
SELAMAT MEMBACA PARA READER (◍•ᴗ•◍)
•
•
•
•
"tentu saja aku tau karena seseorang telah memberi tahuku bahwa kalian akan menyerang markas ku secara diam-diam"ucap wu tong sambil memainkan pistol di tangganya.
"siapa yang telah memberi tahumu wu tong?"tanya Fang Hua, dia tidak menyangka bahwa ada yang mengkhianati dia dan kakaknya.
'tapi tunggu ada yang aneh aku dan kakakku tidak memberitahu siapapun tentang kami akan menyerang wu tong secara diam-diam'batin Fang Hua bertanya-tanya.
"kalian pasti bertanya-tanya bukan siapa yang telah memberi tahuku padahal kalian tidak memberi tahu siapapun tentang rencana kalian ini"ucap wu tong dengan senyum mengejek.
"tentu saja orang yang sudah memberi tahuku adalah tangan kanan sendiri, bawa dia kemari cepat"ucap wu tong kepada para bawahannya, tak lama mereka membawa seorang pria dengan tubuh penuh luka dan sangat mengenaskan.
"LU XIAO"ucap Fang Yin dan Fang Hua secara bersamaan, bagaimana mungkin orang yang telah mereka anggap sebagai keluar sendiri mengkhianati mereka.
"yin'er, hua'er maafkan aku, aku terpaksa berkhianat pada kalian karena mereka berjanji kepadaku akan memberikan aku uang yang banyak serta kekuasaan tapi ternyata mereka menipu mereka malah menyiksaku setelah aku memberi tahukan tentang rencana kalian"ucap lu xiao dengan penuh penyesalan andaikan dia tidak berkhianat dan tergiur dengan harta yang di janjikan wu tong padanya mungkin dia tidak akan seperti ini.
"kami tidak menyangka bahwa kau rela mengkhianati kami hanya demi harta dan kekuasaan, memang sebaik-baiknya manusia jika menyangkut harta dan kekuasaan mereka akan melakukan apapun bahkan mengkhianati keluarganya sendiri"ucap Fang Yin dingin sambil menatap jijik lu xiao.
"karena kau sudah mengetahui rencana kami, sekarang kami tinggal membunuhmu saja wu tong kami akan membalaskan dendam kematian kedua orang tua kami karena kau telah membunuh mereka"ucap Fang Hua sambil menatap nyalang wu tong, andaikan wu tong tidak membunuh kedua orang tuanya mereka pasti masih hidup sampai sekarang.
"coba saja jika kalian bisa, karena aku sudah memasang jebakan di seluruh markasku jadi jika kau mati kalian juga mati hahahaha"ucap wu tong dengan tawa yang menggelegar.
"tidak apa-apa setidaknya kami tidak akan mati sendirian karena kau juga akan mati"ucap Fang Yin sambil bersiap menarik pelatuk pistolnya dan.
DOR
DOR
suara tembakan menggelar di seluruh markas wu tong tentu saja tembakan itu tepat mengenai jantung wu tong dan membuat wu tong menekan tombol untuk mengaktifkan seluruh jebakan yang ternyata adalah bom.
DUAARRR
terdengar suara ledakan yang sangat kencang terdengar di seluruh tempat bahkan di seluruh kota karena bom yang di aktifkan oleh wu tong meledak bahkan menghancurkan apapun yang ada di sekitarnya.
sedang di tempat lain tepatnya di kekaisaran Liu di sebuah paviliun yang sangat usang dan tak terawat terdapat dua orang gadis yang sedang terbaring lemah tak berdaya dengan tubuh pucat dan penuh luka di samping mereka terdapat seorang wanita paruh baya yang sedang menangis.
"h-hiks putri b-bangun hiks maafkan Nubi yang tak becus menjaga putri, tolong putri bangun maafkan Nubi hiks"Isak seorang wanita paruh baya yang mengenakan pakaian pelayan sambil terus berusaha membangunkan junjungannya.
"nggghh"lenguh dari salah satu gadis yang di panggil putri itu sambil berusaha mendudukkan badannya.
"p-putri anda sudah sadar syukurlah Nubi kira putri sudah hiks"ucap seorang wanita yang dari tadi berusaha membangunkan junjungannya sambil masih sedikit terisak.
"siapa kau?, dimana aku?, dan siapa orang yang kau panggil putri?"tanya gadis itu dengan dingin dan aura membunuh yang keluar dari tubuhnya membuat pelayan itu tersentak.
"a-apakah putri tidak mengingat Nubi hiks?, tunggu sebentar putri Nubi akan memanggil tabib kerajaan"tanya sang pelayan dengan raut wajah sedih dan khawatir, setelah itu diapun pergi untuk memanggil tabib kerajaan.
'bukankah seharusnya aku dan kakakku sudah mati karena ledakan bom itu, oh aku baru ingat dimana kakak?'pikir gadis itu yang ternyata adalah Fang Hua yang sedang kebingungan memikirkan dimana kakaknya berada sekarang.
MAKASIH BUAT KALIAN SEMUA YANG UDH BACA CERITA AKU MAKLUM YA INI CERITA PERTAMA AKU HEHEHE, JANGAN LUPA FOLLOW YA, GIFT HADIAH APA AJA TERSERAH, LIKE, KOMEN DAN RATE KARYA AKU YA SEMUAo((*^▽^*))o