdua berjalan ke arah rumah tanpa pikir panjang dan tentu saat mereka sampai di dalam mereka melihat interior rumah ini sangat berkelas dengan gaya Jerman klasik
dan tentunya rumah tersebut dijaga sangat ketat oleh mafia adolfa, Arthur menyuruh Gunter untuk berpencar dan mencari informasi yg dianggap berhubungan dengan pengedaran narkoba.
Sementara Itu Di Demaskus
kelima petinggi agama mengadakan pertemuannya lagi dan disana mereka akan mendiskusikan tentang masalah dan masa depan manusia
"baiklah di pertemuan kita yg sekarang kita akan mendiskusikan masalah keamanan" ucap petinggi yahudi
"benar akhir akhir ini polisi di seluruh dunia mengalami masalah karena meningkatnya jumlah kejahatan terutama di Berlin dan Moscow" ucap petinggi buddha
"benar dan bukan hanya itu tapi kita punya masalah soal penerus bangsa ini karena sejujurnya aku tidak ingin bangsa ini musnah hanya karena 1 pemimpin" ucap petinggi kristen
"benar karena kita tidak bisa mempercayai semua kandidat yg dipilih" ucap petinggi hindu
"bagaimana kalau begini setelah kita mati kita akan melakukan pemilihan bukan berdasarkan pemilu tapi dari keahlian mereka" ucap petinggi islam
"kami setuju" ucap petinggi hindu, buddha, islam, dan yahudi
"baiklah dengan kita akan mendiskusikan cara untuk memperkuat Interpol" ucap petinggi kristen
Kembali Ke Arthur dan Gunter
saat Gunter menyusuri lorong dia tanpa sengaja bertemu dengan salah satu keluarga mafia adolfa dan itu adalah putra pemimpin mafia adolfa
karena tidak ingin mendapatkan masalah Gunter segera pergi ke arah yg berbeda dari anak pemimpin mafia adolfa
sementara itu Arthur berada di dapur dan dia bersama dengan 3 anggota mafia adolfa yg sedang menikmati makanan yg dimasak oleg chef
"kau tau kurasa kau cukup lumayan untuk pendatang" ucap salah satu anggota
"ha.. itu bukan seberapa, oh dan kalian pernah dengar tentang penggerebekan yg terjadi di apartemen blokiwich" ucap Arthur kepada ketiga anggota mafia
"ah... penggerebekan itu...., ya sebenarnya bos kami cukup senang karena itu" ucap anggota itu
"benarkah kenapa begitu?" tanya Arthur kepada Anggota itu
"ya... rival kami mafia franks yg menguasai hampir semua pengendara narkoba yg terjadi di eropa tengah" ucap salah satu anggota
"mafia franks?, ya... aku pernah dengar mereka dulunya mafia kecil tapi aku tidak menyangka mereka akan menjadi pengedar narkoba yg bisa sampai menyusahkan Interpol" ucap Arthur kepada
"ha!, benar dan karena perkembangan mafia franks membuat mafia adolfa semakin terancam dan saat itu juga perang antara mafia franks dan adolfa dimulai" ucap anggota tadi
"ah... kalau begitu aku akan pergi" ucap Arthur sebelum dia berdiri dan pergi dari dapur
tapi tiba tiba saat Arthur akan membuka pintu dapurnya dia melihat orang yg tinggi berada di hadapannya