Transmigration Of The Twins Mafia

Transmigration Of The Twins Mafia
naga dan Dewi kematian



SELAMAT MEMBACA PARA READER (◍•ᴗ•◍)






"Anda pasti bertanya bagaimana saya tau kalau anda bukan pemilik asli tubuh ini?, itu gampang karena saya sudah menjalin kontrak dengan anda otomatis saya tau tentang anda selain itu anda baru saja bergumam"jawab Phoenix itu sambil menatap kepada Fang Hua.


"baiklah jika seperti itu, lalu apakah aku berada di ruang semesta yang ada di gelangku?"tanya Fang Hua penasaran pasalnya putri Liu Fang Hua pernah mengatakan bahwa gelangnya adalah gelang semesta berarti ada ruang semesta di dalam gelang ini.


"iya yang mulia Dewi alam"jawab Phoenix itu sambil menundukkan kepalanya sopan.


sedangkan di tempat lain, lebih tepatnya tempat yang sama dengan tempat Fang Hua hanya saja di sini hawanya lebih mencekam di bandingkan ruang gelang semesta milik Fang Hua, Yap hawa ini ada di ruang semesta milik Fang Yin.


"dimana aku?, apakah ini adalah ruang yang berada di gelang semesta?"tanya Fang Yin pada dirinya sendiri, karena sekarang dia berada di pinggiran hutan yang memiliki hawa mencekam bahkan sangat.


"selamat datang yang mulia ratu Dewi kematian Dewi dari segala Dewi"ucap sebuah suara yang menyadarkan Fang Yin dari lamunannya, lantas Fang Yin pun menoleh ke belakang dan ada seekor naga berwarna hitam yang kini sedang berdiri tegak di depan Fang Yin.


"seekor naga, apakah kau penjaga ruang semesta ini?"tanya Fang Yin dingin di sertai aura mencekam yang pekat.


"benar yang mulia saya adalah naga penjaga ruang semesta yang berada di kalung semesta milik anda yang mulia"jawab sang naga dengan tegas, meskipun dia sedikit ketakutan akan aura yang Fang Yin keluarkan karena sangat mencekam.


"baiklah, bagaimana cara keluar dari sini?, aku yakin pasti Ling Ling saat ini sedang khawatir kepadaku"tanya Fang Yin kepada naga yang berada di depannya itu.


"tenang saja yang mulia satu hari di sini sama dengan satu jam di dunia luar, selain itu bukankah kedua putri itu sudah memberi tahukan cara keluar dari sini?"tanya naga itu kepada Fang Yin.


"tidak mereka tidak memberi tahuku tentang itu bahkan mereka tidak memberitahuku bahwa aku bisa masuk ke dalam sini, oh iya tadi kenapa kau memanggilku Dewi kematian?"tanya Fang Yin sembari menatap mata sang naga.


"karena anda adalah reinkarnasi dari Dewi kematian yang mulia"jawab sang naga.


"tentu saja kalian berdua adalah reinkarnasi dari Dewi kematian yang mulia, hanya saja pemilik asli tubuh yang anda tempati terlalu lemah dan mudah di tindas"jawab sang naga.


"baiklah jadi bagaimana cara aku keluar dari sini eum siapa namamu?"tanya Fang Yin.


"nama hamba Xin yang mulia tapi anda juga bisa mengganti nama hamba"jawab naga yang bernama Xin itu.


"hm ku rasa tidak usah di ganti Xin tidak terlalu buruk, baiklah jadi bagaimana cara agar aku bisa keluar dari sini?tanya Fang Yin.


"caranya mudah anda tinggal memejamkan mata anda dan membayangkan anda keluar dari sini"jawab Xin.


"baiklah jika seperti itu, Xin aku pergi dulu tolong jaga ruang semesta milikku"ucap Fang Yin.


"tentu saja yang mulia karena itulah pekerjaan hamba"ucap Xin.


tak lama setelah itu Fang Yin pun keluar dari kalung semesta miliknya dan kini dia sedang mencoba untuk membangunkan sang adik Fang Hua yang tertidur.


"Fang Hua bangunlah jangan membawa kebiasaan burukmu ke mari"ucap Fang Yin sambil mengguncang-guncang kan tubuh Fang Hua.


"euggh kakak rupanya kau sudah kembali dari ruang semesta milikmu ya?"tanya Fang Hua.


"tentu dan ternyata ruang semesta milikku terdapat seekor naga berwarna hitam yang besar dan ternyata aku adalah reinkarnasi dari Dewi kematian"jawab Fang Yin di akhiri dengan penjelasan.


"kalau begitu sama kau reinkarnasi dari Dewi kematian sedangkan aku reinkarnasi dari Dewi alam, sepertinya ini bukan suatu kebetulan saja"ucap Fang Hua sambil menopang dagunya.


"ahk kau benar, Fang Hua bagaimana kalau kita berkultivasi dan berlatih latihan fisik, sepertinya tubuh ini sangat lemah"ajak Fang Yin kepada Fang Hua.


"ya kau benar tapi bukankah di alam tubuh kita ada racun, kita harus mengeluarkan racun ini terlebih dahulu kakak"ucap Fang Hua kepada Fang Yin


hallo semua author kembali lagi ni gimana pada sehat semuakan, jangan lupa follow Buat yang belum, gift hadiah apa aja, rate bintang lima, terus vote sama likenya ya supaya author lebih semangat updatenya.